Garmin Indonesia Ungkap Tren Wellness 2026: Detoks Digital, Mindfulness, hingga Eco-Living

Dythia Novianty

Selasa, 24 Februari 2026 | 07:41 WIB
Garmin Indonesia Ungkap Tren Wellness 2026: Detoks Digital, Mindfulness, hingga Eco-Living
Garmin kampanyekan Time to Reset di Jakarta, Senin (23/2/2026). [Garmin Indonesia]
  • Garmin Indonesia meluncurkan kampanye "Time to Reset" memanfaatkan Ramadan sebagai momentum detoks digital dan keseimbangan hidup.
  • Tren kesehatan kini berfokus holistik mencakup digital wellbeing, mindfulness, nutrisi, serta aktivitas fisik, bukan hanya bebas penyakit.
  • Teknologi Garmin diposisikan membantu pengguna lebih hadir dan sadar melalui pemantauan stres, tidur, dan energi tubuh.

Suara.com - Di tengah tekanan hidup urban dan derasnya arus notifikasi tanpa henti, Garmin Indonesia mengajak masyarakat menekan tombol reset.

Lewat kampanye bertajuk “Time to Reset”, perusahaan teknologi wearable ini mendorong publik memanfaatkan Ramadan sebagai momentum detoks digital dan membangun gaya hidup yang lebih seimbang serta berkelanjutan.

Bukan sekadar kampanye musiman, gerakan ini hadir di tengah perubahan besar tren kesehatan nasional.

Mengacu pada laporan Gaya Hidup Sehat Indonesia 2025 dan Wellness Lifestyle Indonesia 2025, generasi muda kini memaknai kesehatan secara lebih holistik, tak lagi sebatas bebas penyakit, melainkan mencakup mindfulness, pengelolaan konsumsi digital (digital wellbeing), hingga kepedulian lingkungan (eco-conscious living).

Wellness Bukan Lagi Tren, Tapi Kebutuhan

Menurut Chandrawidhi Desideriani, Marketing Communications Senior Manager Garmin Indonesia, Ramadan adalah momen paling relevan untuk melakukan jeda total dari kebiasaan yang menguras energi fisik dan mental.

“Ramadan adalah momen terbaik untuk menekan tombol ‘pause’ dan melakukan reset menyeluruh, baik untuk tubuh, pikiran, maupun kebiasaan kita terhadap lingkungan,” ujarnya di Jakarta, Senin (24/2/2026).

Ia menegaskan bahwa fenomena wellness saat ini bukan sekadar tren gaya hidup kelas menengah perkotaan.

“Kami melihat tren wellness bukan sekadar angka, tapi sinyal bahwa masyarakat merindukan keseimbangan,” tegasnya.

Data menunjukkan, konsep wellness modern kini bertumpu pada empat pilar utama, yakni nutrisi sehat, aktivitas fisik rutin, kesehatan mental, dan hubungan sosial yang berkualitas.

Di saat bersamaan, praktik digital wellbeing semakin populer. Masyarakat mulai sadar pentingnya mengelola waktu layar (screen time) serta melakukan detoks digital guna menekan stres dan kecemasan akibat konektivitas berlebihan.

Teknologi untuk Lebih “Hadir”, Bukan Makin Sibuk

Di era ketika teknologi kerap dituding sebagai sumber distraksi, Garmin justru ingin memposisikannya sebagai alat refleksi diri.

“Kami ingin teknologi membantu pengguna untuk lebih hadir di momen nyata, memantau stres dengan lebih bijak, melakukan detoks digital, dan kembali terhubung dengan alam,” jelas Chandrawidhi.

Time to Reset adalah ajakan untuk menggunakan teknologi agar kita bisa hidup lebih sehat dan lebih sadar, bukan sebaliknya,” tambahnya.

Melalui perangkat wearable, pengguna dapat memantau kualitas tidur lewat fitur Advanced Sleep Monitoring, mengukur cadangan energi tubuh melalui Body Battery, hingga melakukan latihan pernapasan (breathwork) untuk membantu mengelola stres.

Garmin kampanyekan Time to Reset di Jakarta, Senin (23/2/2026). [Garmin Indonesia]
Garmin kampanyekan Time to Reset di Jakarta, Senin (23/2/2026). [Garmin Indonesia]

Alih-alih terjebak notifikasi tanpa akhir, teknologi diposisikan sebagai dashboard kesehatan personal, membantu pengguna memahami kondisi tubuh secara komprehensif sebelum mengambil keputusan gaya hidup.

Ramadan sebagai Momentum Detoks Digital

Garmin mendorong masyarakat memanfaatkan Ramadan untuk mengurangi distraksi digital, memperbaiki kualitas tidur, melatih kesadaran diri (mindfulness), dan menata ulang ritme aktivitas harian.

