Suara.com - Akurasi Alat Lie Detector Asal Amerika Diklaim Capai 93 Persen, Polri Tunggu Penyidik Umumkan Hasil Pemeriksaan Tersangka Putri Candrawathi Alat lie detector atau uji kebohongan yang digunakan Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk memeriksa tersangka pembunuhan berencana Brigadir J atau Nopryansah Yosua Hutabarat berasal dari Amerika.
Alat tersebut diklaim memiliki tingkat akurasi mencapai 93 persen sehingga bisa dijadikan rujukan sebagai barang bukti di pengadilan. Kadiv Humas Mabes Polri Irjen Pol Dedi Prasetyo menyebut alat lie detector itu telah digunakan Puslabfor Polri sejak tahun 2019.
Video Editor: Ariskha Ridhal Ikhrom