Struktur Lapisan Bumi dari Kerak sampai Inti Bumi, Penjelasan dan Gambarnya

Farah Nabilla

Rabu, 02 September 2026 | 06:05 WIB
Struktur Lapisan Bumi dari Kerak sampai Inti Bumi, Penjelasan dan Gambarnya
Struktur lapisan bumi [Magnific]
baca 10 detik
  • Bumi terdiri atas kerak, mantel, inti luar, dan inti dalam yang memiliki karakteristik fisik berbeda.
  • NASA dan USGS menyatakan bahwa kerak adalah lapisan terluar, sementara inti luar dan dalam tersusun atas besi.
  • Struktur internal Bumi menghasilkan fenomena geologi serta medan magnet yang melindungi planet dari partikel Matahari.

Suara.com - Struktur lapisan Bumi menjadi salah satu materi penting dalam pelajaran IPA dan geografi. Meski manusia hidup di permukaan Bumi, bagian yang kita pijak ternyata hanya merupakan lapisan paling luar dari planet ini.

Jika dibelah dari permukaan hingga ke pusatnya, Bumi memiliki struktur berlapis yang terdiri atas kerak Bumi, mantel, inti luar, dan inti dalam. Setiap lapisan memiliki karakteristik, ketebalan, suhu, komposisi, serta kondisi fisik yang berbeda.

Menurut NASA, Bumi terdiri atas empat lapisan utama, yakni kerak, mantel, inti luar, dan inti dalam. NASA menjelaskan bahwa inti dalam merupakan bola padat yang terutama tersusun dari besi dan nikel, sedangkan inti luar berupa fluida besi dan nikel.

Lantas, seperti apa struktur lapisan Bumi dari kerak sampai inti?

Struktur Lapisan Bumi

Secara sederhana, struktur internal Bumi dapat dibedakan menjadi empat lapisan utama berikut:

  1. Kerak Bumi (Crust)
  2. Mantel Bumi (Mantle)
  3. Inti Luar (Outer Core)
  4. Inti Dalam (Inner Core)
Struktur lapisan bumi [AI generated]
Struktur lapisan bumi [AI generated]

Berikut penjelasan masing-masing lapisan.

1. Kerak Bumi
Kerak Bumi merupakan lapisan paling luar sekaligus lapisan yang paling tipis dibandingkan lapisan lainnya. Di sinilah manusia hidup, berbagai ekosistem berkembang, dan daratan serta dasar samudra berada.

Menurut U.S. Geological Survey (USGS), ketebalan kerak Bumi berbeda-beda. Kerak di bawah samudra umumnya hanya sekitar 5 kilometer, sedangkan kerak di bawah benua rata-rata memiliki ketebalan sekitar 30 kilometer. Di bawah pegunungan besar, ketebalannya dapat mencapai sekitar 100 kilometer.

Kerak Bumi bersifat relatif dingin, padat, dan rapuh. Karena sifatnya yang rapuh, lapisan ini dapat mengalami patahan dan menjadi lokasi terjadinya berbagai aktivitas tektonik.

baca juga

Kerak juga dapat dibedakan menjadi kerak benua dan kerak samudra. Kerak benua umumnya lebih tebal, sedangkan kerak samudra lebih tipis.

NASA Space Place menggambarkan kerak Bumi seperti kulit apel karena lapisannya sangat tipis jika dibandingkan dengan ukuran keseluruhan planet.

2. Mantel Bumi
Tepat di bawah kerak terdapat mantel Bumi, yang merupakan lapisan paling tebal dalam struktur internal planet.

USGS menyebut mantel memiliki ketebalan sekitar 2.900 kilometer. Lapisan ini tersusun atas material batuan yang sangat panas dan memiliki kandungan unsur seperti besi, magnesium, serta kalsium yang lebih tinggi dibandingkan kerak.

Meski suhunya sangat tinggi, mantel secara keseluruhan bukanlah lautan magma cair. Sebagian besar mantel bersifat padat, tetapi materialnya dapat mengalami deformasi dan bergerak sangat lambat dalam skala waktu geologi.

USGS menjelaskan bahwa mantel berada dalam kondisi yang memungkinkan materialnya mengalir secara perlahan akibat kombinasi suhu dan tekanan yang sangat tinggi.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Presiden Tinjau Penanganan Dampak Gempa Bumi di NTT

Presiden Tinjau Penanganan Dampak Gempa Bumi di NTT

Video | Minggu, 30 Agustus 2026 | 13:05 WIB

Pengungsi Gempa NTT Menyusut 4.142 Orang, Ribuan Rumah Masih Rusak Berat

Pengungsi Gempa NTT Menyusut 4.142 Orang, Ribuan Rumah Masih Rusak Berat

News | Minggu, 30 Agustus 2026 | 18:58 WIB

8 Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi Bagi Kehidupan Sehari-hari yang Wajib Diketahui

8 Dampak Rotasi dan Revolusi Bumi Bagi Kehidupan Sehari-hari yang Wajib Diketahui

Tekno | Sabtu, 29 Agustus 2026 | 08:35 WIB

Pengembangan PLTP Makin Masif, Industri EPC Ikut Kecipratan

Pengembangan PLTP Makin Masif, Industri EPC Ikut Kecipratan

Bisnis | Jum'at, 28 Agustus 2026 | 18:36 WIB

Prabowo ke NTT, Warga Flores Curhat: Pak, Kami Butuh Psikiater Bukan Hanya Beras

Prabowo ke NTT, Warga Flores Curhat: Pak, Kami Butuh Psikiater Bukan Hanya Beras

News | Rabu, 26 Agustus 2026 | 20:09 WIB

Terkini

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

Bukan Hanya Pangan dan Tempat Tinggal, Ini Kebutuhan Utama Warga Terdampak Gempa NTT

News | Jum'at, 04 September 2026 | 00:32 WIB

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Pertama Kali Donor Darah? Simak Panduan dan Persiapannya dari Aksi Indodana Finance-KSDD

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 00:24 WIB

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Karhutla Masuk Area Konsesi, Lebih dari 10 Perusahaan Perkebunan Sumsel Diminta Klarifikasi

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 23:14 WIB

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

FT Timnas Indonesia U-20 vs Laos: Zahaby Gholy Cetak Brace, Garuda Muda Puncak Klasemen

Bola | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Donald Trump Bantah Rencana Ganti Nama Selat Hormuz dengan Namanya Sendiri

Video | Kamis, 03 September 2026 | 23:00 WIB

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Kebakaran Renggut Nyawa 3 Pekerja, PT Evyap Beri Bantuan dan Evaluasi Operasional

Sumut | Kamis, 03 September 2026 | 22:58 WIB

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Karhutla Sumsel Terus Berulang, Ketimpangan Agraria Kembali Dipertanyakan

Sumsel | Kamis, 03 September 2026 | 22:52 WIB

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Dari 566 Korban Keracunan Massal Sidoarjo, Tersisa 34 Santri Masih Dirawat di RS

Jatim | Kamis, 03 September 2026 | 22:49 WIB

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Kali Bekasi Hitam Pekat dan Berbau

Jabar | Kamis, 03 September 2026 | 22:42 WIB

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Polisi Bongkar Jaringan Merkuri Ilegal 1 Ton Senilai Rp2,8 Miliar, Pasok Tambang Emas di 3 Wilayah

Bogor | Kamis, 03 September 2026 | 22:38 WIB

×