Lantas muncul pertanyaan, Exynos 2600 setara dengan chipset apa?
1. MediaTek Dimensity 9500

Samsung Exynos 2600 memiliki beberapa keunggulan utama, seperti proses fabrikasi 2 nm yang lebih kecil dibandingkan 3 nm serta jumlah inti CPU yang lebih banyak, sehingga berpotensi memberikan efisiensi daya dan kemampuan multitasking yang lebih baik.
Di sisi lain, MediaTek Dimensity 9500 unggul dalam hal performa mentah dengan frekuensi GPU sekitar 75% lebih tinggi dan kemampuan komputasi floating-point sekitar 31% lebih kuat.
Chip MediaTek ini juga memiliki kecepatan clock CPU sekitar 11% lebih tinggi (4210 MHz dibanding 3800 MHz).
Dalam pengujian benchmark AnTuTu v10, Dimensity 9500 juga menunjukkan performa yang sedikit lebih baik dengan skor sekitar 3,34 juta poin, sekitar 7% lebih tinggi dibanding Exynos 2600 yang mencapai sekitar 3,11 juta poin
Keunggulan Samsung Exynos 2600
- Memiliki transistor berukuran lebih kecil (2 nm dibandingkan 3 nm)
- Memiliki 2 inti lebih banyak
Keunggulan MediaTek Dimensity 9500
- Frekuensi GPU lebih tinggi (~75%)
- Berkinerja 31% lebih baik dalam komputasi floating-point.
- Kecepatan clock CPU 11% lebih tinggi (4210 vs 3800 MHz)
- Menunjukkan skor AnTuTu 10 yang lebih baik (hingga 7%) – 3340 ribu vs 3115 ribu
2. Apple A19 Pro

Jika dibandingkan Apple A19 Pro, Samsung Exynos 2600 memiliki beberapa keunggulan seperti jumlah inti CPU yang empat lebih banyak, kemampuan komputasi floating-point hingga 61% lebih baik, serta proses fabrikasi 2 nm yang lebih kecil dibanding 3 nm.
Chip ini juga menunjukkan performa lebih tinggi pada benchmark AnTuTu v10, dengan skor sekitar 3,115 juta poin, atau sekitar 20% lebih tinggi dibanding pesaingnya.
Sementara itu, Apple A19 Pro unggul pada frekuensi GPU sekitar 65% lebih tinggi, clock CPU 12% lebih cepat (4260 vs 3800 MHz), serta menggunakan arsitektur set instruksi yang lebih canggih.
Keunggulan Samsung Exynos 2600
- Memiliki 4 inti lebih banyak
- Berkinerja 61% lebih baik dalam komputasi floating-point.
- Memiliki transistor berukuran lebih kecil (2 nm dibandingkan 3 nm)
- Menunjukkan skor AnTuTu 10 yang lebih baik (hingga 20%) – 3115 ribu vs 2600 ribu
Keunggulan Apple A19 Pro
- Frekuensi GPU lebih tinggi (~65%)
- Kecepatan clock CPU 12% lebih tinggi (4260 vs 3800 MHz)
- Arsitektur set instruksi yang lebih baik
3. Snapdragon 8 Elite Gen 5

Keduanya punya konfigurasi yang berbeda, namun kinerjanya mirip.
Hanya saja, Samsung Exynos 2600 memiliki keunggulan berupa transistor berukuran lebih kecil (2 nm vs 3 nm), dua inti CPU tambahan, serta arsitektur set instruksi yang lebih baik untuk efisiensi dan kompatibilitas perangkat lunak.
Di sisi lain, Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5 unggul dalam skor AnTuTu v10 yang lebih tinggi hingga 29% (4,004 ribu vs 3,115 ribu), kecepatan clock CPU 21% lebih cepat (4,610 vs 3,800 MHz), serta frekuensi GPU sekitar 22% lebih tinggi.
Hal ini membuat Snapdragon 8 Elite Gen 5 menawarkan performa mentah lebih tinggi, sementara Exynos 2600 lebih menonjol pada efisiensi dan arsitektur canggih.
Keunggulan Samsung Exynos 2600
- Memiliki transistor berukuran lebih kecil (2 nm dibandingkan 3 nm)
- Memiliki 2 inti lebih banyak
- Arsitektur set instruksi yang lebih baik
Keunggulan Qualcomm Snapdragon 8 Elite Gen 5
- Menunjukkan skor AnTuTu 10 yang lebih baik (hingga 29%) – 4004 ribu vs 3115 ribu
- Kecepatan clock CPU 21% lebih tinggi (4610 vs 3800 MHz)
- Frekuensi GPU lebih tinggi (~22%)
4. Apple A19
![iPhone 17e. [Apple]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/04/62676-iphone-17e.jpg)
Samsung Exynos 2600 unggul dengan performa komputasi floating-point 94% lebih tinggi, tambahan empat inti CPU, serta transistor berukuran lebih kecil (2 nm vs 3 nm), yang membuatnya lebih efisien dan mampu menangani multitasking berat.
Chip ini juga mencatat skor AnTuTu v10 lebih tinggi hingga 35% (3,115 ribu vs 2,300 ribu) dibanding pesaingnya.
Sementara itu, Apple A19 menawarkan frekuensi GPU sekitar 65% lebih tinggi, clock CPU 12% lebih cepat (4,260 vs 3,800 MHz), dan arsitektur set instruksi yang lebih canggih, sehingga unggul pada performa mentah dan ekosistem perangkat lunak.
Keunggulan Samsung Exynos 2600
- Performa 94% lebih baik dalam komputasi floating-point.
- Memiliki 4 inti lebih banyak
- Memiliki transistor berukuran lebih kecil (2 nm dibandingkan 3 nm)
- Menunjukkan skor AnTuTu 10 yang lebih baik (hingga 35%) – 3115 ribu vs 2300 ribu
Keunggulan Apple A19
- Frekuensi GPU lebih tinggi (~65%)
- Kecepatan clock CPU 12% lebih tinggi (4260 vs 3800 MHz)
- Arsitektur set instruksi yang lebih baik
Itulah beberapa jawaban tentang Exynos 2600 setara dengan chipset apa. Semoga membantu!
Kontributor : Damai Lestari