- Dua handphone penumpang KRL terbakar di dalam tas pada Kamis, 17 September 2026, karena salah satunya digunakan sebagai hotspot.
- Pengaktifan hotspot membuat handphone bekerja lebih keras menerima dan memancarkan data sehingga menghasilkan suhu panas berlebih.
- Pengguna diimbau meletakkan perangkat di tempat terbuka, membatasi koneksi, serta segera menghentikan penggunaan jika handphone terlalu panas.
Suara.com - Hotspot menjadi salah satu fitur yang cukup sering digunakan ketika membutuhkan koneksi internet untuk laptop, tablet, atau HP lainnya.
Namun, sebagian pengguna mungkin menyadari bahwa HP terasa lebih panas setelah fitur tersebut dinyalakan dalam beberapa waktu.
Kondisi HP yang menghangat saat hotspot digunakan sebenarnya dapat terjadi karena perangkat harus bekerja lebih keras untuk membagikan koneksi internet.
Meski begitu, panas yang berlebihan dan berlangsung terus-menerus sebaiknya tidak diabaikan.
Hal ini kembali menjadi perhatian setelah dua HP milik penumpang KRL terbakar saat berada di dalam tas pada Kamis, 17 September 2026.
Berdasarkan keterangan KAI Commuter, salah satu HP tersebut sedang digunakan sebagai hotspot untuk perangkat lainnya.
Lantas, kenapa ponsel panas saat menyalakan hotspot dan bagaimana cara mengatasinya? Berikut penjelasan yang perlu diketahui agar penggunaan fitur hotspot tetap nyaman dan perangkat tidak mengalami panas berlebih.
Kenapa HP Panas saat Menyalakan Hotspot?
![Ilustrasi hotspot iPhone. [Bram Naus/Unsplash]](https://media.suara.com/pictures/653x366/2022/05/09/48392-ilustrasi-hotspot-iphone.jpg)
Melansir Portugal Internet, HP dapat menjadi lebih panas ketika hotspot diaktifkan karena perangkat harus melakukan beberapa pekerjaan sekaligus.
Selain menerima koneksi internet dari jaringan seluler, HP juga harus memancarkan jaringan Wi-Fi dan terus aktif untuk meneruskan data ke perangkat yang terhubung.
Ketika lalu lintas data semakin tinggi, misalnya saat perangkat yang terhubung digunakan untuk melakukan streaming, mengunduh file berukuran besar, atau melakukan panggilan video, beban kerja HP juga dapat meningkat.
Konsumsi energi yang lebih besar tersebut kemudian menghasilkan panas.
Kondisi bisa semakin terasa apabila HP diletakkan di tempat dengan sirkulasi udara yang buruk. Menyimpan HP yang sedang digunakan sebagai hotspot di dalam tas, saku, atau tempat tertutup dapat membuat panas lebih sulit keluar dari perangkat.
Dalam kondisi normal, HP yang terasa hangat ketika digunakan sebagai hotspot bukan berarti perangkat akan langsung mengalami kerusakan.
Namun, jika suhunya semakin tinggi, muncul peringatan suhu, perangkat menjadi sangat lambat, atau menunjukkan kondisi tidak normal, penggunaan hotspot sebaiknya dihentikan dan HP didinginkan terlebih dahulu.
Cara Mengatasi HP Panas saat Menyalakan Hotspot
Ada beberapa langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk membantu mengurangi panas pada HP ketika digunakan sebagai hotspot. Berikut cara yang bisa dicoba:
1. Letakkan HP di tempat terbuka
Hindari menyimpan HP yang sedang menjadi hotspot di dalam tas, saku, atau tempat tertutup. Letakkan perangkat di permukaan yang terbuka agar panas dapat lebih mudah dilepaskan.
Hal ini penting terutama ketika hotspot digunakan dalam waktu cukup lama. Sirkulasi udara yang lebih baik dapat membantu mencegah panas menumpuk di sekitar perangkat.
2. Kurangi jumlah perangkat yang terhubung
Semakin banyak perangkat yang menggunakan hotspot, semakin banyak pula data yang harus diterima dan diteruskan oleh HP. Karena itu, putuskan koneksi perangkat yang sudah tidak membutuhkan internet.
Jika hanya satu perangkat yang membutuhkan koneksi, sebaiknya tidak membiarkan banyak perangkat lain tetap terhubung ke hotspot.
3. Kurangi aktivitas yang membutuhkan banyak data
Penggunaan hotspot untuk aktivitas berat seperti streaming video beresolusi tinggi, mengunduh file besar, atau melakukan video conference dapat membuat HP bekerja lebih keras.
Jika HP mulai terasa terlalu panas, coba hentikan sementara aktivitas yang menggunakan banyak data dan biarkan perangkat beristirahat.
4. Jangan gunakan HP di bawah sinar matahari langsung
Paparan panas dari lingkungan dapat membuat suhu HP semakin tinggi. Karena itu, hindari menggunakan hotspot di bawah sinar matahari langsung atau di tempat yang sangat panas.
Jika HP sudah terasa panas, pindahkan ke tempat yang lebih sejuk dan berventilasi baik.
5. Matikan hotspot jika sudah tidak diperlukan
Hotspot sebaiknya tidak dibiarkan aktif terus-menerus apabila tidak sedang digunakan. Menonaktifkannya dapat mengurangi aktivitas perangkat sekaligus membantu menurunkan konsumsi daya dan suhu HP.
Langkah ini juga dapat membantu menghemat baterai, terutama jika hotspot sebelumnya digunakan dalam waktu lama.
6. Hindari menumpuk panas dengan aktivitas lain
HP dapat semakin panas apabila hotspot digunakan bersamaan dengan aktivitas lain yang juga membutuhkan banyak daya. Misalnya, perangkat digunakan untuk membagikan internet sekaligus menjalankan aplikasi berat dalam waktu lama.
Jika suhu mulai meningkat, kurangi aktivitas yang tidak diperlukan dan beri waktu bagi HP untuk menurunkan suhunya.
7. Jangan abaikan panas yang tidak normal
HP yang sedikit hangat saat hotspot digunakan masih dapat terjadi secara normal. Namun, jika perangkat terasa sangat panas, mengeluarkan peringatan suhu, tiba-tiba mati, mengeluarkan asap, atau menunjukkan kondisi fisik yang tidak normal, segera hentikan penggunaan dan jauhkan perangkat dari benda yang mudah terbakar.
Dalam kasus insiden KRL pada 17 September 2026, KAI Commuter mengimbau pengguna untuk memperhatikan kondisi HP dan perangkat elektronik yang dibawa.
Jika perangkat mengalami panas berlebih atau menunjukkan kondisi tidak normal, penumpang diminta segera mengamankannya dan melaporkan kondisi tersebut kepada petugas.
Dengan demikian, HP panas saat menyalakan hotspot tidak selalu berarti ada kerusakan. Fitur tersebut memang membuat perangkat bekerja lebih keras, tetapi panas berlebih tetap perlu diperhatikan, terutama jika HP digunakan dalam waktu lama atau disimpan di tempat dengan sirkulasi udara yang buruk.