-
Cara cek status gunung api di Indonesia dapat dilakukan dengan mudah.
-
Akses situs MAGMA Indonesia untuk cara cek status gunung api terkini.
-
Pahami empat tingkatan warna cara cek status gunung api di Indonesia.
Suara.com - Cara cek status gunung api di Indonesia penting diketahui masyarakat, terutama untuk memantau aktivitas vulkanik sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi erupsi.
Perhatian terhadap aktivitas gunung api kembali meningkat setelah sejumlah gunung api di Indonesia mengalami erupsi dalam waktu berdekatan.
Pada Minggu, 6 September 2026, Gunung Anak Krakatau di Selat Sunda, Gunung Semeru di Jawa Timur, Gunung Ili Lewotolok di Nusa Tenggara Timur, dan Gunung Ibu di Maluku Utara dilaporkan mengalami erupsi.
Gunung Anak Krakatau menjadi salah satu yang paling mendapat perhatian karena abu vulkaniknya dilaporkan menyebar ke sejumlah wilayah.
Kondisi tersebut menjadi pengingat bahwa aktivitas gunung api dapat berubah, sehingga masyarakat khususnya yang berada di kawasan rawan bencana, perlu mengikuti informasi resmi secara berkala.
Lantas, bagaimana cara mengetahui gunung api sedang aktif atau tidak dan berada pada level berapa?
![Status gunung api Anak Krakatau yang dipantau via MAGMA Indonesia. [bidikan layar]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2026/09/07/70030-status-gunung-api-anak-krakatau-yang-dipantau-via-magma-indonesia.jpg)
Masyarakat dapat memantau aktivitas dan status gunung api melalui MAGMA Indonesia. Platform ini dikembangkan oleh Pusat Vulkanologi dan Mitigasi Bencana Geologi (PVMBG), Badan Geologi, Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).
MAGMA (Multiplatform Application for Geohazard Mitigation and Assessment in Indonesia) menyediakan informasi kebencanaan geologi, termasuk aktivitas gunung api, gerakan tanah, gempa bumi, dan tsunami.
Data pada MAGMA Indonesia diperbarui secara berkala dan dapat menjadi rujukan masyarakat untuk memperoleh informasi mengenai kondisi gunung api serta rekomendasi terkait potensi bahaya.
Cara Cek Status Gunung Api via MAGMA Indonesia
Untuk mengetahui status gunung api, ikuti langkah berikut:
1. Buka situs resmi MAGMA Indonesia melalui https://magma.vsi.esdm.go.id/ menggunakan browser di HP, tablet, atau komputer.
2. Setelah halaman terbuka, pengguna akan melihat peta interaktif yang menunjukkan persebaran gunung api di Indonesia.
3. Pilih ikon gunung api.
4. Masukkan nama gunung api dan periode informasi yang ingin dilihat.
5. Klik tombol pencarian untuk menampilkan informasi mengenai status dan aktivitas gunung tersebut.
Arti Warna Status Gunung Api
Status aktivitas gunung api dibagi menjadi empat tingkatan yang ditandai dengan visual warna yang berbeda.
- Hijau – Level I (Normal): aktivitas gunung api berada pada kondisi normal.
- Kuning – Level II (Waspada): terdapat peningkatan aktivitas vulkanik sehingga masyarakat perlu meningkatkan kewaspadaan.
- Oranye – Level III (Siaga): aktivitas vulkanik meningkat dan terdapat potensi bahaya yang lebih besar.
- Merah – Level IV (Awas): aktivitas gunung api berada pada tingkat tertinggi dan masyarakat perlu mengikuti rekomendasi serta arahan resmi terkait mitigasi bencana.
Peta MAGMA Indonesia juga dapat diperbesar dan dijelajahi secara interaktif. Dengan fitur tersebut, masyarakat dapat lebih mudah memantau kondisi gunung api di berbagai wilayah Indonesia.
Kendati begitu, informasi status gunung api dapat berubah sesuai perkembangan aktivitas vulkanik terbaru.
Karena itu, masyarakat sebaiknya selalu mengutamakan informasi resmi dari PVMBG, Badan Geologi, dan instansi berwenang serta mengikuti rekomendasi keselamatan yang dikeluarkan.