Studi Ungkap Alasan Kita Ikut Merasa Sakit saat Melihat Orang Terluka

Yasinta Rahmawati

Kamis, 04 Desember 2025 | 11:52 WIB
Studi Ungkap Alasan Kita Ikut Merasa Sakit saat Melihat Orang Terluka
Merasa ketakutan dan ngilu melihat seseorang terluka. (Freepik/cookie_studio)

Suara.com - Sebuah penelitian baru akhirnya menjelaskan fenomena umum yang sering kita alami: ikut merasa ngilu, meringis, atau bahkan memegang bagian tubuh tertentu ketika melihat seseorang terluka, baik secara langsung maupun di layar film.

Studi yang dipimpin oleh Dr. Nicholas Hedger dari University of Reading itu menunjukkan bahwa otak manusia tidak hanya melihat adegan menyakitkan, tetapi juga “mengaktifkan bagian otak yang memproses sentuhan”, sehingga kita seperti ikut merasakannya.

Dalam laporan IFL Science (2/12/2025), Hedger menjelaskan bahwa saat seseorang menonton adegan seperti tokoh terpeleset, dipukul, atau terkena cedera, otak memunculkan respons seolah tubuh sendiri yang mengalami sentuhan atau benturan itu.

“Ketika Anda melihat orang lain ditusuk, dijatuhkan, atau bahkan digelitik, bagian otak yang memproses sentuhan ikut menyala dengan pola yang sesuai dengan bagian tubuh yang terlihat di layar,” ujarnya, mengutip IFL Science (2/12/2025). Hal ini membuat otak “mensimulasikan” sensasi fisik meskipun tubuh kita tidak benar-benar disentuh.

Ilustrasi ketakutan (pexels/Kat Smith)
Ilustrasi ketakutan (pexels/Kat Smith)

Untuk menguji hal itu, peneliti melibatkan 174 relawan yang diminta menonton klip pendek dari enam film Hollywood, di antaranya The Social Network, Inception, Ocean’s Eleven, Home Alone, Erin Brockovich, dan Star Wars: The Empire Strikes Back.

Selama pemutaran film, aktivitas otak mereka dipindai untuk melihat bagaimana otak merespons adegan-adegan tertentu. Pilihan film yang beragam memberi peneliti banyak variasi adegan cedera atau situasi yang memicu empati sensorik.

Hasil pemindaian menunjukkan bahwa sistem visual dan sistem pemrosesan sentuhan di otak saling terhubung sangat erat. Bagian dorsal sistem visual ternyata memetakan area tertentu pada layar ke bagian tubuh tertentu.

Misalnya, bagian otak yang berhubungan dengan wajah lebih responsif pada area atas layar, sedangkan bagian yang terhubung dengan kaki lebih aktif ketika adegan muncul pada area bawah layar. Ini menunjukkan bahwa otak membangun peta lokasi yang mencerminkan posisi tubuh manusia.

Tidak hanya itu, bagian ventral sistem visual ikut menyesuaikan aktivitasnya dengan bagian tubuh apa yang sedang dilihat penonton, terlepas dari posisi objek itu di layar.

Artinya, jika seseorang sedang melihat tangan terluka dalam adegan film, bagian otak yang berkaitan dengan tangan ikut aktif, meski tangan itu ditampilkan di tengah atau atas layar. Dengan kata lain, otak memprioritaskan informasi tubuh, bukan hanya posisi visual.

Menurut Hedger, hubungan dua arah antara sistem visual dan sistem sentuhan ini sangat membantu kita dalam kehidupan sehari-hari.

Misalnya, ketika seseorang berjalan dalam gelap dan rabaan tangan menyentuh benda di sekitar, informasi sentuhan itu membantu otak membangun gambaran ruang bahkan tanpa cahaya. Otak “mengisi kekosongan” dengan menggabungkan sinyal dari berbagai indera untuk menciptakan pemahaman yang utuh tentang lingkungan.

Penemuan ini juga membuka peluang baru untuk memahami kondisi neurologis tertentu, seperti autisme. Ada teori yang menyebut bahwa kemampuan seseorang untuk “mensimulasikan” pengalaman orang lain di dalam pikiran merupakan bagian penting dari empati dan interaksi sosial.

Jika proses ini berjalan berbeda pada orang autis, penelitian dengan metode menonton film dapat menjadi cara yang lebih ramah dan tidak melelahkan untuk mempelajari cara otak mereka bekerja. “Metode ini jauh lebih nyaman dibandingkan tes sensorik tradisional yang bisa melelahkan, terutama bagi anak atau individu dengan sensitivitas tinggi,” jelas Hedger, mengutip IFL Science (2/12/2025).

