Inaya Wahid Pilih Dunia Entertainment Ketimbang Politik, Punya Pesan buat yang Mendadak Nyaleg

Risna Halidi | Rena Pangesti | Suara.com

Minggu, 22 Oktober 2023 | 17:40 WIB
Inaya Wahid Pilih Dunia Entertainment Ketimbang Politik, Punya Pesan buat yang Mendadak Nyaleg
Inaya Wahid saat berkunjung ke redaksi Suara.com di Jakarta, Selasa (17/10/2023). [Rena Pangesti/Suara.com]

Suara.com - Pemilu 2024 memang masih tahun depan, namun kini sudah banyak orang-orang bermunculan untuk memperkenalkan diri ke masyarakat, termasuk pada artis yang mendadak terjun politik.

Tapi rupanya, hal ini tak membuat Inaya Wahid, artis sekaligus anak dari Presiden Keempat Indonesia, Abdurrahman Wahid berminat terjun ke panggung politik. Alih-alih meneruskan jejak sang ayah, ia memilih menjadi entertainer.

Lalu, seperti apa cerita selengkapnya soal keputusan Inaya Wahid yang belum mau terjun ke politik? Serta apa pendapatnya soal mereka yang mendadak tampil sebagai caleg? Berikut wawancaranya.

Putri Gus Dur, Inaya Wahid. (Suara.com/Adit Rianto)
Putri Gus Dur, Inaya Wahid. (Suara.com/Adit Rianto)

Inaya sekarang kesibukannya apa sih?
Aku sebagai salah satu anggota dewan pembina di Madani International Film Festival (IFF). Masuk dari tahun kedua, sekarang Madani IFF sudah masuk ke tahun keenam.

Lainnya, tetap masih main teater ada pertunjukan juga kemarin, sedang mempersiapkan juga webseries. Aku juga masih ngurus PBNU di bagian seni dan budaya.

Tapi kan sekarang lagi musim panasnya politik, apa banyak juga yang meminang Inaya untuk gabung?
Aku nunggu dipinang pacar aku aja deh. Iya kenapa lebih pilih di Entertainment karena aku tidak harus menjadi wapres. Hahhahaa… Bapak aku juga enggak pernah minta aku menjadi wapres.

Ya karena juga, bapak ibuku membebaskan kami untuk ngapain aja. Terpenting adalah value, mau dengan cara apa disebarkan, entah dari cara politik film seni atau budaya itu terserah karena pijakannya value, bukan kendaraannya.

Tapi kan, yang meminang itu banyak.. Bahkan sekarang juga banyak artis yang tau-tau terjun, sementara Inaya yang punya dasar politik justru belum mau. Alasannya apa?

Karena saya merasa kalau di situ menjadi menyempit. Sekali lagi, fokusnya itu adalah value, jadi itu yang perlu dilanjutkan bagaimana menjaga demokrasi di Indonesia.

Eh terus buat saya pribadi kalau masuk politik, itu bisa menyempitkan (ruang gerak). Tapi saya tidak berani bilang bahwa saya tidak akan masuk politik. karena takutnya kualat nanti kalau misalnya ternyata 10 tahun saya tergoda masuk politik atau melihat itu sebagai cara yang efektif untuk menjaga demokrasi, terus saya masuk politik. Nanti jadi kayak menjilat ludah sendiri.

Tapi at least, untuk saat ini saya tidak melihat itu sebagai jalan yang saya pilih.

Kemarin di Lapor Pak juga sempat bilang nggak mau masuk politik, karena 'bapak saya aja digituin', itu maksudnya apa Inaya? Apa ini juga menjadi alasan belum mau ke politik?
Namanya dunia politik, itu kan kalo yang saya alami itu mengerikan.

