- Samsung dan AMD memperluas kerja sama strategis untuk mengembangkan teknologi memori AI generasi berikutnya pasca penandatanganan MoU di Korea Selatan.
- Kolaborasi ini akan memfokuskan penyediaan memori HBM4 Samsung untuk GPU AMD Instinct MI455X dan DDR5 untuk CPU EPYC mendatang.
- Integrasi teknologi memori canggih ini mendukung infrastruktur AI skala besar dan membuka peluang layanan *foundry* bagi AMD.
Suara.com - Samsung Electronics dan AMD resmi memperluas kerja sama strategis mereka untuk mengembangkan teknologi memori AI generasi berikutnya.
Kolaborasi ini difokuskan pada peningkatan performa komputasi untuk kebutuhan kecerdasan buatan (AI) yang semakin kompleks.
Kesepakatan tersebut ditandai melalui penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) yang berlangsung di fasilitas manufaktur chip canggih Samsung di Pyeongtaek, Korea Selatan, serta dihadiri langsung oleh CEO kedua perusahaan.
Fokus pada Memori AI dan Komputasi Masa Depan
Vice Chairman sekaligus CEO Samsung, Young Hyun Jun, menegaskan bahwa kerja sama ini menjadi langkah penting dalam memperkuat posisi perusahaan di era AI.
“Samsung dan AMD memiliki komitmen yang sama dalam memajukan komputasi AI, dan kesepakatan ini mencerminkan semakin luasnya kolaborasi kami,” ujarnya dalam keterangan resminya, Selasa (31/3/2026).
Ia menambahkan bahwa Samsung siap mendukung roadmap AI AMD melalui teknologi memori terbaru seperti HBM4 dan arsitektur memori generasi berikutnya.
CEO AMD, Lisa Su, menekankan pentingnya kolaborasi lintas industri untuk membangun infrastruktur AI masa depan.
![Ilustrasi AMD. [Unsplash]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/04/22/15161-ilustrasi-amd-kolaborasi-amd-dan-tsmc-hadirkan-prosesor-generasi-terbaru-canggih.jpg)
“Menggerakkan infrastruktur AI generasi berikutnya membutuhkan kolaborasi mendalam di seluruh industri,” kata Lisa Su.
“Kami sangat antusias menggabungkan kepemimpinan Samsung dalam memori canggih dengan GPU Instinct, CPU EPYC, dan platform skala rak kami,” tambahnya.
HBM4 Jadi Senjata Utama AI Generasi Baru
Dalam kerja sama ini, Samsung akan memasok memori HBM4 untuk GPU terbaru AMD, yakni AMD Instinct MI455X. Memori ini dirancang untuk menangani beban kerja AI seperti pelatihan dan inferensi model skala besar.
HBM4 milik Samsung menawarkan kecepatan hingga 13 Gbps, bandwidth maksimal 3,3 TB/s, dan efisiensi daya lebih tinggi
Teknologi ini dikembangkan menggunakan proses DRAM 10nm generasi terbaru dan base die logika 4nm, menjadikannya salah satu solusi memori paling canggih saat ini.
Selain GPU, kolaborasi ini juga mencakup pengembangan memori DDR5 untuk CPU AMD EPYC Venice generasi keenam.