Riset Kaspersky 2026: 84% Pengguna Simpan Data Sensitif Secara Digital, Ini Risiko dan Cara Aman

Dythia Novianty

Senin, 06 April 2026 | 10:42 WIB
Riset Kaspersky 2026: 84% Pengguna Simpan Data Sensitif Secara Digital, Ini Risiko dan Cara Aman
Ilustrasi Data Pribadi. [Shutterstock]
baca 10 detik
  • Riset Kaspersky menunjukkan 84 persen pengguna global kini lebih memilih menyimpan data pribadi secara digital daripada fisik.
  • Metode penyimpanan digital yang paling banyak digunakan meliputi perangkat keras komputer serta layanan berbasis cloud yang praktis.
  • Kaspersky menyarankan strategi cadangan data 3-2-1 serta autentikasi dua faktor untuk meminimalisir risiko keamanan informasi penting pengguna.

Suara.com - Riset terbaru dari Kaspersky mengungkap bahwa mayoritas pengguna kini lebih memilih menyimpan data sensitif dalam format digital dibandingkan fisik.

84% Pengguna Simpan Data Pribadi Secara Digital

Berdasarkan penelitian pusat Riset Pasar Kaspersky, sebanyak 84 persen responden mengaku menyimpan informasi penting seperti identitas (KTP), data keuangan, informasi kesehatan, hingga arsip foto secara elektronik.

Tren ini bahkan lebih tinggi di kalangan generasi muda. Pada usia 18–34 tahun, angkanya melonjak hingga 90 persen, menandakan tingkat digitalisasi yang sangat tinggi.

Sebaliknya, hanya 16 persen responden yang masih mengandalkan penyimpanan fisik. Angka ini meningkat pada kelompok usia di atas 55 tahun, di mana hampir 30 persen masih memilih cara tradisional seperti menulis di kertas.

Cara Penyimpanan Data Paling Populer

Riset juga mengungkap metode penyimpanan digital yang paling banyak digunakan:

  • 56% menyimpan data di komputer atau hard drive
  • 45% menggunakan layanan cloud
  • 20% memanfaatkan layanan digital pemerintah

Khusus di Indonesia, hasilnya sedikit berbeda:

  • 61% menggunakan komputer atau perangkat keras
  • 61% memanfaatkan cloud
  • 14% menggunakan layanan digital pemerintah

Risiko Penyimpanan Digital Masih Mengintai

baca juga

Meski praktis, setiap metode penyimpanan memiliki risiko. Media fisik bisa hilang atau rusak, perangkat eksternal kurang fleksibel saat bepergian, sementara layanan cloud berpotensi mengalami akses tidak sah jika tidak diamankan dengan baik.

Tips Keamanan Data dari Kaspersky

Untuk mengurangi risiko, para ahli Kaspersky membagikan sejumlah tips penting:

1. Gunakan Strategi Backup 3-2-1

Pengguna disarankan memiliki tiga salinan data, disimpan di dua jenis media berbeda, serta satu salinan di lokasi terpisah (offline atau cloud).

2. Perkuat Keamanan dengan 2FA

Sebanyak 98 persen responden sudah melakukan perlindungan data, namun 36 persen masih menggunakan password sederhana. Ini dinilai berisiko tinggi.

Ilustrasi password di HP. [Unsplash/Kenny Eliason]
Ilustrasi password di HP. [Unsplash/Kenny Eliason]

Solusinya adalah menggunakan autentikasi dua faktor (2FA) atau teknologi passkey untuk perlindungan ekstra.

3. Aktifkan Backup Otomatis

Fitur backup otomatis seperti di layanan cloud dapat membantu pengguna menghindari kehilangan data penting tanpa harus melakukannya secara manual.

Pentingnya Prioritas dalam Backup Data

Wakil Presiden Bisnis Konsumen Kaspersky, Marina Titova, menekankan pentingnya strategi dalam mengelola data digital.

“Kita semua tahu bahwa pencadangan itu penting, tetapi sebagian besar dari kita tidak pernah melakukannya karena kita mencoba mencadangkan semuanya sekaligus dan itu menjadi sangat merepotkan,” ujarnya dalam keterangan resmi, Senin (6/4/2026).

Ia menyarankan agar pengguna mulai memilah data berdasarkan tingkat kepentingannya.