Langkah-langkah sederhana ini diyakini dapat memberikan dampak signifikan terhadap kesehatan mental dan fisik. Dalam konteks ini, detoks digital bukan berarti anti-teknologi, melainkan menggunakan teknologi secara lebih sadar dan terukur.

Wellness Tourism 2026: Liburan untuk Reset Total

Tak hanya pada level individu, Garmin juga menyoroti bangkitnya tren wellness tourism yang diprediksi semakin populer sepanjang 2026. Wisata kebugaran kini bergeser dari sekadar tren media sosial menjadi kebutuhan nyata masyarakat urban.

Destinasi dengan program yoga, meditasi, hingga perawatan spa semakin diminati sebagai sarana pemulihan fisik dan mental.

Liburan tak lagi hanya soal rekreasi, tetapi menjadi momen strategis untuk reset tubuh dan pikiran dari tekanan pekerjaan serta paparan digital berlebih.

Gaya Hidup Sehat Sekaligus Ramah Lingkungan

Menariknya, kampanye “Time to Reset” juga memasukkan dimensi keberlanjutan. Garmin mendorong integrasi gaya hidup sehat dengan kepedulian lingkungan.

Aktivitas sederhana seperti berjalan kaki, bersepeda, dan mengurangi jejak karbon harian dinilai mampu memberi dampak ganda, yakni meningkatkan kesehatan pribadi sekaligus menjaga bumi.

Dengan pendekatan ini, Garmin ingin menggeser paradigma bahwa kesehatan hanyalah urusan individu. Sebaliknya, keseimbangan hidup juga mencakup relasi sosial dan kontribusi terhadap lingkungan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Interactive Display AI dan Wireless Presentation tanpa Driver Ini Bakal Dukung Dunia Kerja Modern

Interactive Display AI dan Wireless Presentation tanpa Driver Ini Bakal Dukung Dunia Kerja Modern

Tekno | Kamis, 05 Februari 2026 | 10:25 WIB

5 Tokoh Teknologi Muncul di Epstein Files: Ada Orang Terkaya hingga Ilmuwan

5 Tokoh Teknologi Muncul di Epstein Files: Ada Orang Terkaya hingga Ilmuwan

Tekno | Kamis, 05 Februari 2026 | 14:35 WIB

Dua Eksekutif Teknologi Senior Siap Pacu Akselerasi Cloud dan AI di Asia Tenggara

Dua Eksekutif Teknologi Senior Siap Pacu Akselerasi Cloud dan AI di Asia Tenggara

Tekno | Selasa, 03 Februari 2026 | 16:23 WIB

Dari Inovasi hingga Keamanan Siber, Arah Baru Bisnis Digital

Dari Inovasi hingga Keamanan Siber, Arah Baru Bisnis Digital

Tekno | Rabu, 28 Januari 2026 | 13:57 WIB

Casio Luncurkan DWN-5600, G-SHOCK Berwujud Cincin dengan Ketangguhan Ekstrem

Casio Luncurkan DWN-5600, G-SHOCK Berwujud Cincin dengan Ketangguhan Ekstrem

Tekno | Sabtu, 17 Januari 2026 | 16:18 WIB

Xiaomi Pastikan REDMI Buds 8 Lite dan Mijia Smart Audio Glasses Hadir di Indonesia

Xiaomi Pastikan REDMI Buds 8 Lite dan Mijia Smart Audio Glasses Hadir di Indonesia

Tekno | Jum'at, 16 Januari 2026 | 16:19 WIB

Terkini

Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global

Higgs Games Island Gaet Lus Figo, Dorong Ekosistem Game Mobile Indonesia Naik Kelas ke Level Global

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:58 WIB

Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G

Dorong Transformasi Digital Korporasi Indonesia, XLSMART Luncurkan ESTA Ecosystem Berbasis AI dan 5G

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 18:24 WIB

Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global

Honor X7e Plus 5G Lolos Sertifikasi, Siap Meluncur ke Pasar Global

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:57 WIB

7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega

7 Kelebihan dan Kekurangan Huawei MatePad Mini: Pesaing iPad Mini Memori Lega

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 16:16 WIB

4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026

4 Simulasi Sebelumnya Akurat, EA Sports Prediksi La Furia Roja Juara Piala Dunia 2026

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 14:43 WIB

HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits

HP Tangguh Terbaru, Moto G Max Usung Kamera 200 MP dan Layar 5.000 Nits

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 13:59 WIB

Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN

Bali Jadi Tuan Rumah Pertemuan Tata Kelola Internet Internasional ICANN

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:47 WIB

Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah

Limbah Elektronik Makin Mengkhawatirkan, Acer Gerakkan 150 Changemaker dari Sekolah

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:31 WIB

Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada

Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:08 WIB

HP Flagship Anyar, Honor Magic 9 Bakal Bawa Stylus dan Layar Mewah Compact

HP Flagship Anyar, Honor Magic 9 Bakal Bawa Stylus dan Layar Mewah Compact

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 11:09 WIB