Seperti apa bentuk mengerikannya?
Kayak keluarga aja bisa terpecah belah benar-benar karena kekuasaan.Pernah saya ngobrol sama paman. Beliau bilang gini, 'Salah satu yang aku syukuri adalah bapak kamu itu nggak jadi presiden lama lama’ saya tanya kenapa gitu om?

Kata dia karena kita nggak pernah tahu kita akan jadi kayak apa kekuasaan itu bisa mengubah banyak banget kekuasaan itu bisa mengubah seseorang. Just like that.

Sementara Inaya belum berminat terjun ke politik, ada anak-anak muda yang juga terkenal, mendadak terjun jadi politisi. Pandangannya gimana?
Saya gak tahu nih yang di baliho-baliho itu siapa. Kenapa sih orang orang ngomongin anak muda? Saya jadi pusing dengan glorifikasi anak muda.

Seakan-akan perubahan itu hanya dimiliki anak muda. Faktanya, kita bisa melihat bahkan partai yang ngaku anak muda aja status quo yang dibawa.

Banyak juga anak anak muda yang kemudian terjun hanya karena gimmick 'saya anak muda'. Ya terus so what gitu? kalo lu muda bukan itu yang penting.

Saya beberapa kali ketemu beberapa caleg yang bahkan mereka enggak tahu mesti ngapain. Mereka bahkan gak tahu sistem legislatif itu kayak apa nanti di sana mau ngapain yang mereka tahu yaudah gue nyaleg.

Jadi mereka yang mendadak nyaleg tapi belum memiliki kemampuan mumpuni, nyatanya nggak tau tujuan sebenarnya masuk ke politik ya?
Seakan-akan itu adalah portofolio perjalanan karier. Jadi kayak benar-benar sesuatu yang untuk kepentingan pribadi bukan untuk publik.

Saya enggak tahu yang ada di baliho itu sebenarnya mau ngapain, sadar nggak isu yang mereka bawa, kenapa harus ada di gedung DPR? Kenapa saya harus pilih dia ada di sana juga nggak terjawab, itu yang bikin saya sedih.

Apa ada saran buat mereka yang sudah nampang di baliho?
Saran buat mereka yang udah nampang... Kalau saya sih cuma mengingatkan, itu bukan sesuatu yang mudah itu amanah. Artinya, ada hajat hidup manusia jutaan manusia Indonesia di tangan kalian.

Kalau kalian tidak merasa itu adalah sesuatu yang penting dan genting, mending nggak usah. Minimal gini deh, jangan nyusahin rakyat itu aja

Tapi kalau kalian merasa ada sesuatu yang penting untuk dibawa, maka tunjukkan.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Komentari Orang-orang Mendadak Nyaleg, Inaya Wahid: Hari Ini, Mata Uang yang Beredar adalah Popularitas

Komentari Orang-orang Mendadak Nyaleg, Inaya Wahid: Hari Ini, Mata Uang yang Beredar adalah Popularitas

Entertainment | Kamis, 19 Oktober 2023 | 07:00 WIB

Inaya Wahid Komentari Putusan MK soal Batas Usia Syarat Capres dan Cawapres: saat Ayah yang Mengajukan Kok Ditolak

Inaya Wahid Komentari Putusan MK soal Batas Usia Syarat Capres dan Cawapres: saat Ayah yang Mengajukan Kok Ditolak

Entertainment | Rabu, 18 Oktober 2023 | 18:30 WIB

Rayakan 50 Tahun Berkarier Christine Hakim, Madani IFF 2023 Putar 3 Film Lawasnya

Rayakan 50 Tahun Berkarier Christine Hakim, Madani IFF 2023 Putar 3 Film Lawasnya

Entertainment | Rabu, 18 Oktober 2023 | 05:45 WIB

Hadirkan Film Dokumenter Palestina, Madani IFF 2023 Jadi Bukti Solidaritas Kebudayaan

Hadirkan Film Dokumenter Palestina, Madani IFF 2023 Jadi Bukti Solidaritas Kebudayaan

