- Setiap harinya, ribuan akun dilaporkan terkena upaya peretasan.
- Ada berbagai cara menjaga keamanan akun Instagram agar aman dari hacker.
- Salah satunya mengaktifkan Autentikasi Dua Faktor (2FA).
Suara.com - Di era digital saat ini, akun Instagram bukan sekadar platform untuk berbagi foto dan video. Bagi banyak orang, Instagram adalah portofolio bisnis, aset personal branding, hingga penyimpan memori berharga.
Namun, popularitas ini juga menjadikan Instagram sasaran empuk bagi para peretas (hackers).
Setiap harinya, ribuan akun dilaporkan terkena upaya peretasan, mulai dari motif penipuan pinjaman online hingga pencurian data pribadi.
Lantas, bagaimana cara menjaga keamanan akun Instagram Anda agar tetap aman dari tangan jahil?
Sebagai langkah preventif, berikut adalah panduan lengkap dari sudut pandang keamanan siber untuk membentengi akun Anda.
1. Gunakan Kata Sandi Kuat dan Unik (Jangan Re-use!)
Langkah paling mendasar namun sering diabaikan adalah penggunaan kata sandi. Hindari menggunakan tanggal lahir, nama hewan peliharaan, atau urutan angka standar seperti "123456".
Tips Profesional: Gunakan kombinasi minimal 12 karakter yang terdiri dari huruf besar, huruf kecil, angka, dan simbol. Yang terpenting, jangan pernah menggunakan kata sandi yang sama dengan akun email atau media sosial lainnya. Jika satu akun bocor, peretas akan mencoba kredensial yang sama di platform lain (teknik ini disebut Credential Stuffing).
2. Wajib Aktifkan Autentikasi Dua Faktor (2FA)
Jika Anda hanya melakukan satu hal dari daftar ini, pastikan itu adalah mengaktifkan Two-Factor Authentication (2FA). Fitur ini memberikan lapisan keamanan ganda. Selain kata sandi, Anda akan diminta memasukkan kode verifikasi setiap kali login dari perangkat baru.
Instagram menyediakan beberapa metode 2FA:
- Aplikasi Autentikasi (Sangat Disarankan): Seperti Google Authenticator atau Duo Mobile. Ini lebih aman karena tidak bergantung pada sinyal seluler.
- WhatsApp/SMS: Kode dikirim ke nomor telepon Anda.
- Kode Cadangan: Simpan kode ini di tempat aman (fisik atau encrypted notes) jika Anda kehilangan akses ke ponsel.
3. Rutin Memeriksa "Aktivitas Login"
Pernahkah Anda merasa ada yang aneh dengan akun Anda? Instagram memiliki fitur untuk melihat di mana saja akun Anda sedang login.
Buka Pengaturan > Pusat Akun > Kata Sandi dan Keamanan > Tempat Anda Login.
Jika Anda melihat perangkat atau lokasi yang tidak dikenal (misalnya, Anda di Jakarta tapi ada login dari luar negeri), segera klik perangkat tersebut dan pilih Log Out. Setelah itu, langsung ubah kata sandi Anda.
4. Waspadai Modus Phishing via DM dan Email
Phishing adalah teknik penipuan paling umum untuk mencuri akun. Peretas biasanya mengirim pesan (DM atau Email) yang menyamar sebagai pihak Instagram (Meta).
Ciri-ciri phishing:
- Mengancam bahwa akun Anda akan dihapus karena pelanggaran hak cipta.
- Menawarkan lencana biru (verified badge) secara cuma-cuma.
- Meminta Anda mengklik tautan (URL) yang terlihat mirip dengan "instagram.com" tetapi sebenarnya berbeda (misal: "instagram-support-check.com").
- Ingat: Instagram tidak pernah mengirim DM kepada pengguna terkait masalah keamanan. Semua komunikasi resmi dapat dilihat di aplikasi melalui Pengaturan > Keamanan > Email dari Instagram.
5. Cabut Akses Aplikasi Pihak Ketiga yang Mencurigakan
Banyak pengguna memberikan akses akun mereka ke aplikasi pihak ketiga, seperti aplikasi untuk melihat "siapa yang meng-unfollow saya" atau aplikasi edit foto pihak ketiga. Tanpa disadari, aplikasi ini memiliki akses ke data login Anda.
Secara berkala, periksa aplikasi mana saja yang terhubung:
- Buka Pengaturan > Situs Web dan Aplikasi.
- Hapus akses untuk aplikasi yang sudah tidak digunakan atau terlihat mencurigakan.
6. Pastikan Email dan Nomor Telepon Tetap Aktif
Email dan nomor telepon adalah "kunci darurat" jika Anda terkunci dari akun sendiri. Jika peretas berhasil masuk, hal pertama yang mereka lakukan biasanya adalah mengubah email dan nomor telepon agar Anda tidak bisa melakukan reset password.
Pastikan email yang tertaut pada Instagram adalah email yang juga terlindungi dengan 2FA. Selain itu, jika Anda mengganti nomor ponsel, jangan lupa untuk segera memperbaruinya di profil Instagram Anda.
7. Gunakan Fitur "Pemeriksaan Keamanan" (Security Checkup)
Instagram telah meluncurkan fitur Security Checkup untuk memandu pengguna mengamankan akun mereka. Fitur ini akan membantu Anda meninjau aktivitas login, mengonfirmasi informasi profil, serta memperbarui info kontak pemulihan. Anda bisa menemukannya di menu Keamanan pada pengaturan aplikasi.
Menjaga keamanan akun Instagram adalah proses berkelanjutan, bukan tugas sekali jalan. Dengan cara di atas, Anda sudah mengurangi risiko peretasan hingga lebih dari 90%. Semoga bermanfaat!