Mengapa Es Mengapung di Air? Ini Penjelasan Ilmiahnya

Agung Pratnyawan | Suara.com

Senin, 10 November 2025 | 19:13 WIB
Mengapa Es Mengapung di Air? Ini Penjelasan Ilmiahnya
Ilustrasi es. [Shutterstock]
Ilustrasi es yang mengapung di permukaan air (Pexels)
Ilustrasi es yang mengapung di permukaan air (Pexels)

Ketika akhirnya membeku menjadi es, volume air bertambah sekitar 9 persen. Peningkatan volume ini menurunkan massa jenis es sehingga membuatnya lebih ringan dibanding air.

Keunikan air berasal dari cara molekul-molekulnya berinteraksi. Molekul air berbentuk seperti huruf V, tersusun atas satu atom oksigen dan dua atom hidrogen.

Ikatan antar atom dalam satu molekul bersifat kovalen, tetapi muatan listrik dalam molekul ini tidak merata. Bagian oksigen cenderung bermuatan negatif, sedangkan hidrogen bermuatan positif.

Perbedaan muatan ini menyebabkan molekul-molekul air saling tarik-menarik melalui ikatan yang disebut ikatan hidrogen. Ikatan ini bukan ikatan kimia permanen, tetapi cukup kuat untuk mempengaruhi perilaku air.

Dalam kondisi cair, ikatan hidrogen terus-menerus terbentuk dan terputus, membuat molekul bisa bergerak bebas.

Tetapi saat air mendingin, ikatan-ikatan ini mulai stabil dan membentuk struktur kisi yang renggang. Struktur renggang inilah yang membuat es memiliki massa jenis yang lebih kecil dibanding air cair.

Ketika air mengembang menjadi es, tekanan yang dihasilkan sangat besar. Menurut ahli dari London South Bank University, tekanan dalam wadah tertutup yang berisi air lalu dibekukan bisa mencapai lebih dari 7000 atmosfer.

Hampir tidak ada material di Bumi yang mampu bertahan dari tekanan sebesar itu. Karena itulah botol kaca atau kaleng penuh air bisa pecah ketika didinginkan hingga membeku.

Selain menjadi pengetahuan ilmiah, sifat air yang unik ini juga menjadi alasan mengapa kehidupan dapat bertahan di planet kita. Jika es tenggelam, danau serta laut bisa membeku dari dasar sampai ke permukaan, membuat makhluk hidup sulit bertahan.

Beruntung, es justru mengapung dan membentuk lapisan insulasi yang menjaga suhu air di bawahnya tetap stabil.

Es mengapung bukan karena keajaiban, tetapi karena struktur molekul air dan ikatan hidrogen yang membuat bentuk padatnya lebih ringan daripada bentuk cairnya. Perbedaan sederhana ini ternyata berperan besar dalam menjaga keseimbangan ekosistem Bumi.

Fenomena ini juga menunjukkan bahwa hal-hal yang tampak sepele, seperti bongkahan es dalam segelas minuman, sebenarnya menyimpan cerita ilmiah yang luar biasa.

Kontributor : Gradciano Madomi Jawa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Apa Itu Hilal? Ini Penjelasan Ilmiah dan Cara Menentukannya

Apa Itu Hilal? Ini Penjelasan Ilmiah dan Cara Menentukannya

Tekno | Jum'at, 28 Februari 2025 | 14:17 WIB

Merinding? Ini Penjelasan Ilmiah Kenapa Kamu Merasa Melihat Hantu

Merinding? Ini Penjelasan Ilmiah Kenapa Kamu Merasa Melihat Hantu

Tekno | Jum'at, 24 Januari 2025 | 17:26 WIB

Bikin Penasaran, Ini Penjelasan Ilmiah Kilatan Petir Erupsi Gunung Ruang

Bikin Penasaran, Ini Penjelasan Ilmiah Kilatan Petir Erupsi Gunung Ruang

Tekno | Jum'at, 19 April 2024 | 11:09 WIB

Heboh Hujan Tidak Mau Masuk Jogja Gara-gara Proyek Tol? Ini Penjelasan Ilmiah dan Prakiraan Cuaca

Heboh Hujan Tidak Mau Masuk Jogja Gara-gara Proyek Tol? Ini Penjelasan Ilmiah dan Prakiraan Cuaca

Tekno | Senin, 06 November 2023 | 09:19 WIB

Terkini

Bocoran iPhone 18 Terbaru: Semua Model Dapat Dynamic Island Lebih Kecil, Ini Detailnya

Bocoran iPhone 18 Terbaru: Semua Model Dapat Dynamic Island Lebih Kecil, Ini Detailnya

Tekno | Sabtu, 28 Maret 2026 | 19:00 WIB

Teaser Honor 600 Series Beredar: Desain Mirip iPhone, Pakai Chip Snapdragon

Teaser Honor 600 Series Beredar: Desain Mirip iPhone, Pakai Chip Snapdragon

Tekno | Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:26 WIB

65 Kode Redeem FF Max Aktif 28 Maret 2026: Raih Diamond, Bundel Panther, dan Skin Angelic

65 Kode Redeem FF Max Aktif 28 Maret 2026: Raih Diamond, Bundel Panther, dan Skin Angelic

Tekno | Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:20 WIB

TikTok Perketat Keamanan Anak di Indonesia, Siap Patuhi PP Tunas 2026 dengan Teknologi AI Canggih

TikTok Perketat Keamanan Anak di Indonesia, Siap Patuhi PP Tunas 2026 dengan Teknologi AI Canggih

Tekno | Sabtu, 28 Maret 2026 | 18:15 WIB

3 HP Murah iQOO Terbaru Siap Masuk ke Indonesia: Baterai Jumbo, Skor AnTuTu Tinggi

3 HP Murah iQOO Terbaru Siap Masuk ke Indonesia: Baterai Jumbo, Skor AnTuTu Tinggi

Tekno | Sabtu, 28 Maret 2026 | 17:07 WIB

Laptop Gaming Terbaru 2026 Segera Rilis April, Siap Tembus Esports dengan RTX 50 Series

Laptop Gaming Terbaru 2026 Segera Rilis April, Siap Tembus Esports dengan RTX 50 Series

Tekno | Sabtu, 28 Maret 2026 | 16:18 WIB

Teknologi AI Vision 2.0 dan Robot Rumah Tangga Jadi Tren di 2026, Smart Home Makin Canggih

Teknologi AI Vision 2.0 dan Robot Rumah Tangga Jadi Tren di 2026, Smart Home Makin Canggih

Tekno | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:58 WIB

Harga PS5 Naik Mulai April 2026 Akibat Krisis Chip dan Perang, Tambah Mahal Rp1,7 Juta

Harga PS5 Naik Mulai April 2026 Akibat Krisis Chip dan Perang, Tambah Mahal Rp1,7 Juta

Tekno | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:49 WIB

5 HP 2 Layar Lipat Murah Terbaik Harga Rp2 Jutaan, Tampilan Berkelas Murah Meriah

5 HP 2 Layar Lipat Murah Terbaik Harga Rp2 Jutaan, Tampilan Berkelas Murah Meriah

Tekno | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:46 WIB

Daftar Harga Redmi A Pro dan Redmi TV Max 2026, Smart TV Anyar dengan Layar 144 Hz

Daftar Harga Redmi A Pro dan Redmi TV Max 2026, Smart TV Anyar dengan Layar 144 Hz

Tekno | Sabtu, 28 Maret 2026 | 15:42 WIB