Waspada! Penipuan Baru Manfaatkan Fitur Team Invitation OpenAI, Data Pribadi Terancam Dicuri

Dythia Novianty

Rabu, 21 Januari 2026 | 10:46 WIB
Waspada! Penipuan Baru Manfaatkan Fitur Team Invitation OpenAI, Data Pribadi Terancam Dicuri
Ilustrasi Open AI. (Unsplash/Jonathan Kemper)
baca 10 detik
  • Kaspersky mengungkap penjahat siber menyalahgunakan fitur Team Invitation platform OpenAI untuk kampanye penipuan email.
  • Penipu menyematkan pesan menyesatkan atau tautan berbahaya melalui kolom nama organisasi saat membuat akun fiktif.
  • Dampak penipuan ini meliputi pencurian data pribadi atau kerugian finansial akibat mengklik tautan atau menghubungi nomor palsu.

Suara.com - Fitur Team Invitation di platform OpenAI bisa disalahgunakan oleh pelaku kejahatan siber untuk melancarkan kampanye penipuan melalui email yang tampak sepenuhnya sah. Temuan ini diungkap oleh perusahaan keamanan siber global, Kaspersky.

Menurut Kaspersky, para penyerang memanfaatkan mekanisme undangan tim OpenAI untuk mengirimkan email spam langsung dari alamat resmi OpenAI, sehingga sulit dibedakan dari komunikasi asli.

Modus ini berpotensi menipu korban agar mengklik tautan berbahaya atau menghubungi nomor telepon palsu, yang berujung pada pencurian data pribadi maupun kerugian finansial.

Skema penipuan ini dimulai ketika pelaku mendaftarkan akun di platform OpenAI. Dalam proses pendaftaran, pengguna diminta mengisi nama organisasi, yang ternyata dapat diisi dengan kombinasi simbol atau teks apa pun.

Celah inilah yang dieksploitasi. Penipu menyematkan pesan menyesatkan, tautan phishing, atau nomor telepon palsu langsung ke dalam kolom nama organisasi tersebut.

Setelah organisasi fiktif dibuat, pelaku menggunakan fitur “invite your team” untuk memasukkan alamat email calon korban.

Ketika undangan dikirim, email tersebut secara teknis berasal dari sistem OpenAI, sehingga terlihat kredibel dan lolos dari banyak filter keamanan email.

“Kami mendeteksi beberapa variasi pesan berbahaya yang dikirim dengan cara ini,” ungkap Kaspersky melalui keterangan resminya, Rabu (21/1/2026) .

Jenis penipuan yang ditemukan pun beragam. Salah satunya adalah email promosi palsu, termasuk penawaran layanan dewasa yang bertujuan memancing klik.

baca juga

Modus lainnya adalah vishing, yakni pesan yang mengklaim langganan pengguna telah diperpanjang dengan biaya besar.

Korban kemudian diarahkan untuk menghubungi nomor tertentu guna “membatalkan” tagihan, yang justru membuka pintu ke risiko keamanan lanjutan.

Kaspersky menegaskan bahwa jenis ancaman lain juga berpotensi menyebar melalui penyalahgunaan platform OpenAI ini.

Menariknya, teks berbahaya yang ingin ditonjolkan penyerang biasanya terlihat tidak selaras dengan struktur email undangan proyek OpenAI.

Namun, pelaku tampaknya mengandalkan asumsi bahwa sebagian besar korban tidak akan mencermati detail tersebut.

Analis spam senior Kaspersky, Anna Lazaricheva, menyebut kasus ini sebagai contoh nyata bagaimana fitur platform digital dapat dipersenjatai untuk serangan rekayasa sosial.

“Dengan menyematkan elemen-elemen menyesatkan di bidang yang tampaknya tidak berbahaya seperti nama organisasi, penyerang mencoba melewati filter email tradisional dan mengeksploitasi kepercayaan pengguna terhadap layanan bereputasi,” jelas Anna.

Ilustrasi Phising. (Freepik)
Ilustrasi Phising. (Freepik)

Ia menegaskan bahwa kewaspadaan pengguna menjadi kunci utama untuk menghindari jebakan ini.

