Suara.com - Menjadi calon gubernur tentu membutuhkan kemampuan menjaga citra di hadapan publik. Namun, bagaimana jika seorang kandidat tiba-tiba kehilangan kemampuan untuk berbohong dan semua yang ada di pikirannya keluar begitu saja?
Situasi itulah yang dialami Jonas Prakoso, karakter yang diperankan Andovi da Lopez dalam film "Bapak Paling Jujur". Main trailer dan poster film komedi garapan sutradara Fajar Nugros itu resmi dirilis dan memperlihatkan berbagai kekacauan yang harus dihadapi Jonas setelah terkena kutukan dari neneknya.
Sebelum kutukan itu datang, Jonas digambarkan sebagai calon gubernur yang paham cara mengambil hati masyarakat. Penampilan rapi, senyum di depan kamera, janji kampanye, hingga pencitraan menjadi bagian dari strategi yang ia jalankan.
Namun, semua berubah ketika Jonas tidak lagi mampu berbohong.
Setiap hal yang ada di kepalanya dapat langsung terlontar melalui perkataan. Rahasia yang seharusnya disimpan dan pemikiran yang semestinya cukup berada dalam kepala ikut terbuka tanpa bisa dikendalikan.
Kondisi itu tidak hanya mengganggu perjalanan kampanye Jonas, tetapi juga membawa persoalan ke dalam kehidupan pribadinya. Hal-hal kecil yang biasanya dapat disaring justru berpotensi berubah menjadi masalah besar.

Fajar Nugros mengatakan premis tersebut menjadi salah satu alasan dirinya tertarik menggarap Bapak Paling Jujur.
“Saya tertarik dengan premis "Bapak Paling JUjur" karena pertanyaannya sederhana, tapi konsekuensinya bisa ke mana-mana: apa jadinya kalau kita benar-benar nggak bisa menyaring apa yang ingin kita katakan?” ujar Fajar.
Menurut Fajar, cerita "Bapak Paling Jujur" juga memiliki pengalaman dari dua negara sebelum diadaptasi ke Indonesia. Film ini berangkat dari O Candidato Honesto (2014) asal Brasil yang kemudian diadaptasi menjadi Honest Candidate (2020) di Korea Selatan dan berlanjut dengan Honest Candidate 2 pada 2022.
Versi Indonesia kemudian membawa premis ini ke dalam karakter, humor, dan situasi yang disesuaikan dengan kehidupan penonton Tanah Air.
“Cerita ini sudah berhasil di Brasil dan Korea, dan sekarang kami mencoba membawanya ke Indonesia dengan karakter dan situasi yang dekat dengan penonton di sini. Buat saya, justru dari situ komedinya muncul,” sambung Fajar.
Premis tentang kejujuran yang tidak terkendali juga menjadi tantangan ketika tim produksi menyusun materi trailer. Produser Bapak Paling Jujur, Aoura Lovenson Chandra, mengatakan tim harus memilih sejumlah adegan dari berbagai kekacauan yang dialami Jonas.
“Jujur, proses membuat trailer ini sendiri bikin kami cukup pusing. Kami harus memilih dari begitu banyak kekacauan yang dialami Jonas. Kalau semuanya dimasukkan, bisa-bisa trailernya lebih panjang dari filmnya,” ujar Aoura.
Ia mengatakan situasi yang dialami Jonas menjadi bagian menarik dari cerita karena ketidakmampuannya menyaring perkataan membuat persoalan sederhana dapat berkembang menjadi kekacauan.
Selain Andovi da Lopez, Bapak Paling Jujur turut dibintangi Claresta Taufan, Benedictus Siregar, Soleh Solihun, Nayla D. Purnama, Lolox, Cing Abdel, TJ Ruth, Indy Barends, Akim Bagil, Mr. Keminggris, Rizki M. Firman, Jeremy Teti, Elwina (CeritaIbun), Mieke Shahir, dan David Nurbianto.
Main trailer dan poster terbaru "Bapak Paling Jujur" dapat disaksikan melalui akun media sosial resmi "Bapak Paling Jujur", Cahaya Pictures, dan Studio Antelope.
Film "Bapak Paling Jujur" dijadwalkan tayang di seluruh bioskop Indonesia mulai 15 Oktober 2026. ***
Kontributor: Mohammad Rhadzaki Ramadhan