- Siswa sekolah mempelajari delapan karakteristik makhluk hidup dalam pelajaran IPA untuk membedakannya dari benda mati.
- Karakteristik tersebut meliputi kemampuan bernapas, membutuhkan nutrisi, bergerak, tumbuh, berkembang biak, peka rangsangan, dan beradaptasi.
- Pemahaman materi ini membantu siswa mengenali organisme di lingkungan sekitar serta menjadi dasar topik IPA lanjutan.
Manusia, misalnya, dapat menarik tangan ketika menyentuh benda panas. Hewan juga dapat merespons suara, cahaya, sentuhan, atau perubahan lingkungan.
Pada tumbuhan, salah satu contohnya adalah daun putri malu yang mengatup ketika disentuh.
7. Mengeluarkan zat sisa
Makhluk hidup menghasilkan zat sisa dari proses metabolisme yang harus dikeluarkan dari tubuh.
Manusia mengeluarkan karbon dioksida ketika bernapas, keringat melalui kulit, serta urine melalui sistem ekskresi. Tumbuhan juga mengeluarkan zat sisa melalui proses pertukaran gas dan mekanisme lainnya.
8. Beradaptasi dengan lingkungan
Makhluk hidup memiliki kemampuan untuk menyesuaikan diri dengan lingkungan tempat tinggalnya. Kemampuan ini disebut adaptasi.
Contohnya, unta memiliki sejumlah bentuk adaptasi yang membantunya hidup di lingkungan gurun. Tumbuhan kaktus juga memiliki struktur tubuh yang membantu mengurangi kehilangan air di lingkungan yang kering.
Contoh Makhluk Hidup di Sekitar Kita
Makhluk hidup dapat ditemukan dengan mudah dalam kehidupan sehari-hari. Manusia, kucing, ayam, ikan, pohon, rumput, dan berbagai jenis tanaman merupakan contoh makhluk hidup.
Masing-masing memiliki ciri yang sama secara umum, tetapi cara menjalankan fungsi hidupnya dapat berbeda.
Sebagai contoh, manusia dan ikan sama-sama bernapas, tetapi organ pernapasannya berbeda. Begitu pula tumbuhan yang membutuhkan air dan melakukan pertukaran gas meskipun tidak bernapas dengan organ seperti manusia.
Perbedaan Makhluk Hidup dan Benda Mati
Untuk memahami ciri-ciri makhluk hidup, siswa juga perlu mengetahui perbedaannya dengan benda mati.
Makhluk hidup dapat bernapas, membutuhkan makanan dan air, tumbuh, berkembang biak, bergerak, merespons rangsangan, mengeluarkan zat sisa, serta beradaptasi.
Sementara itu, benda mati seperti meja, batu, buku, dan kursi tidak menjalankan proses kehidupan tersebut secara mandiri.
Meski demikian, beberapa benda mati dapat bergerak jika mendapatkan gaya dari luar. Misalnya, bola dapat bergerak ketika ditendang. Gerakan tersebut berbeda dengan gerakan makhluk hidup karena tidak berasal dari proses kehidupan organisme.
Memahami ciri-ciri tersebut dapat membantu siswa mengenali dan membedakan makhluk hidup dengan benda mati yang ada di lingkungan sekitar. Materi ini juga menjadi dasar untuk mempelajari berbagai topik IPA lainnya, seperti sistem organ, ekosistem, pertumbuhan, dan perkembangbiakan.