Kenapa Akun WhatsApp Mendadak Diblokir? Meta Akui Ada Kesalahan Sistem Global

Dythia Novianty

Kamis, 27 Agustus 2026 | 08:08 WIB
Kenapa Akun WhatsApp Mendadak Diblokir? Meta Akui Ada Kesalahan Sistem Global
Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi, Alexander Sabar. [Komdigi]
baca 10 detik
  • Meta mengakui kesalahan sistem global pada Agustus 2026 yang menyebabkan banyak akun WhatsApp Indonesia terblokir.
  • Kemkomdigi memanggil perwakilan WhatsApp Asia Pasifik di Jakarta untuk meminta klarifikasi resmi atas aduan masyarakat.
  • Pengguna terdampak dapat mengajukan banding lewat aplikasi dengan target peninjauan selesai kurang dari 24 jam.

Suara.com - Sejumlah pengguna WhatsApp di Indonesia mendadak kehilangan akses ke akun mereka. Keluhan tersebut akhirnya mendapat penjelasan dari Meta

WhatsApp mengakui terjadi kesalahan sistem secara global yang membuat sejumlah akun ikut dinonaktifkan meski seharusnya tidak terkena pemblokiran.

Persoalan ini turut menjadi perhatian Kementerian Komunikasi dan Digital (Kemkomdigi) setelah menerima banyak laporan masyarakat terkait akun WhatsApp yang tiba-tiba tidak dapat digunakan.

Direktur Jenderal Pengawasan Ruang Digital Kemkomdigi, Alexander Sabar, mengatakan pemerintah telah meminta penjelasan Meta mengenai persoalan tersebut.

Kemkomdigi sebelumnya mengirimkan surat kepada Meta pada 14 Agustus 2026 untuk meminta klarifikasi. Karena respons yang diterima belum sesuai harapan, pemerintah kemudian meminta perwakilan WhatsApp Asia Pasifik datang langsung ke kantor Kemkomdigi.

“Selama kurang lebih seminggu kami berkirim surat pertama ke Meta untuk meminta penjelasan terkait dengan banyaknya aduan terkait akun yang dinonaktifkan,” ujar Alexander di Jakarta, Rabu (26/8/2026).

Ilustrasi WhatsApp (magnific)
Ilustrasi WhatsApp (magnific)

Mengapa Akun WhatsApp Bisa Mendadak Diblokir?

Kepala Kebijakan Publik WhatsApp dan Messenger Asia Pasifik, Esther Samboh, menjelaskan bahwa WhatsApp memang menggunakan sistem untuk mendeteksi akun maupun aktivitas yang dianggap melanggar ketentuan layanan.

Masalah muncul ketika sistem tersebut melakukan kesalahan dalam proses deteksi.

baca juga

“Dalam melakukan proses penangkapan akun-akun yang tidak baik ini kemudian sistem kami melakukan kesalahan,” kata Esther.

Akibatnya, sejumlah akun yang seharusnya tidak dinonaktifkan justru ikut terkena dampak.

Dengan demikian, akun WhatsApp yang mendadak diblokir dalam kasus ini tidak selalu berarti pengguna terbukti melakukan pelanggaran. WhatsApp menyebut penonaktifan tersebut terjadi karena kesalahan sistem.

Bukan Serangan Khusus ke Pengguna Indonesia

WhatsApp juga menegaskan bahwa masalah tersebut tidak secara khusus menargetkan pengguna di Indonesia. Menurut Esther, kesalahan sistem terjadi secara global.

“Hal ini terjadi secara global, jadi tidak ada upaya secara terkoordinasi untuk Indonesia,” ujarnya.

WhatsApp mengklaim telah melakukan mitigasi untuk menghentikan kesalahan tersebut sekaligus mengembalikan akun pengguna yang terdampak.

Logo Meta. [Unsplash]
Logo Meta. [Unsplash]

Proses pemulihan masih berjalan dan pengguna yang terkena salah blokir akan dikembalikan aksesnya setelah melalui proses mitigasi.