“Kami mendesak semua pengguna agar selalu memverifikasi undangan secara menyeluruh dan menghindari mengklik tautan yang disematkan tanpa pemeriksaan,” ujarnya.

Tak hanya itu, Anna juga mengingatkan penyedia layanan digital agar lebih proaktif dalam menutup celah penyalahgunaan.

“Kami juga merekomendasikan brand dan pengelola platform untuk mengevaluasi apakah layanan online mereka berpotensi dimanfaatkan oleh penyerang,” tandasnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

ChatGPT Go Resmi Diluncurkan Pertama di Asia Tenggara, Gandeng Telkomsel, Bundling Mulai Rp 50.000

ChatGPT Go Resmi Diluncurkan Pertama di Asia Tenggara, Gandeng Telkomsel, Bundling Mulai Rp 50.000

Tekno | Sabtu, 01 November 2025 | 18:16 WIB

Pelindung Digital Buatan Anak Bangsa Ini Hadir di Tengah Maraknya Ancaman Online

Pelindung Digital Buatan Anak Bangsa Ini Hadir di Tengah Maraknya Ancaman Online

Tekno | Sabtu, 01 November 2025 | 09:44 WIB

Situs Web Kamu Bisa Jadi Sarang Konten Ilegal Tanpa Sadar, Ini Modus Kejahatan Siber Terbaru!

Situs Web Kamu Bisa Jadi Sarang Konten Ilegal Tanpa Sadar, Ini Modus Kejahatan Siber Terbaru!

Tekno | Sabtu, 25 Oktober 2025 | 14:10 WIB

Synology Catatkan Pertumbuhan Data Melonjak 400 Persen, Hadirkan Solusi AI dan Keamanan Data Tangguh

Synology Catatkan Pertumbuhan Data Melonjak 400 Persen, Hadirkan Solusi AI dan Keamanan Data Tangguh

Tekno | Kamis, 16 Oktober 2025 | 08:56 WIB

Kala Industri Keamanan Siber Mulai Dilirik Turnamen Esports

Kala Industri Keamanan Siber Mulai Dilirik Turnamen Esports

Tekno | Senin, 15 September 2025 | 16:56 WIB

Waspada Penipuan! Begini Cara Membungkam Nomor WhatsApp Tak Dikenal Agar Tak Bisa Menelepon

Waspada Penipuan! Begini Cara Membungkam Nomor WhatsApp Tak Dikenal Agar Tak Bisa Menelepon

Tekno | Rabu, 10 September 2025 | 16:02 WIB

Terkini

Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama

Film Istimewa Hadirkan Anak Disabilitas sebagai Tokoh Utama

Entertainment | Sabtu, 25 Juli 2026 | 05:00 WIB

Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat

Riset Economist Enterprise: Integrasi Self-Care ke Sistem Kesehatan Perlu Diperkuat

Surakarta | Sabtu, 25 Juli 2026 | 05:00 WIB

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

Istimewa! Eks Jampidsus Febrie Ditahan Tanpa Rompi Pink dan Tangan Tak Diborgol

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:55 WIB

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

Febrie Adriansyah Resmi Ditahan Kejagung, Teriak Kriminalisasi Saat Digiring ke Mobil Tahanan

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:30 WIB

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Merawat Koperasi agar Berdaya Melampaui Dinamika Politik

Bisnis | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:24 WIB

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

55 Karya Desain Dunia dari SaloneSatellite Permanent Collection Dipamerkan di Indonesia

Jakarta | Jum'at, 24 Juli 2026 | 23:00 WIB

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Ribuan Orang di Dunia Jadi Korban Phishing Kratos, Pengelola Dibekuk di Pontianak

Kalbar | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:45 WIB

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Usia 35 Tahun Sudah Punya 5 SPBU, Herman Deru Ungkap Kebiasaan yang Mengubah Hidupnya

Sumsel | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:29 WIB

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

Terkuak! Pengemudi Alphard Arogan ke Satpam di Bundaran HI Ternyata Anggota Polda Jabar

News | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:16 WIB

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Napi Kasus Narkoba Pekanbaru Kabur saat Berobat, Petugas Pengawal ke Mana?

Riau | Jum'at, 24 Juli 2026 | 22:14 WIB

×