AI Masuk Kelas, Bali Uji Cara Baru Atasi Masalah Numerasi Siswa

Dythia Novianty

Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:43 WIB
AI Masuk Kelas, Bali Uji Cara Baru Atasi Masalah Numerasi Siswa
Kolaborasi Telkomsel, Pemerintah Provinsi Bali, dan Gasing Academy hadirkan ekosistem AI for Education. [Telkomsel]
baca 10 detik
  • Telkomsel, Pemprov Bali, dan Gasing Academy meluncurkan ekosistem AI for Education di Bali.
  • Inovasi ini mengintegrasikan kecerdasan buatan dan metode GASING untuk memperkuat kemampuan numerasi serta personalisasi belajar siswa.
  • Kolaborasi strategis tersebut bertujuan mencetak sumber daya manusia berbasis data guna mendukung kemajuan sains dan teknologi nasional.

Suara.com - Di tengah tantangan global yang menuntut kecakapan data, metode konvensional mulai mencapai titik jenuh. Menjawab urgensi ini, sebuah ekosistem AI for Education yang inklusif resmi diluncurkan di Bali, menggeser paradigma dari sekadar menghitung menjadi inovasi berpikir berbasis teknologi.

Telkomsel bersama Pemerintah Provinsi Bali dan Gasing Academy menginisiasi sebuah ekosistem pendidikan digital terintegrasi. Kolaborasi ini tidak lagi mengandalkan promosi produk semata, melainkan penguatan fondasi Sumber Daya Manusia (SDM) melalui kecerdasan buatan (AI) dan platform berbasis permainan (gamification).

Transformasi Pedagogi Lewat Ekosistem "AI for Education"

Inti dari inovasi ini adalah integrasi antara metode pembelajaran manusiawi dengan presisi teknologi. Ekosistem ini menggabungkan pendekatan GASING (Gampang, Asyik, Menyenangkan) dari Prof. Yohanes Surya dengan platform digital seperti Sacred Octagon dan SkulPintar.

Berbeda dengan aplikasi belajar mandiri biasa, Sacred Octagon memanfaatkan AI untuk menganalisis kecepatan belajar setiap anak secara personal.

AI bertindak sebagai asisten yang membantu siswa berlatih matematika secara interaktif, sementara SkulPintar mengotomatisasi proses asesmen yang hasilnya dapat dipantau oleh pengambil kebijakan secara real-time berbasis data.

Direktur Utama Telkomsel, Nugroho, menegaskan bahwa teknologi ini hadir untuk menjawab kebutuhan mendasar manusia dalam bernalar.

"Numerasi lebih dari sekadar kemampuan berhitung, tetapi juga fondasi untuk berpikir, memahami masalah, dan mengambil keputusan," ujar Nugroho dalam keterangan resminya, Sabtu (15/8/2026).

Melalui kolaborasi ini, operator telekomunikasi satu ini ingin memberi lebih banyak anak kesempatan untuk belajar, mencoba, mencoba lagi, hingga percaya bahwa mereka bisa dan berhasil.

baca juga

Bukan Pengganti, Tapi Penguat Peran Guru

Satu poin tajam yang ditekankan dalam kolaborasi ini adalah konsep Human-Centric AI. Di saat banyak pihak khawatir AI akan menggantikan profesi guru, ekosistem ini justru memposisikan teknologi sebagai alat bantu agar pendidik bisa lebih fokus pada aspek empati dan bimbingan moral.

Pencetus Metode GASING, Prof. Yohanes Surya Ph.D, menyoroti bahwa masalah pendidikan di Indonesia bukanlah pada kapasitas otak siswa, melainkan akses terhadap metode yang tepat.

"Tidak ada anak yang bodoh, yang ada adalah mereka yang belum dapat kesempatan belajar dari guru dan metode yang baik. Ketika guru semakin percaya diri mengajar dan anak tidak lagi takut mencoba, di situlah proses belajar mulai membawa perubahan," tegas Prof. Yohanes.

