- Asus resmi meluncurkan laptop gaming tipis ROG Zephyrus G14 (GU405) di Indonesia dengan spesifikasi performa kelas atas.
- Perangkat ini didukung prosesor Intel Core Ultra, GPU NVIDIA GeForce RTX 5070, dan fitur AI untuk produktivitas.
- Layar OLED 3K dan layanan purna jual premium hadir untuk mendukung kebutuhan para gamer serta content creator.
Suara.com - Asus melalui lini Republic of Gamers atau ROG resmi menghadirkan ROG Zephyrus G14 (GU405) di Indonesia.
Laptop gaming premium ini hadir membawa desain super tipis dengan performa tinggi berkat dukungan GPU NVIDIA GeForce RTX 5070 dan prosesor Intel Core Ultra terbaru.
Kehadiran laptop ini menyasar gamer sekaligus content creator yang membutuhkan perangkat powerful, ringan, dan mendukung teknologi AI modern.
Laptop Gaming Tipis dengan Performa Kelas Atas
Asus ROG Zephyrus G14 (GU405) hadir sebagai laptop gaming ultra-portable dengan ketebalan bodi hanya 1,59 cm dan bobot sekitar 1,5 kg.
Meski tampil ringkas, perangkat ini tetap membawa spesifikasi kelas flagship.
Laptop ini ditenagai prosesor terbaru Intel Core Ultra 9 386H yang mengusung arsitektur hybrid dengan kombinasi P-core, E-core, dan LP-E core.
Prosesor tersebut juga dilengkapi NPU hingga 50 TOPS untuk mendukung pemrosesan AI yang lebih cepat dan efisien.
Untuk urusan grafis, Asus membekali laptop ini dengan NVIDIA GeForce RTX 5070 yang memiliki Total Graphic Power hingga 115W.
Performanya didukung sistem pendingin ROG Intelligent Cooling dengan teknologi Tri-Fan sehingga suhu tetap stabil saat digunakan untuk gaming berat maupun pekerjaan kreatif.
Kombinasi hardware tersebut membuat laptop ini mampu menjalankan berbagai aktivitas berat seperti game AAA, editing video, hingga rendering 3D dengan lancar.
Dibekali AI Assistant yang Bisa Dipakai Offline
Salah satu fitur unggulan pada Asus ROG Zephyrus G14 (GU405) adalah hadirnya Virtual Assistant bernama Omni.
Fitur AI lokal ini dapat berjalan secara offline dengan proses inference langsung di perangkat pengguna.
Omni mampu membantu berbagai aktivitas produktivitas seperti meringkas dokumen, mentranskripsikan audio rapat menjadi teks, hingga menjawab pertanyaan berdasarkan isi file yang tersimpan di laptop.