- Smartwatch modern dilengkapi fitur EKG untuk merekam aktivitas listrik dan mendeteksi gangguan irama jantung secara mandiri.
- Perangkat pintar juga dibekali kemampuan memantau tekanan darah guna membantu mencegah risiko hipertensi maupun hipotensi secara konsisten.
- Huawei Watch D2 dan Samsung Galaxy Watch 8 direkomendasikan sebagai perangkat pemantau kesehatan jantung seharga Rp4,9 juta.
Suara.com - Smartwatch kini tidak hanya digunakan untuk mencatat langkah atau memantau olahraga, tetapi juga menawarkan fitur kesehatan seperti ECG/EKG dan pemantau tekanan darah.
Fitur tersebut dapat membantu pengguna memperoleh gambaran mengenai kondisi jantung dan tekanan darah dalam aktivitas sehari-hari.
Jika sedang mencari perangkat dengan kemampuan tersebut, berikut rekomendasi smartwatch dengan fitur ECG EKG dan pemantau tekanan darah yang dapat dipertimbangkan.
Manfaat Fitur EKG dan Pemantau Tekanan Darah di Smartwatch
Fitur Elektrokardiogram atau EKG pada smartwatch berfungsi merekam aktivitas listrik jantung secara mandiri dalam hitungan detik.
Sensor elektroda yang tertanam pada bodi jam tangan dapat menganalisis ritme detak jantung pengguna. Kehadiran fitur ini sangat krusial untuk mendeteksi indikasi aritmia, seperti Fibrilasi Atrium (AFib), yang sering timbul tanpa gejala awal yang jelas.
Sementara itu, fitur pemantau tekanan darah membantu pengguna mengawasi kadar sistolik dan diastolik kapan saja. Pengawasan tekanan darah secara konsisten membantu pencegahan risiko hipertensi maupun hipotensi.
Data yang terekam secara berkala di aplikasi pendukung dapat diunduh dan dijadikan rujukan awal saat berdiskusi dengan tenaga medis profesional.
Rekomendasi Smartwatch dengan Fitur EKG dan Pemantau Tekanan Darah
Bagi yang sedang mencari perangkat pintar dengan fitur kesehatan medis tingkat lanjut, berikut adalah dua rekomendasi smartwatch terbaik yang tersedia di pasaran.
Huawei Watch D2

Harga: Rp4,9 juta
Perangkat ini menggunakan layar AMOLED berukuran 1,82 inci dengan kerapatan 347 PPI yang sangat jernih. Bodinya dibuat tangguh menggunakan material aluminum alloy serta mendukung sertifikasi tahan air IP68.
Menjalankan sistem operasi HarmonyOS dan Bluetooth 5.2, jam ini memiliki dimensi yang tetap nyaman digunakan.
Jam ini memiliki fitur Ambulatory Blood Pressure Monitoring (ABPM) yang memungkinkan pengukuran tekanan darah secara berkala selama 24 jam, termasuk ketika tidur.
Berbeda dari smartwatch yang hanya mengandalkan sensor optik, perangkat ini menggunakan airbag mekanis terintegrasi pada tali untuk melakukan pengukuran dengan metode osilometri. Pengguna juga dapat melihat rata-rata tekanan darah pada siang, malam, dan periode 24 jam.
Untuk kesehatan jantung, tersedia fitur ECG yang merekam sinyal jantung melalui elektroda di sisi jam. Hasil pengukuran dapat membantu menyaring kemungkinan gangguan irama jantung.
Samsung Galaxy Watch 8
![Samsung Galaxy Watch 8 dan Samsung Galaxy Watch 8 Classic. [Samsung Indonesia]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2025/07/11/39909-samsung-galaxy-watch-8-dan-samsung-galaxy-watch-8-classic.jpg)
Harga: Rp4,9 juta