Sering Dianggap Sama, Ini 4 Perbedaan Gunung Krakatau dan Anak Krakatau

Chyntia Sami Bhayangkara

Kamis, 17 September 2026 | 15:13 WIB
Sering Dianggap Sama, Ini 4 Perbedaan Gunung Krakatau dan Anak Krakatau
erupsi gunung anak krakatau (ist)
baca 10 detik
  • Gunung Krakatau di Selat Sunda terkenal akibat letusan dahsyat pada tahun 1883 yang menghancurkan sebagian besar tubuhnya dan membentuk kaldera.
  • Gunung Anak Krakatau mulai tumbuh di dalam kaldera tersebut pada akhir tahun 1927 dan terus menunjukkan aktivitas vulkanik yang aktif.
  • Badan Geologi mencatat status Anak Krakatau berada pada Level III atau Siaga setelah mengalami peningkatan erupsi pada September 2026.

Suara.com - Nama Gunung Krakatau dan Gunung Anak Krakatau kerap digunakan secara bergantian karena keduanya berada dalam satu kawasan vulkanik di Selat Sunda.

Padahal, Krakatau dan Anak Krakatau merujuk pada bagian yang berbeda dalam sejarah perkembangan kompleks gunung api tersebut.

Krakatau dikenal luas karena letusan dahsyat pada 1883 yang menyebabkan sebagian besar tubuh gunung runtuh dan membentuk kaldera.

Sementara itu, Anak Krakatau merupakan kerucut gunung api yang kemudian tumbuh di dalam kaldera tersebut dan hingga kini masih menunjukkan aktivitas erupsi.

Perbedaan Gunung Krakatau dan Gunung Anak Krakatau

1. Sejarah pembentukannya

Krakatau merupakan nama yang merujuk pada kompleks gunung api yang memiliki sejarah geologi panjang, jauh sebelum kemunculan Anak Krakatau.

Sebelum letusan besar 1883, kawasan tersebut memiliki beberapa kerucut, termasuk Rakata, Danan, dan Perbuwatan yang kemudian menyatu membentuk Pulau Krakatau.

Erupsi katastrofik pada 1883 menghancurkan sebagian besar tubuh gunung dan meninggalkan kaldera dengan Pulau Rakata sebagai salah satu bagian yang tersisa.

Anak Krakatau kemudian terbentuk setelah aktivitas vulkanik kembali muncul di dalam kaldera 1883. Smithsonian Global Volcanism Program mencatat pembangunan kerucut Anak Krakatau dimulai pada akhir 1927 di dalam kaldera tersebut.

baca juga

2. Waktu kemunculannya

Krakatau memiliki sejarah yang jauh lebih tua sehingga tidak dapat disamakan dengan Anak Krakatau yang baru tumbuh setelah peristiwa 1883.

Aktivitas pembentukan Anak Krakatau mulai teramati pada akhir 1927 dan berlangsung melalui sejumlah fase erupsi sebelum kerucutnya berkembang di atas permukaan laut.

Karena proses kemunculannya berlangsung bertahap, penyebutan tahun kelahiran Anak Krakatau dapat berbeda bergantung pada tahapan geologi yang digunakan.

Yang jelas, aktivitas pembentukan kerucut baru tersebut dimulai pada 1927 dan berlangsung di dalam kaldera Krakatau.

3. Letak dan bentuknya

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Hari ke-8 Pencarian Rombongan Jurnalis: Kabut Tebal, Ombak 2,5 Meter dan Bahaya Erupsi Krakatau

Hari ke-8 Pencarian Rombongan Jurnalis: Kabut Tebal, Ombak 2,5 Meter dan Bahaya Erupsi Krakatau

News | Selasa, 15 September 2026 | 17:13 WIB

5 Jurnalis Hilang saat Liputan Anak Krakatau Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian

5 Jurnalis Hilang saat Liputan Anak Krakatau Belum Ditemukan, Basarnas Perluas Pencarian

News | Selasa, 15 September 2026 | 12:30 WIB

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Pencarian 5 Jurnalis Hilang di Selat Sunda Diperpanjang 3 Hari

Foto | Selasa, 15 September 2026 | 06:00 WIB

Terkini

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

Kontroversi Listyo Sigit Prabowo Saat Jadi Kapolri: Dari Skandal Sambo hingga Tragedi Rantis Brimob

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:21 WIB

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Hadapi PSMS Medan di League Cup, Persija Masih Ragu-ragu Turunkan Shayne Pattynama

Bola | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

DPRD DKI Dorong Anggaran Rp1,5 Triliun Sentuh Ekonomi Kampung Kumuh

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Urutan Pemakaian Produk Skincare Viva untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah Merata

Urutan Pemakaian Produk Skincare Viva untuk Flek Hitam Usia 40 Tahun, Wajah Cerah Merata

Lifestyle | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Review Dead-End Job: Horor Korea yang Menyindir Kejamnya Dunia Kerja

Your Say | Selasa, 03 November 2026 | 14:20 WIB

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

Jamdatun Soal RUU Perampasan Aset: Negara Lain Tinggalkan Mekanisme NCB Karena Rawan Abusif

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:17 WIB

Harta Kekayaan KSP Listyo Sigit Prabowo Menurut LHKPN, Bebas Utang

Harta Kekayaan KSP Listyo Sigit Prabowo Menurut LHKPN, Bebas Utang

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:15 WIB

Oknum PNS di Siak Ditangkap, Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun Berkali-kali

Oknum PNS di Siak Ditangkap, Diduga Setubuhi Anak 11 Tahun Berkali-kali

Riau | Selasa, 03 November 2026 | 14:13 WIB

Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes

Sejumlah Jenderal Diperiksa Propam, Ini Respons Mabes

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:11 WIB

BSU 2026 Cair Rp 900 Ribu, Cek 5 Syarat Pekerja yang Berhak Menerimanya

BSU 2026 Cair Rp 900 Ribu, Cek 5 Syarat Pekerja yang Berhak Menerimanya

News | Selasa, 03 November 2026 | 14:11 WIB

×