- Kementerian Komunikasi dan Digital bekerja sama dengan Meta membentuk tim khusus untuk memberantas spam promosi judi online.
- Aktivitas spam judi online di media sosial meningkat 128 persen akibat penggunaan jaringan bot terorganisasi pada akun publik.
- Tim gabungan tersebut akan memperkuat moderasi konten dan deteksi otomatis untuk melindungi ruang siber Indonesia dari kejahatan digital.
"Yang menjadi sasaran justru akun-akun resmi karena memiliki jangkauan luas. Sementara intervensi terhadap kolom komentar berada pada platform. Teknologinya ada di platform. Karena itu kami mengharapkan Meta memperkuat sistem moderasi, deteksi bot, dan penyaringan spam agar ruang digital Indonesia lebih terlindungi," beber Meutya.

Selain menggandeng Meta, Komdigi juga terus memperkuat koordinasi dengan berbagai lembaga, termasuk Polri, Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Pusat Pelaporan dan Analisis Transaksi Keuangan (PPATK), serta Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).
Kolaborasi tersebut dilakukan untuk memperkuat penegakan hukum, memutus aliran dana hasil perjudian online, sekaligus membongkar jaringan kejahatan digital yang berada di balik promosi ilegal tersebut.
Meta Siap Bentuk Tim Bersama
Sementara itu, Head of Public Policy Meta Indonesia, Berni Moestafa, menegaskan komitmen perusahaan untuk meningkatkan kerja sama dengan pemerintah dalam menangani penyalahgunaan platform.
Menurutnya, pelaku judi online terus mengembangkan berbagai cara baru sehingga diperlukan koordinasi yang lebih erat antara platform digital dan pemerintah.
"Pelaku terus mengubah cara mereka beroperasi dan selalu beradaptasi sehingga tantangan pencegahannya semakin kompleks. Karena itu Meta siap berkolaborasi dengan Komdigi dan membentuk tim bersama untuk memperkuat penanganan spam promosi judi online," ujar Berni.
Ke depan, tim gabungan Komdigi dan Meta akan berfokus pada peningkatan sistem moderasi konten, percepatan deteksi akun bot, optimalisasi penanganan komentar spam, serta memperkuat koordinasi menghadapi berbagai modus baru kejahatan digital yang memanfaatkan media sosial.