Pada akhirnya, para peneliti menyimpulkan bahwa temuan ini mengungkap prinsip dasar baru tentang cara otak manusia terorganisasi. Otak tidak bekerja secara terpisah antara melihat dan merasakan, melainkan menautkan keduanya untuk membantu kita memahami apa yang terjadi pada orang lain.

Hal inilah yang menjelaskan mengapa kita spontan meringis saat melihat karakter film jatuh dari kuda atau terpukul keras di layar.

Studi ini diterbitkan dalam jurnal Nature dan memberikan jawaban ilmiah bagi fenomena yang selama ini hanya dianggap sebagai respons emosional biasa. Kini, kita tahu bahwa kita ikut “merasa sakit” bukan hanya karena empati emosional—melainkan karena otak benar-benar memicu mekanisme sensorik yang menyerupai rasa sentuhan itu sendiri.

Kontributor : Gradciano Madomi Jawa

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Epy Kusnandar Beberkan Kronologi sang Ayah Meninggal Dunia

Anak Epy Kusnandar Beberkan Kronologi sang Ayah Meninggal Dunia

Video | Kamis, 04 Desember 2025 | 09:39 WIB

Epy Kusnandar Sakit Apa? Punya Riwayat Kanker Hingga Penyumbatan Pembuluh Otak Belakang

Epy Kusnandar Sakit Apa? Punya Riwayat Kanker Hingga Penyumbatan Pembuluh Otak Belakang

Entertainment | Kamis, 04 Desember 2025 | 07:41 WIB

Terpopuler: Riwayat Sakit Epy Kusnandar sebelum Wafat, Beda Sepatu Lari Ori dan KW

Terpopuler: Riwayat Sakit Epy Kusnandar sebelum Wafat, Beda Sepatu Lari Ori dan KW

Lifestyle | Kamis, 04 Desember 2025 | 07:00 WIB

Terkini

5 Kritik Ferry Latuhihin: Rupiah Anjlok, Curigai Mati Listrik Massal Gegara 'Ekonomi'

5 Kritik Ferry Latuhihin: Rupiah Anjlok, Curigai Mati Listrik Massal Gegara 'Ekonomi'

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:53 WIB

4 HP Xiaomi RAM 12 GB dan Memori Internal 256 GB Termurah Juni 2026

4 HP Xiaomi RAM 12 GB dan Memori Internal 256 GB Termurah Juni 2026

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 14:38 WIB

3 HP Samsung Rp3 Jutaan dengan Kamera Terbaik sesuai Review dan Harga

3 HP Samsung Rp3 Jutaan dengan Kamera Terbaik sesuai Review dan Harga

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:40 WIB

5 HP Chipset Snapdragon Harga Rp1 Jutaan, Memori Luas dan Performa Stabil

5 HP Chipset Snapdragon Harga Rp1 Jutaan, Memori Luas dan Performa Stabil

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:16 WIB

Oppo Reno 16 Global Usung Snapdragon dan Aksesori Bubble, Bersiap ke Indonesia

Oppo Reno 16 Global Usung Snapdragon dan Aksesori Bubble, Bersiap ke Indonesia

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 13:13 WIB

Bukan HP Lipat, Huawei Siapkan Smartphone Layar Lebar Berdesain Anti Mainstream

Bukan HP Lipat, Huawei Siapkan Smartphone Layar Lebar Berdesain Anti Mainstream

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 12:00 WIB

Trailer Beredar, Persona 4 Revival Siap Hadirkan Nostalgia pada 2027

Trailer Beredar, Persona 4 Revival Siap Hadirkan Nostalgia pada 2027

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:39 WIB

Privasi Terancam Saat Ponsel Diservis? Begini Cara Mengaktifkan Repair State di iPhone

Privasi Terancam Saat Ponsel Diservis? Begini Cara Mengaktifkan Repair State di iPhone

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:37 WIB

5 Tablet dengan Chipset Snapdragon Termurah Juni 2026 untuk Produktivitas

5 Tablet dengan Chipset Snapdragon Termurah Juni 2026 untuk Produktivitas

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:11 WIB

4 HP POCO Kamera Bagus dan Andal Buat Gaming, Hasil Foto Jernih Performa Ngebut

4 HP POCO Kamera Bagus dan Andal Buat Gaming, Hasil Foto Jernih Performa Ngebut

Tekno | Rabu, 10 Juni 2026 | 11:10 WIB