- Kemenekraf, Indosat, dan Adobe berkolaborasi untuk meningkatkan potensi ekonomi kreatif Indonesia melalui pemanfaatan teknologi AI dan perangkat digital.
- Program ini menyediakan akses Adobe Express, materi edukasi, serta peluang monetisasi karya bagi kreator lokal di seluruh Indonesia.
- Sinergi strategis ini mendukung pengembangan keterampilan generasi muda melalui program GENSi dan ECHOES demi pertumbuhan ekonomi nasional.
President of Creativity & Productivity Business Adobe, David Wadhwani, menilai komunitas kreatif Indonesia memiliki potensi besar untuk berkembang di tingkat global.
![Kolaborasi Indosat, Adobe, dan Kemenkraf memperkuat ekosistem kreator digital Indonesia di Jakarta, Senin (16/6/2026). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/06/16/74413-kolaborasi-indosat-x-adobe-x-kemenkraf.jpg)
"Di Adobe, kami terinspirasi oleh komunitas kreatif Indonesia dan bersemangat untuk membantu lebih banyak kreator mewujudkan ide-ide mereka menjadi peluang nyata," ujarnya.
Salah satu langkah strategis yang paling menarik adalah keputusan Adobe memilih Indonesia sebagai negara pertama peluncuran program monetisasi kreator Adobe Express.
Program tersebut memungkinkan kreator lokal memperoleh penghasilan langsung dari template desain yang mereka buat dan digunakan oleh pengguna lain di platform Adobe Express.
Peserta terpilih juga berkesempatan menampilkan karya mereka di IDEAFEST, salah satu festival kreatif terbesar di Indonesia, sehingga membuka akses terhadap jaringan industri, kolaborasi baru, serta peluang bisnis yang lebih luas.
Di sisi lain, Indosat akan mengoptimalkan program pemberdayaan generasi muda GENSi (Generasi Terkoneksi) sebagai motor utama implementasi kolaborasi ini.
Setelah menjangkau lebih dari 10.000 anak muda Indonesia, GENSi menargetkan menjangkau sedikitnya 15.000 peserta sepanjang tahun ini melalui pelatihan digital, pengembangan kreativitas, dan pemanfaatan teknologi AI.
Melalui sinergi antara pemerintah, industri telekomunikasi, dan perusahaan teknologi global, kolaborasi ini diharapkan menjadi fondasi baru bagi pertumbuhan ekonomi kreatif Indonesia.
Tidak hanya membantu masyarakat belajar dan berkarya, tetapi juga membuka peluang monetisasi yang berkelanjutan sehingga kreativitas dapat berkembang menjadi aset ekonomi bernilai tinggi di era kecerdasan buatan.