Dari Hackathon ke Industri, Ericsson dan Komdigi Bangun Jalur Baru bagi Inovasi 5G dan AI

Dythia Novianty

Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:08 WIB
Dari Hackathon ke Industri, Ericsson dan Komdigi Bangun Jalur Baru bagi Inovasi 5G dan AI
Kolaborasi Ericsson dan Komdigi dalam Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) BSD City. [Ericsson]
baca 10 detik
  • Ericsson dan Kementerian Komunikasi dan Digital mendirikan 5G Innovation Center di BSD City untuk menguji solusi teknologi.
  • Fasilitas tersebut bertujuan mengubah ide prototipe dari kompetisi menjadi penerapan nyata melalui kolaborasi lintas sektor industri.
  • Peluncuran ini melibatkan sepuluh kota mitra guna memperluas pertumbuhan talenta dan ekosistem digital di berbagai daerah.

Suara.com - Memenangkan hackathon belum tentu membuat sebuah inovasi teknologi benar-benar digunakan di dunia nyata. Banyak ide berhenti sebagai prototipe setelah kompetisi berakhir dan tak pernah masuk ke tahap pengujian industri.

Tantangan inilah yang coba dijawab Ericsson bersama Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) melalui penguatan kolaborasi di Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) BSD City. 

Salah satu fokusnya adalah menghadirkan 5G Innovation Center (5GIC) sebagai ruang untuk mengembangkan, menguji, hingga memvalidasi solusi berbasis 5G, artificial intelligence (AI), dan Industry 4.0.

Kolaborasi tersebut ditandai dengan penandatanganan letter of intent antara President Director Ericsson Indonesia, Nora Wahby dan Direktur Pengembangan Ekosistem Digital Komdigi, Sonny Hendra Sudaryana, bersama mitra ekosistem digital lainnya.

Berbeda dengan sekadar ruang pamer teknologi, 5GIC dirancang sebagai pusat open innovation yang mempertemukan pemerintah, industri, akademisi, talenta digital, startup, dan komunitas untuk mencari solusi atas kebutuhan nyata di lapangan.

Tak Berhenti sebagai Ide di Atas Kertas

President Director Ericsson Indonesia, Nora Wahby, mengatakan salah satu tujuan utama 5G Innovation Center adalah membantu inovasi bergerak dari tahap awal menuju penerapan yang lebih nyata.

“Kami ingin membawa ide, termasuk yang lahir dari hackathon dan kolaborasi ekosistem, dari tahap prototipe menjadi use case yang teruji, pilot, hingga solusi yang siap dikembangkan dan diterapkan lebih luas,” ujar Nora melalui keterangan resminya, Jumat (28/8/2026).

Pernyataan itu menyoroti persoalan yang kerap dihadapi inovasi teknologi.

baca juga

Pengembangan sebuah aplikasi atau solusi dalam bentuk prototipe merupakan satu tahap, tetapi membuktikan bahwa teknologi tersebut mampu bekerja secara konsisten dan menjawab kebutuhan industri adalah tantangan berbeda.

Karena itu, kehadiran 5GIC di GSIH BSD City diharapkan dapat menyediakan ruang kolaborasi yang lebih terhubung antara pembuat teknologi dan calon pengguna.

Melalui pendekatan Pentahelix, berbagai pihak dilibatkan sejak awal, mulai dari pemerintah dan industri hingga akademisi, startup, komunitas, serta talenta digital. 

Model ini diharapkan dapat memperkecil jarak antara pengembangan teknologi dan kebutuhan di sektor industri.

5G dan AI Didorong Jadi Solusi Nyata

Ericsson 5G Innovation Center akan menjadi salah satu wadah pengembangan solusi yang memanfaatkan kombinasi konektivitas 5G, AI, dan teknologi Industry 4.0.

Salah satu inovasi yang ditampilkan adalah MINERVA, platform industrial intelligence berbasis AI hasil pengembangan Future of Tech, pemenang Ericsson Hackathon 2025. 

Ilustrasi teknologi 5G. [Pixabay]
Ilustrasi teknologi 5G. [Pixabay]

Platform ini dirancang untuk mengolah data operasional menjadi informasi yang dapat digunakan sebagai dasar pengambilan tindakan.

Kehadiran solusi seperti MINERVA menunjukkan arah pengembangan 5GIC yang tidak hanya berfokus pada teknologi sebagai demonstrasi, tetapi juga mendorong pemanfaatannya untuk menjawab persoalan operasional dan industri.

Dalam ekosistem seperti ini, 5G berperan lebih dari sekadar meningkatkan kecepatan internet.

Teknologi tersebut dapat menjadi infrastruktur untuk menghubungkan perangkat, sistem, dan data secara lebih cepat, yang kemudian dapat dikombinasikan dengan AI untuk menghasilkan analisis dan respons yang lebih terukur.

