- Calon pelamar wajib menyiapkan dokumen administrasi dengan meterai elektronik untuk seleksi CPNS November 2026.
- E-meterai asli memiliki nomor seri unik, gambar Garuda, nominal, serta kode QR verifikasi Peruri.
- Keaslian e-meterai dapat diperiksa melalui aplikasi Peruri Scanner, Adobe Acrobat, situs web, atau layanan pelanggan.
Suara.com - Menjelang pembukaan seleksi CPNS 2026 yang direncanakan berlangsung pada November, calon pelamar perlu mulai memperhatikan kelengkapan dokumen administrasi, termasuk penggunaan meterai elektronik atau e-meterai.
E-meterai dibutuhkan untuk membubuhkan bea meterai pada dokumen elektronik tertentu, seperti surat lamaran dan surat pernyataan yang dipersyaratkan dalam proses pendaftaran.
Pengalaman seleksi CPNS 2024 menunjukkan bahwa ketersediaan e-meterai sempat menjadi kendala karena banyak calon peserta kesulitan mendapatkannya ketika permintaan meningkat.
Karena itu, selain mempersiapkan pembelian e-meterai lebih awal, calon pelamar juga perlu memahami cara mengecek keasliannya agar tidak menggunakan meterai digital palsu saat mengunggah dokumen pendaftaran.
Ciri-Ciri E-Meterai Asli

Sebelum melakukan pembubuhan pada dokumen, penting untuk mengenali karakteristik e-meterai asli agar tidak terkecoh oleh produk tiruan yang beredar.
E-meterai asli memiliki sejumlah elemen visual dan identitas digital yang dapat digunakan sebagai petunjuk awal untuk membedakannya dari e-meterai palsu.
Berikut beberapa ciri yang perlu diperhatikan:
- Memiliki nomor seri unik, yaitu kode khusus yang terdaftar dalam sistem Peruri.
- Menampilkan gambar Garuda Pancasila dengan tampilan yang jelas.
- Memuat tulisan Meterai Elektronik sebagai identitas jenis meterai.
- Menampilkan angka 10000 dan tulisan SEPULUH RIBU RUPIAH sebagai keterangan nilai nominal.
- Dilengkapi QR Code yang dapat dipindai untuk proses verifikasi.
- Memiliki sertifikat elektronik sebagai bagian dari identitas dan pengamanan dokumen digital.
- Dapat diverifikasi melalui layanan resmi Peruri, termasuk aplikasi Peruri Scanner.
Sebaliknya, e-meterai palsu dapat memiliki nomor seri yang tidak terdaftar, QR Code yang tidak dapat diverifikasi, atau elemen visual yang tidak sesuai dengan karakteristik meterai resmi.
Meski demikian, tampilan visual saja tidak cukup untuk memastikan keaslian e-meterai sehingga pemeriksaan melalui layanan verifikasi tetap diperlukan.
Cara Mengecek E-Meterai Asli atau Palsu
Ada beberapa metode yang dapat digunakan untuk memeriksa keaslian e-meterai pada dokumen elektronik sebelum menggunakannya untuk keperluan administrasi CPNS.
1. Menggunakan Aplikasi Peruri Scanner
Peruri Scanner dapat digunakan untuk memindai QR Code pada dokumen yang telah dibubuhi e-meterai.
Unduh aplikasi tersebut melalui Google Play Store atau Apple App Store, kemudian buka aplikasi dan pilih fitur pemindaian QR Code.
Arahkan kamera ponsel ke QR Code pada e-meterai dan tunggu hingga proses pemindaian selesai.
Jika validasi berhasil, aplikasi akan menampilkan informasi seperti nomor seri, tanggal dan waktu pembubuhan, serta alamat email yang terdaftar pada portal e-meterai.
2. Melalui Adobe Acrobat Reader
Pemeriksaan juga dapat dilakukan dengan membuka dokumen PDF yang telah dibubuhi e-meterai menggunakan Adobe Acrobat Reader.
Pilih bagian Signature Panel untuk melihat informasi tanda tangan elektronik yang tercantum pada dokumen.
Selanjutnya, cocokkan kode atau informasi yang ditampilkan dengan hasil pemeriksaan melalui aplikasi Peruri Scanner untuk memastikan kesesuaiannya.
3. Melalui Website Peruri
Alternatif lainnya adalah menggunakan layanan verifikasi dokumen pada situs resmi Peruri melalui alamat https://verification.peruri.co.id/index.
Unggah dokumen PDF yang sudah dibubuhi e-meterai, kemudian centang pilihan verifikasi CAPTCHA dan tunggu hingga sistem menyelesaikan pemeriksaan.
Hasilnya akan menampilkan informasi mengenai e-meterai, termasuk status keasliannya berdasarkan data yang tersedia pada sistem.
4. Menghubungi Layanan Pelanggan Peruri
Jika hasil pemeriksaan belum memberikan kepastian, pengguna dapat menghubungi layanan pelanggan Peruri melalui nomor 1500-560 untuk meminta bantuan lebih lanjut.
Dengan mengetahui ciri dan cara memeriksa e-meterai, calon peserta CPNS 2026 dapat menghindari penggunaan meterai palsu pada dokumen pendaftaran.
Pastikan selalu membeli e-meterai melalui distributor resmi dan melakukan verifikasi sebelum mengunggah dokumen agar proses administrasi berjalan lebih lancar.