AI Terus Berkembang, Indonesia Perlu Perkuat Talenta Keamanan Siber

Husna Rahmayunita, Rosiana Chozanah

Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:21 WIB
AI Terus Berkembang, Indonesia Perlu Perkuat Talenta Keamanan Siber
Ilustrasi keamanan siber dengan AI. [ManageEngine]
baca 10 detik
  • Perkembangan AI membuat kebutuhan talenta keamanan siber di Indonesia semakin tinggi karena organisasi menghadapi ancaman digital yang makin kompleks.
  • Teknologi AI tidak cukup untuk memperkuat keamanan siber tanpa didukung tenaga profesional yang memiliki keterampilan mengelola, mengawasi, dan memahami risikonya.
  • Organisasi perlu memperkuat talenta melalui pelatihan, sertifikasi, mentoring, serta memperluas akses bagi calon tenaga profesional dari berbagai latar belakang.

Suara.com - Ekonomi digital Indonesia terus mengalami perkembangan seiring semakin banyak organisasi mengadopsi layanan cloud, memodernisasi operasional, hingga memasukkan kecerdasan buatan (AI) ke dalam proses bisnis sehari-hari.

Pemanfaatan teknologi tersebut memang mampu mendorong produktivitas sekaligus meningkatkan daya saing. Namun, perkembangan itu juga membuat kebutuhan terhadap kemampuan baru, terutama dalam menjaga keamanan digital, ikut berubah.

Menurut Country Director Fortinet Indonesia, Edwin Lim, tantangan keamanan siber saat ini tidak lagi hanya berkutat pada bagaimana melindungi lingkungan digital yang semakin luas.

Organisasi juga dituntut memiliki sumber daya manusia yang mampu menerapkan dan mengelola teknologi baru, memahami risiko yang semakin kompleks, serta mengambil tindakan secara efektif ketika terjadi insiden.

“Ketika AI mengubah pertahanan siber sekaligus kejahatan siber, kesenjangan keterampilan keamanan siber di Indonesia menjadi persoalan ketahanan bisnis yang tidak dapat diabaikan oleh dewan direksi maupun tim eksekutif,” kata Edwin Lim.

Gambaran mengenai tantangan tersebut terlihat dalam laporan Fortinet 2026 Global Cybersecurity Skills Gap Report.

Sebanyak 92 persen organisasi di Indonesia yang disurvei tercatat mengalami setidaknya satu pelanggaran keamanan siber dalam 12 bulan sebelumnya.

Bahkan, hampir dua pertiga responden mengaku harus menanggung biaya lebih dari satu juta USD akibat pelanggaran tersebut.

Di sisi lain, tiga perempat responden menyebut kekurangan tenaga profesional keamanan siber turut menciptakan risiko siber tambahan.

baca juga

Kondisi ini menunjukkan bahwa kesiapan sumber daya manusia menjadi salah satu bagian penting dalam membangun ketahanan organisasi di tengah perkembangan teknologi.

AI Melahirkan Kesenjangan Keterampilan Baru

AI kini digunakan dalam keamanan siber dari dua sisi. Bagi tim keamanan, teknologi tersebut dapat membantu menganalisis informasi dalam jumlah besar, mengotomatisasi pekerjaan berulang, sekaligus meningkatkan kemampuan mendeteksi dan merespons ancaman.

Kemampuan tersebut semakin dibutuhkan ketika perusahaan menghadapi lingkungan digital yang semakin kompleks serta ancaman siber yang terus berkembang.

Namun, pelaku serangan siber juga memanfaatkan AI untuk meningkatkan kemampuan mereka. Teknologi tersebut dapat digunakan untuk mempercepat pengintaian, membuat kampanye rekayasa sosial menjadi lebih meyakinkan, serta menjalankan serangan dalam kecepatan dan skala yang lebih besar.

Situasi ini akhirnya melahirkan kesenjangan keterampilan kedua. Organisasi tetap membutuhkan tenaga profesional yang menguasai berbagai disiplin keamanan siber.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Di Depan Ramos Horta, Megawati Cerita Jadi Korban Rekayasa AI: Saya Kaget

Di Depan Ramos Horta, Megawati Cerita Jadi Korban Rekayasa AI: Saya Kaget

News | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 14:23 WIB

Mengejar Brain Gain Indonesia, Pendidikan Tinggi Perlu Perluas Akses Global

Mengejar Brain Gain Indonesia, Pendidikan Tinggi Perlu Perluas Akses Global

News | Kamis, 27 Agustus 2026 | 21:10 WIB

Target Net Zero Meningkat, Seberapa Siap Kemampuan Merealisasikannya?

Target Net Zero Meningkat, Seberapa Siap Kemampuan Merealisasikannya?

News | Selasa, 25 Agustus 2026 | 11:56 WIB

Terkini

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Rudy Susmanto dan Gerindra Bogor Rapatkan Barisan Kawal Program Prabowo hingga 2029

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:42 WIB

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Menhut Bidik 6 Perusahaan Lagi soal Karhutla, Siapa yang Terancam Kehilangan Izin Usaha?

Kalbar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Nilai Kinerja Positif, Gerindra Beri Lampu Hijau Rudy Susmanto Lanjut Periode Kedua

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:35 WIB

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Misteri Mayat Membusuk di Podomoro Tenjo, Sempat Titip Kucing ke Tetangga Sebelum Meninggal

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:16 WIB

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Asap Tebal Hambat Pemadaman Karhutla, 3 Helikopter Malaysia Masih Menunggu Respons RI

Sumsel | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:14 WIB

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Hilang 10 Hari, Siswi SMK Asal Tasikmalaya Ditemukan di Apartemen Tangerang

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 23:03 WIB

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Pemkab Bogor Targetkan Utang Proyek Rp44 M Cair Akhir Oktober

Bogor | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:55 WIB

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Kronologi Bus Persib U-18 Diserang di Batang, Kaca Pecah hingga Official Dikeroyok

Jabar | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:48 WIB

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

PSSI Apresiasi Bobby Nasution Sebagai Satu-satunya Gubernur Peduli Timnas

News | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:46 WIB

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Polda Banten Gagalkan Peredaran 11 Kg Ganja dan Sabu Modus Jasa Ekspedisi di Bogor

Banten | Senin, 12 Oktober 2026 | 22:37 WIB

×