GSIH Jadi Titik Temu Ekosistem Digital

Menteri Komunikasi dan Digital, Meutya Hafid, menekankan bahwa keberhasilan Garuda Spark Innovation Hub tidak cukup diukur dari banyaknya kegiatan atau jumlah kolaborasi yang terbentuk.

Menurutnya, yang lebih penting adalah hasil dan dampak dari inovasi tersebut bagi masyarakat.

GSIH BSD City dirancang sebagai ruang bersama yang menghubungkan berbagai unsur ekosistem digital. 

Peluncurannya juga terhubung secara hybrid dengan 10 kota mitra, dengan melibatkan sekitar 500 peserta dari unsur pemerintah, industri, akademisi, startup, dan investor.

Model tersebut menjadi bagian dari upaya memperluas pertumbuhan ekosistem digital agar tidak hanya terpusat di satu wilayah.

Kolaborasi Ericsson dan Komdigi dalam Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) BSD City. [Ericsson]
Kolaborasi Ericsson dan Komdigi dalam Garuda Spark Innovation Hub (GSIH) BSD City. [Ericsson]

“Dari BSD dan sepuluh kota mitra, kita ingin memastikan inovasi dan talenta digital dapat tumbuh di berbagai daerah, sehingga konektivitas dapat diterjemahkan menjadi pertumbuhan dan pada akhirnya memperkuat kedaulatan digital Indonesia,” kata Meutya.

Pada akhirnya, tantangan pengembangan teknologi bukan hanya soal melahirkan lebih banyak ide.

Indonesia juga membutuhkan jalur yang mampu membawa ide tersebut melewati fase prototipe, diuji dalam kondisi nyata, menemukan pengguna, lalu berkembang menjadi solusi yang benar-benar digunakan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Sebanyak 86 Persen BTS yang Rusak Akibat Gempa Flores Sudah Beroperasi Lagi

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 22:04 WIB

5 HP 5G Rp4 Jutaan Performa Terbaik, Chipset Snapdragon dan Memori 256 GB

5 HP 5G Rp4 Jutaan Performa Terbaik, Chipset Snapdragon dan Memori 256 GB

Tekno | Senin, 17 Agustus 2026 | 09:20 WIB

Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7

Komdigi Pantau Pemulihan 200 BTS di Flores yang Diguncang Gempa 7,7

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 17:27 WIB

Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya

Hornet Diminta Dihapus dari App Store dan Play Store, Komdigi Ungkap Masalahnya

Tekno | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 15:59 WIB

Indonesia Tak Mau Cuma Jadi Pengguna AI, Wamen Nezar Ungkap Strategi Kuasai 5 Lapisan Teknologi AI

Indonesia Tak Mau Cuma Jadi Pengguna AI, Wamen Nezar Ungkap Strategi Kuasai 5 Lapisan Teknologi AI

Tekno | Kamis, 13 Agustus 2026 | 19:19 WIB

Indonesia Siap Loncat ke Era AI dan 5G, DTI-CX 2026 Jadi Pusat Transformasi Digital Nasional

Indonesia Siap Loncat ke Era AI dan 5G, DTI-CX 2026 Jadi Pusat Transformasi Digital Nasional

Tekno | Kamis, 06 Agustus 2026 | 10:43 WIB

Terkini

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Cetak 6 Gol dalam 6 Laga Bersama Persija, Shin Tae-yong Angkat Topi untuk Alexander Jeremejeff

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:55 WIB

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sepatu Lari Buatan Lokal Unjuk Gigi di Berlin dan Chicago Marathon

Sport | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:43 WIB

Mantab! Tiga Atlet Muaytha Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Mantab! Tiga Atlet Muaytha Solo Tembus Semifinal Porprov 2026

Surakarta | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel Bidik Perdagangan Karbon di Tengah Krisis Karhutla, Sejauh Mana Kesiapannya?

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:27 WIB

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Sepatu Futsal Lokal Tembus Dunia, Ortuseight Siapkan Enam Lini Jogosala Terbaru

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 23:18 WIB

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Dari Kekalahan ke Pesta Gol, Shin Tae-yong Ungkap Perubahan Persija Saat Hajar Arema FC

Bola | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

Fadli Zon Terima Anugerah Mahottama Adibudaya Nusantara, Ini Alasan di Baliknya

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:59 WIB

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

WALHI Sumsel Soroti Dry Ice di Palembang, Minta Biaya dan Hasil Evaluasi Dibuka ke Publik

Sumsel | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:53 WIB

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Haji Isam Dikaitkan MSCI, Pakar Saham Minta Dibuktikan

Bisnis | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:50 WIB

Menko Yusril: Usulan Luhut soal Definisi Korupsi Layak Dipertimbangkan

Menko Yusril: Usulan Luhut soal Definisi Korupsi Layak Dipertimbangkan

News | Rabu, 21 Oktober 2026 | 22:43 WIB

×