OJK Sebut Pembobolan Bank dengan Kerugian Ratusan Miliar Ulah Organisasi Kriminal

Rully Fauzi Suara.Com
Selasa, 16 Desember 2025 | 19:30 WIB
Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae. [Suara.com / Rina Anggraeni]

Suara.com - Otoritas Jasa Keuangan (OJK) mengatakan kejahatan perbankan dengan kerugian mencapai Rp800 miliar dan menimpa sejumlah bank daerah dilakukan oleh organisasi kriminal dengan teknik cyber crime.

Diwartakan sebelumnya pembobolan bank ini, yang turut menimpa Bank Jakarta dan tujuh bank lainnya, terjadi sepanjang periode Juni 2024 hingga Maret 2025.

Diduga para penjahat memanfaatkan celah di sistem BI-Fast. Kepala Eksekutif Pengawas Perbankan OJK Dian Ediana Rae mengatakan pembobolan sangat rumit.

Menurut dia pembobolan ini nampaknya sudah teroganisir. Apalagi, pelarian dana ini ternyata dialihkan ke kripto internasional sehingga susah dilacak.

Dian mengatakan kini pihaknya berkoordinasi dengan lembaga-lembaga international dalam menyelesaikan pembobolan dana di perbankan.

Sebab, pembobolan dana di bank tidak hanya terjadi di Indonesia namun di seluruh dunia.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Zodiak Paling Cocok Jadi Jodohmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tua Usia Kulitmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Apa Mobil yang Cocok untuk Introvert, Ambivert dan Ekstrovert?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Tahu Kamu Detail Sejarah Isra Miraj?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: 'Mens Rea' Pandji Pragiwaksono, Apa Layak Dilaporkan Polisi?
Ikuti Kuisnya ➔
Cek Prediksi Keuangan Kamu Tahun Depan: Akan Lebih Cemerlang atau Makin Horor?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Kamu di 2026 Siap Glow Up atau Sudah Saatnya Villain Era?
Ikuti Kuisnya ➔
POLLING: Bagaimana Prediksimu untuk Tahun 2026? Lebih Baik atau Lebih Suram?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Trivia Natal: Uji Pengetahuan Anda Tentang Tradisi Natal di Berbagai Negara
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Kepribadian: Siapa Karakter Ikonik Natal dalam Dirimu?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mitos vs Fakta Sampah: Cara Cerdas Jadi Pahlawan Kebersihan Lingkungan
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI