Lebih dari 30 Persen Warga Indonesia Curhat ke AI saat Sedih, Fenomena Baru di Era Digital

Dythia Novianty | Suara.com

Jum'at, 02 Januari 2026 | 10:22 WIB
Lebih dari 30 Persen Warga Indonesia Curhat ke AI saat Sedih, Fenomena Baru di Era Digital
Ilustrasi curhat dengan AI (freepik.com)
  • Riset Kaspersky menunjukkan AI mulai digunakan sebagai pendamping emosional, dengan 30% pengguna Indonesia memilihnya saat merasa sedih.
  • Popularitas AI meningkat signifikan untuk perencanaan liburan, digunakan 74% responden global mencari resep hingga akomodasi.
  • Ahli Kaspersky mengingatkan pentingnya skeptisisme terhadap saran AI dan menjaga privasi data sensitif dari potensi risiko.

Suara.com - Pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) kini melampaui fungsi praktis semata.

Jika sebelumnya AI dikenal sebagai asisten belanja atau perencana liburan, riset terbaru Kaspersky menunjukkan pergeseran menarik, AI mulai diperlakukan sebagai teman curhat dan pendamping emosional, terutama di kalangan generasi muda.

Dalam survei terbarunya, Kaspersky mencatat bahwa lebih dari 30 persen pengguna di Indonesia memilih berinteraksi dengan AI ketika merasa sedih atau tidak bahagia.

Angka ini lebih tinggi dibandingkan rata-rata global yang berada di kisaran 29 persen.

“Kadang saya hanya ingin ada yang mendengarkan tanpa menghakimi. AI bisa merespons dengan cepat dan menenangkan, itu cukup membantu saat suasana hati sedang buruk,” ungkap salah satu responden survei dari Indonesia.

Fenomena ini paling menonjol di kalangan Generasi Z dan milenial, dengan 35 persen responden usia muda mengaku tertarik memanfaatkan AI sebagai sumber dukungan emosional.

Sebaliknya, generasi yang lebih tua cenderung kurang antusias karena hanya 19 persen responden berusia di atas 55 tahun yang mempertimbangkan berbicara dengan AI saat sedang kesal.

AI Jadi Teman Liburan Digital

Popularitas AI juga melonjak tajam selama musim liburan 2025/2026.

Sekitar 74 persen responden global menyatakan akan menggunakan AI dalam aktivitas liburan mereka, mulai dari mencari resep hingga merencanakan perjalanan.

Antusiasme paling tinggi datang dari kelompok usia 18–34 tahun, dengan 86 persen responden berniat mengandalkan AI.

AI paling banyak digunakan untuk mencari resep makanan (56 persen), menentukan restoran dan akomodasi (54 persen), mencari ide hadiah dan dekorasi liburan (50 persen), dan mengisi waktu luang dengan ide aktivitas (50 persen).

Tak hanya itu, separuh responden juga menganggap AI sebagai asisten belanja virtual yang mampu menyusun daftar belanja, membandingkan harga, hingga menganalisis ulasan produk.

Nyaman, Tapi Tetap Waspada

Meski menawarkan kenyamanan dan bahkan dukungan emosional, para ahli Kaspersky mengingatkan bahwa ketergantungan berlebihan pada AI tetap menyimpan risiko, terutama terkait keamanan dan privasi data.

“Seiring pesatnya perkembangan model LLM, kemampuan AI untuk terlibat dalam dialog yang terasa personal memang semakin meningkat,” ujar Vladislav Tushkanov, Manajer Grup di Kaspersky AI Technology Research Center.

Ilustrasi kecerdasan buatan yang diakses manusia (pexels/Sanket Mishra)
Ilustrasi kecerdasan buatan yang diakses manusia (pexels/Sanket Mishra)

Namun ia menegaskan bahwa AI tetap belajar dari data internet yang tidak sepenuhnya bebas dari kesalahan dan bias.

“Sangat disarankan untuk menyikapi saran AI dengan skeptisisme yang sehat dan menghindari berbagi informasi secara berlebihan,” tambahnya.

Kaspersky juga menekankan pentingnya memeriksa tautan yang dihasilkan chatbot AI karena berpotensi mengarah pada phishing atau konten berbahaya.

Penggunaan solusi keamanan siber berbasis AI dinilai penting untuk meminimalkan risiko tersebut.

Privasi Tetap Jadi Kunci

Meskipun percakapan dengan AI terasa pribadi, pengguna diingatkan bahwa sebagian besar chatbot dimiliki oleh perusahaan komersial dengan kebijakan pengumpulan data masing-masing.

“AI mungkin terasa seperti teman yang aman untuk berbagi perasaan, tapi jangan lupa data tetaplah data,” ujar Tushkanov dalam keterangan resminya, Jumat (2/1/2026).