Dampak Strategis: Mencetak SDM Berbasis Data

Gubernur Bali, Wayan Koster, melihat langkah ini sebagai bagian dari visi besar "Bali Unggul". Menurutnya, adopsi AI dalam pendidikan akan menciptakan generasi yang tidak gagap terhadap perkembangan zaman dan mampu bekerja berbasis data.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Saat AI Jadi Senjata Baru Gaming, Palit RTX 5060 Ti Bawa GDDR7 hingga 16GB

Saat AI Jadi Senjata Baru Gaming, Palit RTX 5060 Ti Bawa GDDR7 hingga 16GB

Tekno | Selasa, 11 Agustus 2026 | 08:22 WIB

Cetak 9 Juta Talenta Digital: ITSEC Asia Luncurkan Academy Cybersecurity dan AI Berbasis Cyber Range

Cetak 9 Juta Talenta Digital: ITSEC Asia Luncurkan Academy Cybersecurity dan AI Berbasis Cyber Range

Tekno | Senin, 10 Agustus 2026 | 15:43 WIB

Gelombang "Agentic AI" Mulai Dominasi Ekonomi Digital Indonesia 2026

Gelombang "Agentic AI" Mulai Dominasi Ekonomi Digital Indonesia 2026

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 11:47 WIB

Bukan Sekadar Teknologi, Generative AI Mulai Mengubah Cara Orang Indonesia Membuat Film

Bukan Sekadar Teknologi, Generative AI Mulai Mengubah Cara Orang Indonesia Membuat Film

Tekno | Sabtu, 08 Agustus 2026 | 08:50 WIB

Indonesia Bangun AI Factory Terbesar di ASEAN Bersama NVIDIA, Siap Jadi Hub AI Regional!

Indonesia Bangun AI Factory Terbesar di ASEAN Bersama NVIDIA, Siap Jadi Hub AI Regional!

Tekno | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 14:40 WIB

AI Masuk ke Industri Tambang, BRMS Bidik Autonomous Enterprise Pertama di Indonesia

AI Masuk ke Industri Tambang, BRMS Bidik Autonomous Enterprise Pertama di Indonesia

Tekno | Jum'at, 07 Agustus 2026 | 13:10 WIB

Terkini

Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra

Jejak Don Rare di Desa Les: Merawat Tradisi Bali Utara Bersama Astra

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Gaji ASN Naik di 2027? Ini Kata Menkeu Purbaya

Gaji ASN Naik di 2027? Ini Kata Menkeu Purbaya

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 08:00 WIB

Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap

Gunung Geger Membara! 12 Hektare Hutan Jati Hangus Dilalap Si Jago Merah dalam Sekejap

Malang | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:58 WIB

PFII Siap Hadirkan Ekosistem Investasi Berstandar Dunia dan Digital

PFII Siap Hadirkan Ekosistem Investasi Berstandar Dunia dan Digital

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:58 WIB

Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam

Pesona Masjid Pancasila Kediri: Sederhana di Luar, Bikin Pangling di Dalam

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:55 WIB

4 Hair Oil untuk Rambut Diwarnai agar Tetap Lembut dan Tidak Mudah Kering

4 Hair Oil untuk Rambut Diwarnai agar Tetap Lembut dan Tidak Mudah Kering

Your Say | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:55 WIB

Gaya Hidup Early Risers: 4 Alasan Rutinitas Pagi Makin Sempurna dengan Perlindungan yang Tepat

Gaya Hidup Early Risers: 4 Alasan Rutinitas Pagi Makin Sempurna dengan Perlindungan yang Tepat

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:51 WIB

Cemburu, Sang Istri Nekat Potong Alat Vital Suami dengan Celurit di Lumajang

Cemburu, Sang Istri Nekat Potong Alat Vital Suami dengan Celurit di Lumajang

Jatim | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:49 WIB

Flores Gempa 7,0, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Flores Gempa 7,0, BMKG Keluarkan Peringatan Dini Tsunami

Video | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:44 WIB

AI Masuk Kelas, Bali Uji Cara Baru Atasi Masalah Numerasi Siswa

AI Masuk Kelas, Bali Uji Cara Baru Atasi Masalah Numerasi Siswa

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 07:43 WIB

×