“Otomatiskan pencadangan waktu nyata untuk hal-hal penting, jadwalkan pencadangan mingguan atau bulanan untuk sisanya. Dan untuk data sensitif seperti kata sandi dan ID, gunakan solusi khusus kami dengan brankas rahasia untuk menjaganya tetap aman,” katanya.

Menurutnya, pendekatan ini membuat perlindungan data menjadi lebih efektif tanpa membebani pengguna.

“Ketika mengotomatiskan dan memprioritaskan, kamu melindungi apa yang benar-benar penting tanpa menjadi kewalahan,” tambahnya.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

PP Tunas 2026: Bahaya Algoritma Media Sosial untuk Anak, Ini Alasan Regulasi Jadi Penting

PP Tunas 2026: Bahaya Algoritma Media Sosial untuk Anak, Ini Alasan Regulasi Jadi Penting

Tekno | Jum'at, 03 April 2026 | 15:12 WIB

Nuon Siap Kuasai Pasar 175 Juta Gamer dengan Ekosistem Digital Terintegrasi

Nuon Siap Kuasai Pasar 175 Juta Gamer dengan Ekosistem Digital Terintegrasi

Tekno | Rabu, 01 April 2026 | 08:42 WIB

Pemerintah Panggil Google dan Meta agar Patuhi PP TUNAS

Pemerintah Panggil Google dan Meta agar Patuhi PP TUNAS

Tekno | Selasa, 31 Maret 2026 | 20:55 WIB

Amartha Luncurkan Platform Donasi Digital Empower, Dorong Ekonomi Desa dan UMKM

Amartha Luncurkan Platform Donasi Digital Empower, Dorong Ekonomi Desa dan UMKM

Tekno | Sabtu, 28 Maret 2026 | 08:04 WIB

Singapura Siapkan SDM AI dan Data Center, Kolaborasi ITE dan BDx Buka Peluang Karier Masa Depan

Singapura Siapkan SDM AI dan Data Center, Kolaborasi ITE dan BDx Buka Peluang Karier Masa Depan

Tekno | Jum'at, 27 Maret 2026 | 09:38 WIB

Trafik Data Naik 20 Persen Saat Lebaran 2026, Indosat Andalkan AI untuk Pantau Jaringan Real-Time

Trafik Data Naik 20 Persen Saat Lebaran 2026, Indosat Andalkan AI untuk Pantau Jaringan Real-Time

Tekno | Kamis, 26 Maret 2026 | 11:49 WIB

Terkini

Audio Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Menemukan Suara yang Pas untuk Setiap Momen

Audio Jadi Bagian dari Gaya Hidup, Menemukan Suara yang Pas untuk Setiap Momen

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:56 WIB

Mengenal Qamaril Adani, Akan Wakili Indonesia di Miss Polo Universe 2027

Mengenal Qamaril Adani, Akan Wakili Indonesia di Miss Polo Universe 2027

Lifestyle | Rabu, 26 Agustus 2026 | 00:46 WIB

Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA

Anak Skena di Cherrypop 2026 Diajak Melek Sampah Plastik Bareng POPSEA

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:40 WIB

Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian

Dari Gadis 19 Tahun: Perjalanan 3 Dekade Wanda Ponika Bangun Imperium Berlian

Entertainment | Selasa, 25 Agustus 2026 | 23:18 WIB

Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya

Dalam 4 Jam PM2.5 Palembang Melonjak 3 Kali Lipat, Begini Kondisi Terbarunya

Sumsel | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:44 WIB

Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap

Revaldo Ditangkap di Apartemen, Polisi Temukan Sabu dan Alat Isap

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:20 WIB

Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran

Diisukan Membelot dari Gerindra ke PSI, Dedi Mulyadi Kaget dan Heran

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:16 WIB

Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak

Modus Timbang Berat Badan, Pedagang Cimin di Cirebon Diduga Cabuli 7 Anak

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:12 WIB

Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib

Pakai Teknologi Kelme K-Loomax, Ini Tampilan Jersey Home, Away dan Third Persib

Jabar | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:11 WIB

Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong

Bukan Perkuat Timnas Indonesia, Adik Mitchell Baker Pilih Hong Kong

Bola | Selasa, 25 Agustus 2026 | 22:05 WIB

×