Karena itu, pengguna disarankan untuk meninjau kebijakan privasi sebelum menggunakan layanan AI, menghindari membagikan informasi sensitif atau finansial, dan memilih platform AI dari penyedia terpercaya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Ponsel Murah Terancam Punah Tahun 2026, Apa itu Krisis RAM?

Ponsel Murah Terancam Punah Tahun 2026, Apa itu Krisis RAM?

Tekno | Jum'at, 19 Desember 2025 | 19:03 WIB

CEO Baru Mozilla Fokuskan Firefox pada AI yang Transparan dan Terpercaya

CEO Baru Mozilla Fokuskan Firefox pada AI yang Transparan dan Terpercaya

Tekno | Kamis, 18 Desember 2025 | 14:27 WIB

Percakapan AI Pengguna Diduga Dijual Lewat Ekstensi Browser

Percakapan AI Pengguna Diduga Dijual Lewat Ekstensi Browser

Tekno | Kamis, 18 Desember 2025 | 12:05 WIB

LG Hadirkan Solusi Display dan HVAC Berbasis AI dan Hemat Energi, Demi Genjot Sektor B2B

LG Hadirkan Solusi Display dan HVAC Berbasis AI dan Hemat Energi, Demi Genjot Sektor B2B

Tekno | Selasa, 16 Desember 2025 | 22:08 WIB

Google Menyiapkan Disco, Peramban Eksperimental Berbasis AI untuk Ciptakan Aplikasi Web Instan

Google Menyiapkan Disco, Peramban Eksperimental Berbasis AI untuk Ciptakan Aplikasi Web Instan

Tekno | Sabtu, 13 Desember 2025 | 15:24 WIB

Indosat dan Nokia Hadirkan Program Literasi AI GenSi, Percepat Transformasi Digital Generasi Muda

Indosat dan Nokia Hadirkan Program Literasi AI GenSi, Percepat Transformasi Digital Generasi Muda

Tekno | Rabu, 10 Desember 2025 | 16:14 WIB

Terkini

22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 14 Mei 2026: Sikat Hadiah 200 Shard Sebelum Reset Server

22 Kode Redeem FC Mobile Terbaru 14 Mei 2026: Sikat Hadiah 200 Shard Sebelum Reset Server

Tekno | Kamis, 14 Mei 2026 | 20:15 WIB

31 Kode Redeem FF Terbaru 14 Mei 2026: Panen Token Gintama dan Skin Angelic

31 Kode Redeem FF Terbaru 14 Mei 2026: Panen Token Gintama dan Skin Angelic

Tekno | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:38 WIB

5 Cara Menghapus Cache di iPhone agar Ruang Penyimpanan Lebih Lega

5 Cara Menghapus Cache di iPhone agar Ruang Penyimpanan Lebih Lega

Tekno | Kamis, 14 Mei 2026 | 19:10 WIB

Nadiem Divonis Berapa Tahun? Begini Kronologi Sederhana Kasus Viral Chromebook

Nadiem Divonis Berapa Tahun? Begini Kronologi Sederhana Kasus Viral Chromebook

Tekno | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:56 WIB

XLSMART Catat Pendapatan Tembus Rp11,84 Triliun di Awal 2026, Berkat Integrasi dan Ekspansi 5G

XLSMART Catat Pendapatan Tembus Rp11,84 Triliun di Awal 2026, Berkat Integrasi dan Ekspansi 5G

Tekno | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:11 WIB

TWS Gaming Nubia GT Buds Debut: Desain Futuristik, Baterai Diklaim Tahan 40 Jam

TWS Gaming Nubia GT Buds Debut: Desain Futuristik, Baterai Diklaim Tahan 40 Jam

Tekno | Kamis, 14 Mei 2026 | 16:02 WIB

Tantang POCO X8 Pro Max dan Xiaomi 17T Series, iQOO 15T Pamer Fitur Ray Tracing

Tantang POCO X8 Pro Max dan Xiaomi 17T Series, iQOO 15T Pamer Fitur Ray Tracing

Tekno | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:21 WIB

15 HP Android Terbaru 2026 dari yang Termurah hingga Flagship, Mana Pilihanmu?

15 HP Android Terbaru 2026 dari yang Termurah hingga Flagship, Mana Pilihanmu?

Tekno | Kamis, 14 Mei 2026 | 15:12 WIB

iQOO Neo 12 Diprediksi Bawa Chip Terkencang Qualcomm, Harga Bakal Lebih Mahal?

iQOO Neo 12 Diprediksi Bawa Chip Terkencang Qualcomm, Harga Bakal Lebih Mahal?

Tekno | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:45 WIB

Daftar HP Samsung yang Kebagian One UI 9 Berbasis Android 17, Cek Galaxy Kamu Masuk atau Tidak

Daftar HP Samsung yang Kebagian One UI 9 Berbasis Android 17, Cek Galaxy Kamu Masuk atau Tidak

Tekno | Kamis, 14 Mei 2026 | 14:21 WIB