Entertainment | Selasa, 17 Oktober 2023 | 18:35 WIB

Sajikan 75 Film dari 26 Negara, Madani International Film Festival 2023 Digelar 7-12 Oktober

Sajikan 75 Film dari 26 Negara, Madani International Film Festival 2023 Digelar 7-12 Oktober

Entertainment | Rabu, 27 September 2023 | 23:00 WIB

Get Ur Dreams, Kisah 6 Mahasiwa yang Mengejar Cita-Cita dengan Cara Seinstan Mungkin

Get Ur Dreams, Kisah 6 Mahasiwa yang Mengejar Cita-Cita dengan Cara Seinstan Mungkin

Entertainment | Sabtu, 05 November 2022 | 21:03 WIB

Terkini

Strategi Anggya Kumala Jadikan Oreo Gerakan Kebaikan Bagi Keluarga Indonesia

Strategi Anggya Kumala Jadikan Oreo Gerakan Kebaikan Bagi Keluarga Indonesia

wawancara | Senin, 23 Februari 2026 | 15:06 WIB

Feri Amsari Bongkar Sisi Gelap Korupsi Politik: Kasus Bisa 'Diciptakan' Demi Jerat Lawan!

Feri Amsari Bongkar Sisi Gelap Korupsi Politik: Kasus Bisa 'Diciptakan' Demi Jerat Lawan!

wawancara | Rabu, 18 Februari 2026 | 14:29 WIB

Kunardy Darma Lie, Ambisi Membawa KB Bank Jadi 10 Besar di Indonesia

Kunardy Darma Lie, Ambisi Membawa KB Bank Jadi 10 Besar di Indonesia

wawancara | Selasa, 06 Januari 2026 | 21:31 WIB

Prodjo Sunarjanto: Peluang Besar Logistik, Mobil Listrik hingga Tantangan dari Gen Z

Prodjo Sunarjanto: Peluang Besar Logistik, Mobil Listrik hingga Tantangan dari Gen Z

wawancara | Kamis, 04 Desember 2025 | 16:43 WIB

Rolas Sitinjak: Kriminalisasi Busuk dalam Kasus Tambang Ilegal PT Position, Polisi Pun Jadi Korban

Rolas Sitinjak: Kriminalisasi Busuk dalam Kasus Tambang Ilegal PT Position, Polisi Pun Jadi Korban

wawancara | Jum'at, 14 November 2025 | 21:09 WIB

Transformasi Sarana Menara Nusantara dari 'Raja Menara' Menuju Raksasa Infrastruktur Digital

Transformasi Sarana Menara Nusantara dari 'Raja Menara' Menuju Raksasa Infrastruktur Digital

wawancara | Senin, 13 Oktober 2025 | 14:33 WIB

Tatang Yuliono, Bangun Koperasi Merah Putih dengan Sistem Top Down

Tatang Yuliono, Bangun Koperasi Merah Putih dengan Sistem Top Down

wawancara | Senin, 29 September 2025 | 14:21 WIB

Reski Damayanti: Mengorkestrasi Aliansi dalam Perang Melawan Industri Scam

Reski Damayanti: Mengorkestrasi Aliansi dalam Perang Melawan Industri Scam

wawancara | Rabu, 10 September 2025 | 20:23 WIB

Andi Fahrurrozi: Engineer Dibajak Timur Tengah saat Bisnis Bengkel Pesawat Sedang Cuan

Andi Fahrurrozi: Engineer Dibajak Timur Tengah saat Bisnis Bengkel Pesawat Sedang Cuan

wawancara | Rabu, 27 Agustus 2025 | 20:36 WIB

Dewa Made Susila: Pasar Otomotif Sudah Jenuh, Saatnya Diversifikasi

Dewa Made Susila: Pasar Otomotif Sudah Jenuh, Saatnya Diversifikasi

wawancara | Kamis, 14 Agustus 2025 | 09:04 WIB