Proses Terjadinya Gempa Bumi dan Jenis-jenis Gempa

Ruth Meliana

Kamis, 03 September 2026 | 12:40 WIB
Proses Terjadinya Gempa Bumi dan Jenis-jenis Gempa
ilustrasi gempa (magnific/wirestock)
baca 10 detik
  • Gempa bumi terjadi akibat pelepasan energi dari pergerakan lempeng tektonik, aktivitas vulkanik, runtuhan, maupun aktivitas manusia.
  • Gelombang seismik yang dipancarkan dari hiposentrum dapat direkam menggunakan seismograf untuk menentukan kekuatan serta lokasi gempa.
  • Klasifikasi gempa dibedakan berdasarkan penyebab, kedalaman hiposentrum, dan magnitudo yang berpotensi menimbulkan kerusakan serta tsunami.

Suara.com - Gempa bumi merupakan salah satu fenomena alam yang paling ditakuti manusia karena kedatangannya yang mendadak dan dampaknya yang bisa sangat merusak. Getaran yang merambat melalui kerak bumi ini sering kali menimbulkan kerusakan infrastruktur, longsor, hingga tsunami di wilayah pesisir.

Di Indonesia, yang terletak di jalur Cincin Api Pasifik, pemahaman tentang gempa bumi menjadi sangat penting bagi seluruh masyarakat. Proses terjadinya gempa bumi tidak lepas dari dinamika bagian dalam bumi yang terus bergerak.

Kerak bumi terpecah menjadi beberapa lempeng tektonik besar yang saling bergeser, bertumbukan, atau menjauh. Ketika energi yang terkumpul di zona-zona pertemuan lempeng tersebut mencapai titik kritis, energi itu dilepaskan dalam bentuk gelombang seismik yang kita rasakan sebagai gempa.

Selain pergerakan lempeng, ada pula faktor lain yang dapat memicu getaran bumi, seperti aktivitas gunung berapi atau bahkan aktivitas manusia. Setiap jenis gempa memiliki karakteristik, penyebab, dan pola kerusakan yang berbeda.

Oleh karena itu, mengenali proses dan jenis-jenis gempa membantu kita lebih siap menghadapi risiko. Nah, artikel ini akan membahas secara runtut bagaimana gempa bumi terjadi serta menguraikan berbagai jenis gempa yang dikenal dalam ilmu kebumian.

Dengan pengetahuan ini, diharapkan masyarakat dapat meningkatkan kesadaran dan kesiapsiagaan terhadap bencana gempa bumi.

ilustrasi gempa (magnific)
ilustrasi gempa (magnific)

Proses Terjadinya Gempa Bumi secara Umum

Gempa bumi terjadi karena pelepasan energi elastis yang tersimpan di dalam batuan kerak bumi. Energi ini menumpuk akibat pergerakan lambat lempeng tektonik yang terus-menerus.

Batuan di sepanjang patahan (fault) mengalami tekanan atau regangan hingga akhirnya tidak mampu lagi menahan gaya tersebut. Saat batuan patah atau bergeser secara tiba-tiba, energi dilepaskan dalam bentuk gelombang seismik yang merambat ke segala arah.

Titik di dalam bumi tempat energi dilepaskan disebut hiposentrum, sedangkan titik di permukaan bumi tepat di atasnya disebut episentrum. Semakin dangkal hiposentrum, semakin besar potensi kerusakan di permukaan.

baca juga

Peran Lempeng Tektonik dalam Memicu Gempa

Lempeng tektonik bumi bergerak dengan kecepatan beberapa sentimeter per tahun. Ada tiga jenis batas lempeng: konvergen (bertumbukan), divergen (saling menjauh), dan transform (saling bergeser horizontal).

Di batas konvergen, seperti di zona subduksi di sekitar Indonesia, satu lempeng menunjam di bawah lempeng lain dan menghasilkan gempa besar.

Di batas transform, seperti Sesar San Andreas, gesekan lateral juga sering menimbulkan gempa.

Akumulasi tegangan di sepanjang patahan ini merupakan sumber utama gempa tektonik yang paling sering terjadi dan paling merusak.

Gelombang Seismik yang Dihasilkan

Ketika gempa terjadi, dua jenis gelombang utama dihasilkan: gelombang badan (body waves) dan gelombang permukaan (surface waves).

Gelombang primer (P-wave) bergerak paling cepat dan merupakan gelombang kompresi, sedangkan gelombang sekunder (S-wave) bergerak lebih lambat dan bersifat geser.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Anak Pengungsi Gempa NTT Jadi Korban Kekerasan Seksual di Tenda Pengungsian

Anak Pengungsi Gempa NTT Jadi Korban Kekerasan Seksual di Tenda Pengungsian

News | Rabu, 02 September 2026 | 14:10 WIB

Bantuan BSI Terus Mengalir untuk Lebih dari 4.000 Penyintas Gempa di NTT dan Flores

Bantuan BSI Terus Mengalir untuk Lebih dari 4.000 Penyintas Gempa di NTT dan Flores

Bisnis | Rabu, 02 September 2026 | 11:48 WIB

BMKG Ungkap Pemicu Gempa Cianjur Terasa hingga Jakarta, Aktivitas Sesar Aktif di Kedalaman 4 Km

BMKG Ungkap Pemicu Gempa Cianjur Terasa hingga Jakarta, Aktivitas Sesar Aktif di Kedalaman 4 Km

News | Selasa, 01 September 2026 | 21:01 WIB

Terkini

Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung

Disembunyikan di Mobil Pickup! Uang Korupsi MBG Rp8,4 M Eks Kepala BGN Dadan Disita Kejagung

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:17 WIB

Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru

Pakar Hukum: Kasus Febrie Jadi Ujian Bagi Implementasi KUHAP Baru

News | Sabtu, 05 September 2026 | 01:15 WIB

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

Diperiksa KPK, Anggota DPRD Bengkulu Bambang Hermanto Dicecar Soal Aliran Uang Proyek

News | Sabtu, 05 September 2026 | 00:56 WIB

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Felix TJ: Menjaga Kopi Indonesia Tetap Punya Rasa, Cerita, dan Tradisi

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:56 WIB

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Mengenal Tiga Karakter Daging Sapi Australia dan Cara Tepat Mengolahnya

Lifestyle | Jum'at, 04 September 2026 | 23:29 WIB

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Bupati Nonaktif Tulungagung Gatut Sunu Bantah Dakwaan Pemerasan dan Gratifikasi

Jatim | Jum'at, 04 September 2026 | 23:16 WIB

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Bayi Perempuan Ditemukan dalam Tas di Gang Karawang, Polisi Amankan Dua Orang

Jabar | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Dari Desa, Imigrasi untuk Rakyat, 171 Desa Binaan Jadi Benteng Awal Cegah TPPO

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 23:09 WIB

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Bareskrim Rampungkan Perkara TPPU Direktur PT Indosterling, Berkas SWH P-21

Jakarta | Jum'at, 04 September 2026 | 23:04 WIB

Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan

Viral Tudingan soal Mantan Istri Polisi di Sumut, Akun Medsos Dilaporkan

Sumut | Jum'at, 04 September 2026 | 22:59 WIB

×