- Vivo sedang menguji tiga sensor periskop 200MP untuk menentukan konfigurasi kamera telefoto terbaik bagi ponsel Vivo X500 Ultra.
- Pengembangan ini bertujuan mencari keseimbangan optimal antara kualitas fotografi, efisiensi ruang internal, serta ketebalan bodi perangkat smartphone.
- Vivo direncanakan akan meluncurkan model X500 Ultra ke pasar China pada paruh pertama tahun 2027 mendatang.
Suara.com - Vivo dikabarkan tengah mengembangkan pendekatan baru untuk sistem kamera telefoto pada Vivo X500 Ultra dengan menguji tiga sensor periskop 200 megapiksel yang berbeda sebelum menentukan konfigurasi final.
Informasi tersebut diungkap oleh pembocor teknologi Digital Chat Station, dilansir dari laman Gizmochina, Jumat (17/7/2026), yang menyebut tim riset dan pengembangan Vivo masih mengevaluasi beberapa opsi perangkat keras untuk mendapatkan kombinasi terbaik antara kualitas gambar, kemampuan zoom, dan desain perangkat.
"Vivo saat ini sedang menguji tiga sensor telefoto periskop 200MP dengan ukuran 1/1.12 inci, 1/1.3 inci, dan 1/1.4 inci," tulis Digital Chat Station dalam unggahan yang dikutip dari laporan terbaru.
Bocoran itu menunjukkan bahwa Vivo belum menetapkan spesifikasi akhir kamera telefoto untuk X500 Ultra.
Alih-alih mengejar spesifikasi terbesar semata, perusahaan disebut tengah mencari keseimbangan antara performa fotografi dan efisiensi desain perangkat.
Sensor berukuran 1/1.12 inci disebut menjadi opsi paling ambisius karena mampu menangkap cahaya lebih banyak sehingga berpotensi meningkatkan kualitas foto pada pembesaran tinggi maupun kondisi minim cahaya.
Namun, ukuran sensor yang lebih besar juga menghadirkan tantangan baru.
"Sensor yang lebih besar menawarkan kemampuan pengumpulan cahaya lebih baik, tetapi membutuhkan modul kamera yang lebih kompleks dan ruang internal yang lebih besar," ungkap Digital Chat Station.
Sementara itu, dua opsi lain dengan ukuran 1/1.3 inci dan 1/1.4 inci dinilai memberikan kompromi yang lebih ideal antara kualitas pencitraan, ketebalan bodi smartphone, serta fleksibilitas desain modul kamera.
Pergeseran Strategi Zoom Smartphone
Bocoran terbaru ini juga mengindikasikan adanya perubahan strategi Vivo dalam mengembangkan kamera telefoto generasi berikutnya.
Laporan sebelumnya menyebut perusahaan sempat mengembangkan prototipe kamera periskop dengan optical zoom 10x, namun proyek tersebut akhirnya dihentikan.
Sebagai gantinya, Vivo disebut memilih mempertahankan satu kamera telefoto 200MP yang dipadukan dengan teknologi in-sensor zoom.
Pendekatan tersebut mencerminkan tren baru di industri smartphone, di mana produsen mulai mengandalkan sensor beresolusi sangat tinggi yang diproses melalui algoritma komputasional untuk menghasilkan pembesaran tanpa harus menambah jumlah lensa.
Strategi ini dinilai mampu meningkatkan kualitas zoom sekaligus menjaga dimensi perangkat tetap ringkas.
Fokus pada Optimalisasi, Bukan Sekadar Spesifikasi
![Bocoran Vivo X500 Ultra. [Gizmochina]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/17/25037-bocoran-vivo-x500-ultra.jpg)
Jika informasi tersebut akurat, keputusan Vivo menguji tiga sensor berbeda menunjukkan bahwa pengembangan kamera flagship kini lebih berorientasi pada optimalisasi sistem dibanding sekadar mengejar angka megapiksel.
Produsen smartphone premium semakin mempertimbangkan berbagai faktor, mulai dari karakter sensor, konsumsi daya, kemampuan pemrosesan gambar, hingga desain internal perangkat agar mampu menghasilkan pengalaman fotografi yang konsisten.
Karena masih berada dalam tahap pengembangan, spesifikasi akhir Vivo X500 Ultra masih berpotensi berubah sebelum memasuki produksi massal.
Menurut berbagai laporan, Vivo diperkirakan baru akan memperkenalkan Vivo X500 Ultra pada paruh pertama 2027 untuk pasar China sebelum diluncurkan secara global.