Akun WhatsApp Masih Diblokir? Bisa Ajukan Banding

Bagi pengguna yang sampai saat ini belum mendapatkan kembali akses, WhatsApp menyediakan mekanisme banding langsung melalui aplikasi.

Pengguna dapat mengajukan keberatan atas penonaktifan akun. WhatsApp kemudian akan meninjau pengajuan tersebut.

Esther mengatakan, proses peninjauan banding ditargetkan selesai dalam waktu kurang dari 24 jam.

“Pengguna bisa secara langsung melakukan banding di dalam aplikasi,” katanya.

Kemkomdigi meminta mekanisme tersebut berjalan cepat agar masyarakat yang terdampak tidak terlalu lama kehilangan akses ke akun WhatsApp mereka.

Pemerintah juga masih memantau penanganan laporan masyarakat dan tindak lanjut Meta.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya

Bos WhatsApp Resmi Mengundurkan Diri, Ini Sosok Penggantinya

Tekno | Selasa, 23 Juni 2026 | 11:40 WIB

Meta Siapkan Fitur AI dan Live Chat untuk Piala Dunia 2026

Meta Siapkan Fitur AI dan Live Chat untuk Piala Dunia 2026

Tekno | Jum'at, 19 Juni 2026 | 16:31 WIB

Peluang Kreator Lokal Tembus Pasar Global, Meta Perluas Terjemahan AI ke Bahasa Indonesia

Peluang Kreator Lokal Tembus Pasar Global, Meta Perluas Terjemahan AI ke Bahasa Indonesia

Tekno | Selasa, 16 Juni 2026 | 11:40 WIB

Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada

Narkoba Kini Menyusup Lewat Platform Digital dan Vape, Menkomdigi Minta Orang Tua Waspada

Tekno | Jum'at, 12 Juni 2026 | 12:08 WIB

Daftar HP Android yang Tidak Bisa Pakai WhatsApp per September 2026

Daftar HP Android yang Tidak Bisa Pakai WhatsApp per September 2026

Tekno | Sabtu, 06 Juni 2026 | 12:46 WIB

Daftar HP iPhone dan Android yang Sudah Tak Bisa Lagi Pakai WhatsApp Mulai Juni 2026

Daftar HP iPhone dan Android yang Sudah Tak Bisa Lagi Pakai WhatsApp Mulai Juni 2026

Tekno | Jum'at, 05 Juni 2026 | 11:01 WIB

Terkini

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jejak Dini Hari di TPA Galuga, Kala Bupati Bogor dan Tim Gabungan Bertarung Menundukkan Bara Api

Jabar | Senin, 14 September 2026 | 02:22 WIB

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Minifootball Asia Bergulir di Jakarta, 10 Negara Bersaing jadi yang Terbaik

Bola | Senin, 14 September 2026 | 00:29 WIB

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Cucu Diduga Bunuh Nenek di Palembang, Pelarian Pelaku Hanya Bertahan 50 Menit

Sumsel | Minggu, 13 September 2026 | 23:10 WIB

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Kabut Jadi Kendala, Pencarian 5 Jurnalis-3 Kru Kapal Hilang di GAK Masih Nihil

Banten | Minggu, 13 September 2026 | 21:43 WIB

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

Kapal Virgo Transport 8 Terbalik, Tim SAR Perketat Pencarian via Udara

News | Minggu, 13 September 2026 | 21:20 WIB

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Emil Audero Orang Indonesia Pertama Lawan Real Madrid, Pelatih Rayo Puji Setinggi Langit

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

36 Peraih Super Tiket PB Djarum 2026 Bersiap Jalani Karantina, Mentalitas Diuji

Sport | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Piala Soeratin Jabar 2026 Tuntas, Sepakbola Dipadukan dengan Wisata, Budaya hingga UMKM

Bola | Minggu, 13 September 2026 | 21:13 WIB

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Geely Panda Mini Dijual Rp115 Juta, Harga Mobil Listrik Seken Bisa Ambruk

Otomotif | Minggu, 13 September 2026 | 21:00 WIB

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Cara Pesan Tiket Liga Indonesia Seharga Rp1 Lewat BRImo

Bri | Minggu, 13 September 2026 | 20:41 WIB

×