- Samsung dikabarkan akan menghilangkan lensa telefoto 3x pada Galaxy S27 Ultra demi mengoptimalkan sensor utama 200MP.
- Penggunaan pemrosesan berbasis AI akan menggantikan fungsi lensa fisik untuk meningkatkan kualitas zoom serta mengurangi noise.
- Perubahan desain kamera tersebut dilakukan untuk menyediakan ruang bagi komponen tambahan seperti dukungan standar pengisian nirkabel Qi2.
Suara.com - Bocoran terbaru soal Samsung Galaxy S27 Ultra mulai menarik perhatian pecinta gadget.
Kali ini, Samsung disebut-sebut akan melakukan perubahan besar pada sektor kamera dengan menghilangkan salah satu lensa telefoto yang selama ini menjadi andalan di seri Ultra.
Menurut leaker ternama Ice Universe, sebagaimana dilansir dari laman Gizmochina, Jumat (1/5/2026), Samsung kemungkinan akan menghapus kamera telefoto 3x dan mengandalkan sensor utama 200MP untuk menangani kebutuhan zoom menengah.
“Sensor utama 200MP akan mengambil lebih banyak peran dalam proses zoom sebelum kamera periskop mengambil alih,” ungkap sumber tersebut.
Zoom Berubah, Kamera 3x Terancam Hilang
Sejak kehadiran Samsung Galaxy S21 Ultra, Samsung dikenal menggunakan sistem dual telephoto untuk menghasilkan zoom yang tajam di berbagai jarak. Namun di Galaxy S27 Ultra, strategi ini tampaknya akan berubah.
Sensor utama 200MP akan digunakan untuk melakukan crop zoom hingga sekitar 5x, sebelum kemudian dilanjutkan oleh kamera periskop untuk jarak lebih jauh.
Pendekatan ini berpotensi mengurangi kebutuhan akan lensa telefoto 3x secara fisik.
Meski terdengar canggih, pendekatan ini bukan tanpa tantangan. Penggunaan sensor besar untuk zoom digital bisa memicu noise, terutama dalam kondisi cahaya rendah.
AI Jadi Solusi, Tapi Ada Risiko
Untuk mengatasi masalah tersebut, Samsung diperkirakan akan mengandalkan pemrosesan berbasis AI. Teknologi ini memungkinkan pengurangan noise dan peningkatan detail gambar secara otomatis.
Namun, penggunaan AI juga memiliki keterbatasan. Dalam beberapa kasus, hasil gambar bisa menimbulkan artefak atau terlihat kurang natural dibandingkan zoom optik murni.
Menariknya, sejumlah brand seperti OPPO dan Vivo justru masih mempertahankan pendekatan hardware dengan telekonverter fisik untuk menjaga kualitas zoom.
Sensor Baru dan Dukungan Qi2?
Selain perubahan kamera, Samsung juga dikabarkan tengah mempertimbangkan penggunaan sensor ISOCELL 200MP berukuran lebih besar untuk meningkatkan kualitas foto secara keseluruhan.