Tencent Tuduh Sony Memonopoli Game usai Digugat, Sebut Horizon Tidak Orisinal

Ruth Meliana, Rezza Dwi Rachmanta

Jum'at, 19 September 2025 | 15:54 WIB
Tencent Tuduh Sony Memonopoli Game usai Digugat, Sebut Horizon Tidak Orisinal
Game Light of Motiram. (Tencent, Polaris Quest)
baca 10 detik
  • Sony menggugat Tencent atas dugaan plagiarisme Horizon lewat game Light of Motiram.

  • Tencent menuding Sony memonopoli genre game dan menyebut Horizon tak sepenuhnya orisinal.

  • Perseteruan berubah menjadi debat orisinalitas dalam industri game AAA.

Suara.com - Pada Juli lalu, industri game heboh karena Sony menggugat Tencent di pengadilan atas tuduhan pelanggaran hak cipta. Setelah digugat, Tencent baru-baru ini memberikan balasan menohok ke Sony.

Menurut Tencent, Sony bertindak seperti memonopoli game serta menyebut seri Horizon tidak seorisinal dan seunik itu.

Atas pernyataan tersebut, perseteruan raksasa game antara Sony dan Tencent semakin memanas.

Tencent nampak tak terima setelah dituduh "mengkloning" seri Horizon lewat game Light of Motiram.

Sony sebelumnya melayangkan gugatan pelanggaran hak cipta pada Juli lalu, menuding Light of Motiram memiliki kemiripan yang sangat mencolok dengan Horizon Zero Dawn.

Video game Horizon Zero Dawn (PlayStation)
Video game Horizon Zero Dawn (PlayStation)

Mulai dari protagonis wanita berambut merah, dunia pasca-apokaliptik dengan suku-suku primitif, hingga kehadiran hewan-hewan robot raksasa.

Sony bahkan mengklaim Tencent sempat menawarkan kolaborasi game AAA Horizon sebelum akhirnya ditolak dan tetap melanjutkan proyek yang mirip.

Namun, Tencent menepis semua tuduhan itu. Dalam mosi pembatalan gugatannya, Tencent menyebut klaim Sony "mengejutkan" dan merupakan "upaya yang tidak pantas untuk memagari sudut budaya populer yang sudah sering diinjak-injak dan menyatakannya sebagai domain eksklusif Sony".

Melansir Polygon, menurut Tencent, elemen-elemen yang dipermasalahkan Sony adalah kiasan genre yang sudah lazim digunakan dalam banyak game lain seperti The Legend of Zelda: Breath of the Wild, Far Cry: Primal, hingga Enslaved: Odyssey to the West.

baca juga

Bahkan, Tencent mengutip sebuah dokumenter di mana tim pengembang Horizon Zero Dawn sendiri sempat khawatir game mereka terlalu mirip dengan Enslaved.

Dengan argumen ini, Tencent menegaskan bahwa Sony tidak bisa mengklaim kepemilikan eksklusif atas ide dunia pasca-apokaliptik dengan robot, karena ide tersebut sudah ada jauh sebelum Aloy memulai petualangannya.

Saling tuduh tersebut mengubah gugatan sederhana menjadi perdebatan sengit tentang orisinalitas dalam industri game AAA.

"Dengan menggugat proyek belum rilis yang sekadar menggunakan kiasan lama yang dianut oleh banyak game lain yang dirilis sebelum dan sesudah Horizon—seperti Enslaved, The Legend of Zelda: Breath of the Wild, Far Cry: Primal, Far Cry: New Dawn, Outer Wilds, Biomutant, dan masih banyak lagi—Sony berupaya memperoleh monopoli yang tidak diperbolehkan atas konvensi genre," ungkap Tencent di pengadilan.

Tencent berpendapat bahwa klaim Sony bersifat spekulatif, berdasarkan asumsi mereka tentang Light of Motiram yang belum dirilis. Mengingat tanggal rilis Motiram masih dua tahun lagi, hasil akhirnya bisa sangat berbeda dari yang diklaim Sony.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

55 Kode Redeem FF Terbaru 19 September 2025: Ada Skin Scar, XM8, dan Diamond

55 Kode Redeem FF Terbaru 19 September 2025: Ada Skin Scar, XM8, dan Diamond

Tekno | Jum'at, 19 September 2025 | 14:46 WIB

RPG Koleksi Baru: Seven Knights Re:BIRTH Resmi Meluncur di Indonesia

RPG Koleksi Baru: Seven Knights Re:BIRTH Resmi Meluncur di Indonesia

Your Say | Jum'at, 19 September 2025 | 14:35 WIB

EA FC 26 Sudah Bisa Dimainkan: Daftar Ikon Terungkap, Gameplay Tuai Pujian

EA FC 26 Sudah Bisa Dimainkan: Daftar Ikon Terungkap, Gameplay Tuai Pujian

Tekno | Jum'at, 19 September 2025 | 12:00 WIB

Terkini

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Bank BSN Perluas Solusi Keuangan Syariah Berbasis Emas

Foto | Minggu, 20 September 2026 | 05:00 WIB

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

Surya Paloh Desak RUU Pemilu Dikebut: Jangan Tunggu Sampai Tahun Depan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:45 WIB

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Emil Audero Jadi Penyelamat Rayo Vallecano, 2 Kali Gagalkan Peluang Emas Osasuna

Bola | Sabtu, 19 September 2026 | 23:10 WIB

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

Korban Keracunan MBG Jadi Bahan Candaan, Pegawai SPPG Bantul Dipanggil BGN

News | Sabtu, 19 September 2026 | 23:00 WIB

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jateng Tembus 3 Besar Era Luthfi, Dubai Siapkan Rp5 T untuk Kilang Jepara, GSI: Ramah Investasi

Jawa Tengah | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Penipu Catut Nama Orderkuota, Sebar CS Palsu Lewat Google

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:38 WIB

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

Kronologis WNI Terancam Hukuman Mati di Malaysia: Negatif Narkoba, Tidak Punya Riwayat Kejahatan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:35 WIB

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

Buntut Presidential Threshold Dihapus, Surya Paloh Cium Wacana Syarat Capres Minimal Dukungan 2 Frak

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:29 WIB

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

RUU Perampasan Aset Didesak Publik, Surya Paloh Ingatkan Jangan Dipaksakan

News | Sabtu, 19 September 2026 | 22:15 WIB

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Harga Cabai Naik, Kemarau Panjang dan Jeda Panen Jadi Biang Kerok

Bisnis | Sabtu, 19 September 2026 | 22:05 WIB

×