- Samsung Electronics resmi meluncurkan lini Galaxy Z Series terbaru yang terdiri dari tiga model berbeda.
- Peluncuran perangkat tersebut memperkenalkan integrasi Galaxy AI mendalam guna mengoptimalkan produktivitas serta mobilitas pengguna.
- TM Roh menyatakan evolusi AI pada smartphone lipat bertujuan menghadirkan pengalaman mobile yang adaptif dan personal.
Suara.com - Persaingan di industri smartphone premium tidak lagi hanya ditentukan oleh seberapa tipis perangkat atau seberapa kuat engselnya, melainkan bagaimana kecerdasan buatan (AI) mampu mengubah perangkat lipat menjadi pusat produktivitas, hiburan, dan kreativitas.
Melihat perubahan tersebut, Samsung memperkenalkan strategi baru dengan menghadirkan tiga perangkat foldable yang dirancang untuk kebutuhan pengguna yang semakin beragam.
Samsung Electronics resmi meluncurkan Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Flip8, sekaligus memperkenalkan lini Galaxy Z Series paling lengkap yang pernah dimilikinya.
Berbeda dari generasi sebelumnya, Samsung kini tidak hanya menawarkan satu pengalaman foldable, tetapi tiga pendekatan berbeda yang berfokus pada produktivitas, eksplorasi konten, dan ekspresi personal melalui integrasi AI yang semakin mendalam.
Galaxy Z Fold8 menjadi model baru yang dirancang untuk menghadirkan pengalaman menjelajah konten yang lebih imersif melalui form factor lipat yang lebih adaptif.
Sementara itu, Galaxy Z Fold8 Ultra diposisikan sebagai perangkat premium bagi pengguna yang membutuhkan ruang kerja lebih luas untuk produktivitas, multitasking, hingga kreasi konten profesional.
![Samsung Galaxy Z Fold8. [Samsung]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/23/54295-samsung-galaxy-z-fold8.jpg)
Adapun Galaxy Z Flip8 hadir sebagai seri Flip paling ramping yang pernah dibuat Samsung dengan fokus pada mobilitas dan personalisasi.
Menurut Samsung, pendekatan tersebut mencerminkan perubahan strategi perusahaan dalam mengembangkan perangkat lipat yang tidak lagi mengusung konsep "satu perangkat untuk semua", melainkan menghadirkan pengalaman berbeda sesuai gaya hidup pengguna.
AI Jadi Pembeda Utama Generasi Foldable Terbaru
Alih-alih hanya meningkatkan spesifikasi perangkat keras, Samsung menempatkan Galaxy AI sebagai inovasi utama di seluruh lini Galaxy Z Series terbaru.
Platform AI tersebut telah dioptimalkan untuk setiap desain perangkat. Pada Galaxy Z Fold8 dan Fold8 Ultra, layar besar dimanfaatkan untuk menghadirkan pengalaman multitasking berbasis AI yang lebih intuitif, memungkinkan pengguna berpindah aplikasi, mengolah informasi, hingga menyelesaikan pekerjaan dengan lebih efisien.
Sementara itu, Galaxy Z Flip8 membawa pendekatan berbeda melalui AI-native FlexWindow, yang memungkinkan pengguna mengakses informasi penting, notifikasi, hingga berbagai shortcut langsung dari layar luar tanpa harus membuka perangkat.
Samsung juga memperluas kemampuan AI melalui kolaborasi dengan teknologi seperti Gemini Intelligence, sehingga berbagai aktivitas dapat diselesaikan dalam langkah yang lebih ringkas dengan tetap menjaga transparansi, privasi, dan kontrol penuh di tangan pengguna.
Samsung Nilai Masa Depan Smartphone Ada pada AI Personal
Chief Executive Officer, President and Head of the Device eXperience (DX) Division Samsung Electronics, TM Roh, mengatakan evolusi AI akan mengubah smartphone menjadi perangkat yang mampu memahami kebiasaan dan kebutuhan setiap pengguna secara lebih personal.
"Seiring AI berkembang menjadi semakin agentic, perangkat mobile akan menjadi titik masuk paling personal menuju pengalaman yang mampu memahami dan beradaptasi dengan setiap pengguna," ujar TM Roh dalam peluncurannya melalui situs resmi Samsung, Rabu (22/7/2026) waktu setempat.
![Samsung Galaxy Z Flip8. [Samsung]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/07/23/88127-samsung-galaxy-z-flip8.jpg)
Ia menilai inovasi pada perangkat lipat kini bukan lagi sekadar soal desain, tetapi bagaimana teknologi tersebut mampu menghadirkan pengalaman mobile premium yang lebih cerdas.
"Dengan menetapkan standar baru untuk perangkat foldable, kami kembali menghadirkan lompatan dalam pengalaman mobile premium sekaligus membuka era baru AI yang lebih cerdas bagi semakin banyak pengguna," tambahnya.
Foldable Masuk Fase Baru
Peluncuran Galaxy Z Fold8 Ultra, Galaxy Z Fold8, dan Galaxy Z Flip8 menandai pergeseran arah industri smartphone lipat. Jika sebelumnya inovasi didominasi oleh desain dan mekanisme lipatan, kini kompetisi bergeser menuju pengembangan AI yang mampu memanfaatkan karakteristik perangkat foldable secara optimal.
Melalui tiga model dengan karakter berbeda, Samsung berupaya memperluas adopsi smartphone lipat ke lebih banyak segmen pengguna, mulai dari profesional yang membutuhkan produktivitas kelas Ultra, pengguna yang mengutamakan pengalaman multimedia yang lebih imersif, hingga generasi muda yang menginginkan perangkat ringkas dengan fitur AI untuk mendukung aktivitas sehari-hari.
Strategi tersebut sekaligus mempertegas bahwa masa depan perangkat foldable tidak lagi hanya ditentukan oleh inovasi hardware, tetapi oleh kemampuan AI menghadirkan pengalaman digital yang semakin personal, adaptif, dan kontekstual.