- Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan mencetak rekor MURI livestream TikTok terlama 11 jam nonstop dari Jakarta menuju Yogyakarta.
- Kesuksesan siaran langsung tersebut didukung optimalisasi jaringan Indosat Ooredoo Hutchison di jalur mudik utama.
- Jaringan diuji ekstrem dengan kecepatan rata-rata 90 Mbps, terbukti andal menjaga konektivitas digital pemudik.
Jaringan Dioptimalkan di 75 Jalur Mudik
![Indosat x DVET mencetak rekor MURI. [Indosat]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/13/62521-indosat-x-dvet.jpg)
Untuk mendukung kelancaran konektivitas, Indosat Ooredoo Hutchison melakukan optimalisasi jaringan di lebih dari 75 jalur mudik utama serta 790 titik penting (Point of Interest).
Area tersebut mencakup berbagai lokasi strategis seperti gerbang tol, rest area, stasiun, terminal, dan destinasi wisata.
Seluruh jaringan juga dipantau 24 jam penuh untuk memastikan kualitas layanan tetap stabil selama periode Ramadan dan Idulfitri.
“Perjalanan mudik adalah momen ketika koneksi benar-benar diuji. Jutaan orang bergerak di waktu yang sama dan pelanggan ingin tetap bisa memberi kabar kepada keluarga, melakukan navigasi, hingga berbagi momen perjalanan tanpa gangguan,” ujar Vikram Sinha.
Ia menambahkan bahwa menghadirkan konektivitas yang stabil bukan sekadar klaim, tetapi pengalaman nyata yang dirasakan pelanggan di setiap kilometer perjalanan.
“Bagi kami, menghadirkan konektivitas yang lebih baik adalah sebuah perjalanan, bukan sekadar klaim, tetapi pengalaman nyata yang dirasakan pelanggan,” kata Vikram.
Mudik di Era Digital: Tetap Terhubung Sepanjang Perjalanan
Bagi Indosat Ooredoo Hutchison, kesiapan jaringan selama Ramadan dan Idulfitri menjadi bagian dari komitmen #LebihBaikIndosat.
Baca Juga: Samsung Galaxy S26 Resmi Dibundling IM3 Platinum, Kuota Tembus 1 TB
Komitmen tersebut mencakup empat fokus Utama jaringan yang semakin andal, teknologi yang lebih relevan, perlindungan digital yang lebih kuat, dan kepedulian sosial bagi masyarakat.
Rekor 11 jam livestream TikTok tanpa putus ini sekaligus menjadi bukti bahwa di era digital, perjalanan mudik tidak hanya soal menempuh jarak.
Kini, pemudik juga bisa tetap terhubung, berbagi cerita, dan menikmati perjalanan bersama keluarga maupun komunitas online, bahkan ketika berada di jalan menuju kampung halaman.