Peningkatan Biaya Memori, Analis Prediksi Harga Nintendo Switch 2 Bakal Lebih Mahal

Nur Khotimah, Rezza Dwi Rachmanta

Kamis, 22 Januari 2026 | 15:01 WIB
Peningkatan Biaya Memori, Analis Prediksi Harga Nintendo Switch 2 Bakal Lebih Mahal
Nintendo Switch 2. (Nintendo)
baca 10 detik
  • Firma riset Niko Partners memprediksi harga Nintendo Switch 2 akan naik karena krisis chip dan kenaikan biaya memori.
  • Faktor pendorong kenaikan harga meliputi dampak tarif perdagangan dan meningkatnya permintaan global untuk kebutuhan AI.
  • Nintendo mungkin menjual versi bundel mahal atau menghentikan versi dasar untuk menaikkan harga jual rata-rata.

Suara.com - Krisis chip dan peningkatan biaya memori diprediksi ikut mengerek harga Nintendo Switch 2. Analis dari firma riset ternama meyakini bila konsol genggam tersebut bakal lebih mahal pada 2026.

Prediksi tersebut datang dari Niko Partners, sebuah firma riset dan intelijen bisnis yang fokus pada industri video game.

Mereka meyakini bahwa Nintendo akan mengikuti jejak para kompetitornya, Sony dan Microsoft, yang lebih dulu menaikkan harga konsol andalan mereka.

"Nintendo Switch 2 memiliki harga yang kompetitif dibandingkan dengan PS5 dan Xbox Series X, setelah konsol-konsol tersebut mengalami kenaikan harga tahun lalu," tulis Niko Partners.

Namun, kondisi ini sepertinya tidak akan bertahan lama. Analis Daniel Ahmad menunjuk beberapa faktor pendorong utama, seperti dampak tarif perdagangan, peningkatan biaya memori (RAM dan penyimpanan), serta kondisi makroekonomi global yang lebih luas.

Isu biaya komponen menjadi semakin relevan karena peningkatan permintaan untuk pusat data AI telah mendorong harga RAM dan penyimpanan naik.

Sebenarnya, sinyal kenaikan harga ini sudah terasa sejak lama.

Mengutip GamingIndustry, Presiden Nintendo, Shuntaro Furukawa, sempat mengakui bahwa perusahaan terus memantau margin keuntungan konsol di tengah fluktuasi pasar memori.

Bahkan sebelum Switch 2 resmi diluncurkan, Nintendo sempat menaikkan harga untuk beberapa aksesorinya dan konsol Switch generasi pertama di pasar Amerika Serikat karena "kondisi pasar".

baca juga

Langkah tersebut menjadi preseden bahwa Nintendo tidak ragu menyesuaikan harga jika memang diperlukan.

Strategi Nintendo ke depan bisa jadi tidak menaikkan harga model dasar secara langsung.

Niko Partners berspekulasi bahwa Nintendo mungkin akan memilih untuk menghentikan penjualan versi standar seharga 449 dolar AS (Rp7,6 juta) dan hanya menjual versi bundle dengan harga lebih tinggi, misalnya 499 dolar AS (Rp8,4 juta) atau lebih.

Ini menjadi cara halus untuk menaikkan harga jual rata-rata tanpa terlihat menaikkan harga konsol itu sendiri.

Nintendo Switch 2 masuk ke Indonesia pada Juli 2025 dengan harga Rp11 jutaan. Banderol konsol diyakini bakal mengikuti kebijakan internasionalnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Daftar Harga HP Motorola Januari 2026 Mulai Rp1 Jutaan dengan Android Murni

Daftar Harga HP Motorola Januari 2026 Mulai Rp1 Jutaan dengan Android Murni

Tekno | Kamis, 22 Januari 2026 | 10:32 WIB

Daftar Harga Tablet Huawei Januari 2026, Lengkap Rekomendasi Terbaik untuk Kerja

Daftar Harga Tablet Huawei Januari 2026, Lengkap Rekomendasi Terbaik untuk Kerja

Tekno | Kamis, 22 Januari 2026 | 10:23 WIB

Self-Reward Akhir Tahun: Dari Konsol Genggam hingga Laptop AI, Ini Rekomendasi Gadget dari Lenovo

Self-Reward Akhir Tahun: Dari Konsol Genggam hingga Laptop AI, Ini Rekomendasi Gadget dari Lenovo

Tekno | Jum'at, 26 Desember 2025 | 10:33 WIB

Dua Game Baru Tomb Raider Muncul di TGA 2025, Sasar Konsol dan PC

Dua Game Baru Tomb Raider Muncul di TGA 2025, Sasar Konsol dan PC

Tekno | Jum'at, 12 Desember 2025 | 17:14 WIB

Terkini

Cast Iron vs Stainless Steel: Mana yang Lebih Baik untuk Memasak?

Cast Iron vs Stainless Steel: Mana yang Lebih Baik untuk Memasak?

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 12:05 WIB

Pertamina UMK Academy 2026 Resmi Dimulai, Lebih Dari 1.500 Pelaku Usaha Terpilih

Pertamina UMK Academy 2026 Resmi Dimulai, Lebih Dari 1.500 Pelaku Usaha Terpilih

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 12:04 WIB

Review Film Hope: Teror Misterius Makhluk Asing di Wilayah Perbatasan Korea

Review Film Hope: Teror Misterius Makhluk Asing di Wilayah Perbatasan Korea

Your Say | Jum'at, 11 September 2026 | 12:00 WIB

Apa Manfaat Cleansing Cream Viva? Cek Harga dan Review Pembeli

Apa Manfaat Cleansing Cream Viva? Cek Harga dan Review Pembeli

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 11:58 WIB

LRT Kelapa Gading-Manggarai Ditargetkan Beroperasi Bulan Ini: Waktu Tempuh Cuma 28 Menit

LRT Kelapa Gading-Manggarai Ditargetkan Beroperasi Bulan Ini: Waktu Tempuh Cuma 28 Menit

News | Jum'at, 11 September 2026 | 11:54 WIB

Diduga Terlibat Aksi Penipuan Daring, Imigrasi Pontianak Ciduk 31 WNA Asal Malaysia dan Taiwan

Diduga Terlibat Aksi Penipuan Daring, Imigrasi Pontianak Ciduk 31 WNA Asal Malaysia dan Taiwan

News | Jum'at, 11 September 2026 | 11:53 WIB

Ajax Amsterdam: Maarten Paes Gila

Ajax Amsterdam: Maarten Paes Gila

Bola | Jum'at, 11 September 2026 | 11:52 WIB

Dari Rutinitas ke Gaya Hidup, Skincare Kini Makin Dekat dengan Generasi Digital

Dari Rutinitas ke Gaya Hidup, Skincare Kini Makin Dekat dengan Generasi Digital

Lifestyle | Jum'at, 11 September 2026 | 11:52 WIB

Purbaya Umumkan Defisit APBN Tembus Rp 235,6 Triliun per Juli 2026, Setara 0,91% PDB

Purbaya Umumkan Defisit APBN Tembus Rp 235,6 Triliun per Juli 2026, Setara 0,91% PDB

Bisnis | Jum'at, 11 September 2026 | 11:51 WIB

Cegah Stunting dari Desa, Gunungkidul Perkuat Nutrisi hingga Sanitasi untuk Anak

Cegah Stunting dari Desa, Gunungkidul Perkuat Nutrisi hingga Sanitasi untuk Anak

Health | Jum'at, 11 September 2026 | 11:51 WIB

×