- Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan mencetak rekor MURI livestream TikTok terlama 11 jam nonstop dari Jakarta menuju Yogyakarta.
- Kesuksesan siaran langsung tersebut didukung optimalisasi jaringan Indosat Ooredoo Hutchison di jalur mudik utama.
- Jaringan diuji ekstrem dengan kecepatan rata-rata 90 Mbps, terbukti andal menjaga konektivitas digital pemudik.
Suara.com - Perjalanan mudik biasanya identik dengan satu masalah klasik, yakni sinyal internet yang sering hilang di tengah perjalanan. Namun pengalaman berbeda berhasil dibuktikan oleh Dave Hendrik dan Iwet Ramadhan.
Keduanya sukses mencatatkan rekor Museum Rekor-Dunia Indonesia (MURI) untuk kategori livestream TikTok terlama tanpa putus di jalur mudik, dengan siaran langsung selama 11 jam nonstop.
Livestream tersebut dilakukan sepanjang perjalanan dari Jakarta menuju Yogyakarta, dalam program bertajuk #DVET “Perjalanan Menuju Lebih Baik”.
Mudik Virtual Bareng Ribuan Penonton
Selama perjalanan, Dave dan Iwet mengajak para pengikut mereka untuk ikut “mudik bareng” secara virtual melalui platform TikTok.
Livestream yang berlangsung lebih dari setengah hari itu menghadirkan berbagai momen menarik, mulai dari obrolan santai di mobil hingga diskusi inspiratif bersama sejumlah tamu.
Beberapa figur yang ikut meramaikan siaran tersebut antara lain Dion Haryadi, Lutfi Afansyah, Boah Sartika, Gian Pratama, dan Alfie Alfandy.
Percakapan yang terjadi selama siaran menghadirkan berbagai perspektif ringan tentang perjalanan hidup dan refleksi Ramadan.
“Seru sekali bisa membawa followers ikut ‘mudik bareng’ secara virtual. Dari awal perjalanan sampai mendekati Jogja, semuanya terasa sangat lancar. Rasanya seperti perjalanan panjang yang ditemani jutaan orang,” ujar Dave dalam keterangan resminya, Jumat (13/3/2026).
Jaringan Internet Jadi Kunci Livestream 11 Jam
Keberhasilan livestream tanpa gangguan tersebut tidak lepas dari dukungan jaringan Indosat Ooredoo Hutchison.
Perusahaan telekomunikasi ini memang telah mengoptimalkan jaringan untuk menghadapi lonjakan trafik selama periode mudik melalui program Ekspedisi Jaringan Andal.
Program tersebut sekaligus menjadi uji ekstrem jaringan di jalur mudik yang dikenal padat, di mana masyarakat membutuhkan koneksi stabil untuk berbagai kebutuhan digital seperti navigasi perjalanan, komunikasi dengan keluarga, transaksi digital, dan hiburan selama perjalanan.
Dalam pengujian internal selama perjalanan livestream, kecepatan internet rata-rata tercatat mencapai 90 Mbps.
Bahkan di titik dengan kualitas jaringan terendah sekalipun, koneksi masih mampu mempertahankan kecepatan sekitar 15 Mbps, cukup untuk menjaga siaran langsung tetap stabil.
Jaringan Dioptimalkan di 75 Jalur Mudik
![Indosat x DVET mencetak rekor MURI. [Indosat]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/03/13/62521-indosat-x-dvet.jpg)
Untuk mendukung kelancaran konektivitas, Indosat Ooredoo Hutchison melakukan optimalisasi jaringan di lebih dari 75 jalur mudik utama serta 790 titik penting (Point of Interest).
Area tersebut mencakup berbagai lokasi strategis seperti gerbang tol, rest area, stasiun, terminal, dan destinasi wisata.
Seluruh jaringan juga dipantau 24 jam penuh untuk memastikan kualitas layanan tetap stabil selama periode Ramadan dan Idulfitri.
“Perjalanan mudik adalah momen ketika koneksi benar-benar diuji. Jutaan orang bergerak di waktu yang sama dan pelanggan ingin tetap bisa memberi kabar kepada keluarga, melakukan navigasi, hingga berbagi momen perjalanan tanpa gangguan,” ujar Vikram Sinha.
Ia menambahkan bahwa menghadirkan konektivitas yang stabil bukan sekadar klaim, tetapi pengalaman nyata yang dirasakan pelanggan di setiap kilometer perjalanan.
“Bagi kami, menghadirkan konektivitas yang lebih baik adalah sebuah perjalanan, bukan sekadar klaim, tetapi pengalaman nyata yang dirasakan pelanggan,” kata Vikram.
Mudik di Era Digital: Tetap Terhubung Sepanjang Perjalanan
Bagi Indosat Ooredoo Hutchison, kesiapan jaringan selama Ramadan dan Idulfitri menjadi bagian dari komitmen #LebihBaikIndosat.
Komitmen tersebut mencakup empat fokus Utama jaringan yang semakin andal, teknologi yang lebih relevan, perlindungan digital yang lebih kuat, dan kepedulian sosial bagi masyarakat.
Rekor 11 jam livestream TikTok tanpa putus ini sekaligus menjadi bukti bahwa di era digital, perjalanan mudik tidak hanya soal menempuh jarak.
Kini, pemudik juga bisa tetap terhubung, berbagi cerita, dan menikmati perjalanan bersama keluarga maupun komunitas online, bahkan ketika berada di jalan menuju kampung halaman.