- Grab Indonesia meresmikan GrabAcademy di Jakarta pada 11 Agustus 2026 untuk meningkatkan kapasitas mitra.
- Program ini menyediakan lima jalur pengembangan, termasuk beasiswa Universitas Terbuka dan pelatihan bisnis digital berbasis kecerdasan buatan.
- Menteri UMKM Maman Abdurrahman mengapresiasi inisiatif tersebut untuk memperluas kapasitas dan pilihan ekonomi para mitra.
Suara.com - Selama ini, profesi pengemudi ojek online atau pedagang kecil sering dianggap sebagai pekerjaan tanpa jenjang karier yang jelas. Kurangnya akses terhadap pendidikan formal yang fleksibel dan pelatihan teknologi terapan menjadi tembok penghalang bagi jutaan mitra untuk mengekspansi potensi ekonomi mereka melampaui operasional harian.
Menjawab tantangan tersebut, bertepatan dengan momentum HUT ke-81 Republik Indonesia, Grab Indonesia melakukan lompatan inovasi dengan meresmikan GrabAcademy.
Platform ini bukan sekadar pusat pelatihan digital biasa, melainkan sebuah ekosistem pengembangan kapasitas berbasis teknologi yang dirancang untuk menciptakan mobilitas vertikal bagi para mitranya melalui program "Mitra Naik Kelas."
Country Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi, menegaskan bahwa inovasi ini bertujuan untuk menghapus batasan dalam ekosistem digital.
"Semangat kemerdekaan mengingatkan kita bahwa setiap orang perlu memiliki kesempatan untuk terus berkembang. GrabAcademy hadir untuk memberikan ruang agar setiap Mitra Pengemudi dapat terus bertumbuh dan memperjuangkan harapannya dengan cara yang paling relevan bagi dirinya," ujarnya di Jakarta, Selasa (11/8/2026).
Menurut dia, pihaknya ingin membuka Peluang Tanpa Batas bagi para mitra untuk memanfaatkan ekosistem Grab sebagai sumber peluang penghidupan yang semakin beragam.
![Country Managing Director Grab Indonesia, Neneng Goenadi dalam program naik kelas mitra lewat GrabAcademy, Jakarta, Selasa (11/8/2026). [Suara.com/Dythia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/12/90128-country-managing-director-grab-indonesia-neneng-goenadi.jpg)
Inovasi Lima Jalur: Teknologi sebagai Enabler Karier
GrabAcademy mengintegrasikan teknologi pembelajaran mandiri dengan data operasional untuk membuka lima jalur pengembangan spesifik bagi Mitra Pengemudi:
- Mitra Melaju: Fasilitasi transisi pengemudi roda dua ke roda empat melalui skema sewa kendaraan. Tercatat, sebanyak 6.598 mitra telah berhasil bermigrasi ke layanan GrabCar.
- Mitra Pengusaha: Mengonversi pengemudi menjadi pebisnis kuliner digital (Mitra Merchant). Sepanjang 2026, lebih dari 19.000 mitra telah memulai lini usaha baru mereka di dalam aplikasi.
- Mitra Kreator: Memberikan literasi digital terkait produksi konten dan monetisasi media sosial bagi lebih dari 14.000 mitra.
- Mitra Instruktur: Memberdayakan mitra berpengalaman untuk menjadi mentor profesional bagi komunitas.
- Beasiswa Mitra: Kolaborasi strategis dengan Universitas Terbuka (UT) untuk akses pendidikan tinggi yang fleksibel.
Rektor Universitas Terbuka, Prof. Dr. Ali Muktiyanto, S.E., M.Si., menyoroti bagaimana teknologi pendidikan menjadi kunci dalam program ini.
"Dengan sistem pembelajaran terbuka dan berbasis teknologi, para mitra tidak harus memilih antara bekerja dan melanjutkan pendidikan. Mereka dapat menjalankan keduanya secara beriringan," ungkapnya.
Digitalisasi UMKM dan Pemanfaatan AI
Bagi Mitra Merchant, GrabAcademy membawa misi digitalisasi yang lebih dalam. Tidak hanya sekadar cara berjualan, pelatihan ini mencakup pemanfaatan teknologi kecerdasan buatan (AI) untuk mengelola profil toko, analisis ulasan pelanggan, hingga manajemen keuangan digital.
Melalui Merchant Resource Center, para pelaku UMKM kini dapat mengakses modul edukasi singkat yang presisi dan mudah diimplementasikan.
Dukungan ini mendapat apresiasi dari pemerintah. Menteri Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) RI, Maman Abdurrahman, menyatakan bahwa langkah ini sejalan dengan visi pemerintah dalam memperkuat posisi pengemudi ojek online sebagai pengusaha mikro.
"Semangat ‘naik kelas’ tidak semestinya dimaknai sebagai keharusan untuk meninggalkan profesi yang dijalani, melainkan sebagai upaya memperluas kapasitas dan pilihan agar mereka dapat terus berkembang. Kami mengapresiasi kehadiran GrabAcademy sebagai kolaborasi yang membuka lebih banyak kesempatan bagi para mitra untuk memperkuat kapasitas diri," bebernya melalui panggilan gambar.