- Leaker Ice Universe menyebut Galaxy Z Flip8 berpotensi menjadi produk terakhir dalam seri ponsel lipat Samsung.
- Kenaikan harga komponen global memaksa produsen menaikkan biaya produksi dan membatasi distribusi perangkat lipat di pasar.
- Banyak produsen ponsel China kini telah berhenti memasarkan model lipat clamshell mereka di wilayah Barat.
Suara.com - Pasar hp lipat pernah digadang-gadang menjadi masa depan industri mobile. Namun, tingginya biaya produksi, kenaikan harga komponen, dan semakin terbatasnya pemain di segmen ponsel lipat model clamshell mulai memunculkan tanda tanya besar mengenai masa depan perangkat tersebut.
Kini, Samsung disebut-sebut tengah mempertimbangkan langkah besar yang bisa mengubah peta persaingan smartphone lipat dunia.
Bocoran terbaru datang dari leaker ternama Ice Universe, yang dikenal memiliki rekam jejak akurat dalam mengungkap informasi produk Samsung.
Ia mengklaim bahwa Samsung kemungkinan akan mengakhiri lini Galaxy Z Flip, dengan Galaxy Z Flip8 disebut sebagai generasi terakhir dari seri ponsel lipat bergaya clamshell tersebut.
"Galaxy Z Flip8 kemungkinan akan menjadi model terakhir dari lini Galaxy Z Flip," ungkap Ice Universe melalui bocoran terbarunya, dilansir dari laman Gizmochina, Jumat (10/7/2026).
Meski demikian, hingga saat ini Samsung belum memberikan konfirmasi resmi mengenai kabar tersebut.
Rumor Lama yang Kini Dinilai Semakin Masuk Akal
Spekulasi mengenai penghentian seri Galaxy Z Flip sebenarnya bukan hal baru. Dalam beberapa tahun terakhir, rumor serupa beberapa kali muncul, tetapi belum pernah berasal dari sumber yang memiliki reputasi sekuat Ice Universe.
Berbeda dengan sebelumnya, rumor kali ini dinilai lebih realistis mengingat kondisi pasar smartphone lipat telah mengalami perubahan signifikan.
Salah satu faktor yang disebut menjadi penyebab adalah meningkatnya harga komponen, terutama RAM, yang berdampak langsung pada biaya produksi smartphone premium.
Kondisi tersebut membuat sejumlah produsen terpaksa menaikkan harga jual perangkat mereka.
Sebagai contoh, Motorola dikabarkan membanderol seri Razr terbaru dengan harga lebih tinggi dibanding generasi sebelumnya. Perusahaan juga disebut mengaitkan kenaikan tersebut dengan meningkatnya biaya komponen.
Pasar Ponsel Lipat Clamshell Semakin Sepi
Selain kenaikan biaya produksi, pasar smartphone lipat bergaya clamshell juga mulai kehilangan banyak pemain, khususnya di pasar global.
Sejumlah produsen asal China seperti OPPO, Xiaomi, vivo, dan Honor diketahui tidak lagi memasarkan perangkat lipat clamshell mereka di Eropa maupun Amerika Serikat.