- Telkomsel, Pemprov Bali, dan Gasing Academy meluncurkan ekosistem AI for Education di Bali.
- Inovasi ini mengintegrasikan kecerdasan buatan dan metode GASING untuk memperkuat kemampuan numerasi serta personalisasi belajar siswa.
- Kolaborasi strategis tersebut bertujuan mencetak sumber daya manusia berbasis data guna mendukung kemajuan sains dan teknologi nasional.
"Kemampuan numerasi akan membentuk generasi yang terbiasa berpikir logis dan siap beradaptasi. Kami mengapresiasi inisiatif ini dan siap mendorong kolaborasi yang lebih luas agar manfaatnya dirasakan oleh seluruh wilayah Bali," ungkap Koster.
![Kolaborasi Telkomsel, Pemerintah Provinsi Bali, dan Gasing Academy hadirkan ekosistem AI for Education. [Telkomsel]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/08/15/64578-ai-for-education.jpg)
Inovasi ini juga menjadi langkah konkret dalam mendukung Asta Cita ke-4 Presiden RI untuk memperkuat sains dan teknologi nasional.
Dengan dukungan infrastruktur dari Telkomsel, akses terhadap pembelajaran digital berkualitas kini tidak lagi hanya menjadi milik mereka di kota besar, melainkan menjadi hak inklusif bagi seluruh siswa, termasuk penyandang disabilitas dan masyarakat di daerah terpencil.
Melalui integrasi AI, pendidikan di Indonesia kini menuju ke arah personalisasi massal (mass personalization). Setiap siswa mendapatkan tantangan yang sesuai dengan level kemampuannya, tanpa ada yang merasa tertinggal.
Bali kini menjadi laboratorium hidup bagi masa depan pendidikan nasional, di mana teknologi bukan sekadar gaya hidup, melainkan solusi nyata atas krisis numerasi bangsa.