Wawancara Khusus Aiptu Agus Riyanto: Hati Saya Tergugah untuk Mengajar

Chandra Iswinarno, Faqih Fathurrahman

Jum'at, 19 Juli 2024 | 15:56 WIB
Wawancara Khusus Aiptu Agus Riyanto: Hati Saya Tergugah untuk Mengajar
Aiptu Agus Riyanto. [Dok]

Suara.com - Menjalani dua profesi sekaligus bukan hal yang mudah karena harus pintar-pintar mengatur waktu agar tidak berbenturan.

Hal itu pula yang dilakukan Agus Riyanto, Bhabinkamtibmas Kelurahan Srengseng, Polsek Kembangan Jakarta Barat.

Dalam kesehariannya selain menjadi seorang penegak hukum berpangkat Aiptu, Agus masih menyempatkan diri mengajar untuk anak-anak yang kurang mampu di wilayah Kembangan. Rintisan mengajar yang diinisiasinya sejak lima tahun silam, kini banyak diminati warga sekitar.

Meski lelah, namun buahnya dirasakan. Rasa bangganya tak ternilai saat anak didiknya berhasil mendapat ijazah kelulusan. Kepada Suara.com, Agus menceritakan perjalanannya mengabdi di lingkungan tempat kerjanya. Berikut penuturan Agus Riyanto.

Sebagai seorang polisi, apa yang membuat tergerak mau mengajar di sini?

Karena saya sebagai polisi yang punya tugas memelihara kamtibmas, kita ingin mewujudkan situasi kamtibmas kondusif di lingkungan ini. Apalagi jika lingkungan banyak yang negatif, maka hati saya tergugah untuk mengajar kepada anak ini.

Karena anak ini adalah generasi penerus bangsa yang berhak mendapatkan pendidikan. Ini untuk masa depan mereka ketika mereka tidak sekolah, nanti gaul dengan lingkungan yang salah, akhirnya negatif juga.

Jadi mereka belajar, bisa mendapat ijazah dan bisa bekerja untuk membantu keluarga dan dirinya.

Bagaimana awalnya mengajar di sini, apakah TPA Maju Bersama sudah ada sejak dulu?

baca juga

Dulu 2019 di bedeng warga, awalnya cuma 8 orang, bertambah karena antusias warga tinggi. Akhirnya kita bangun bersama dengan warga, sehingga terbentuk kelas belajar ini.

Awal mula mengajar apakah ada penolakan dari masyarakat?

Dari masyarakat tidak ada, awalnya mereka lihat kegiatan, ketika tahu positif lambat laun pada mulai gabung. Anak-anaknya pun disarankan untuk bisa bergabung bersama kita.

Berapa jumlah murid saat ini?

Ada 80 anak di TPA. Sekolah paket ada 45 orang.

Kapan waktu anda mengajar anak-anak?

Jadi pengajaran atau pembelajaran di TPA Maju Bersama ini tiap Senin sampai Jumat di jam 14.00 hingga 17.30 WIB. Materi belajarnya ada Bahasa Indonesia, Bahasa Inggris, Matematika, Agama Islam, Penjaskes dan SPOK

Apakah ada orang lain yang ikut membantu?

Saya dibantu satu relawan, Ibu Nana Rosdiana.

Mendapat bayaran sebagai seorang guru di sini?

Untuk di sini tidak dibayar, atau sukarela saja.

Selain untuk belajar agama, apakah di sini juga ada program pendidikan kesetaraan?

Di sini ada dua, TPA untuk anak usia 6-12 tahun. Untuk paket ada sendiri, paket A untuk SD, paket B untuk SMP, dan paket C untuk SMA. Semua gratis.

Apakah anak didik sudah ada yang bekerja setelah lulus dari program kesetaraan?

Ada. Kita merasa bangga dan senang karena anak didik kita sudah ada yang dapat ijazah, dan ijazah itu bisa dipakai cari kerja.

Harapan untuk TPA Maju Bersama di masa mendatang?

Harapan saya anak-anak bisa menulis dan membaca. Kemudian mereka yang di sana bisa bersekolah secara formal, meski tepat kami menyediakan juga kesetaraan, Paket A setara SD, Paket B setara SMP, dan Paket C setara dengan SMA. Kemudian ijazah itu bisa dipergunakan untuk mencari pekerjaan

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Wawancara Khusus Direktur Human Capital Biofarma Endang Suraningsih, Berbagi Tips agar Gen Z Tahan Banting

Wawancara Khusus Direktur Human Capital Biofarma Endang Suraningsih, Berbagi Tips agar Gen Z Tahan Banting

wawancara | Rabu, 17 Juli 2024 | 14:18 WIB

Wawancara Khusus Calon Rektor UNPAD Prof Keri Lestari: Ungkap Cara Dongkrak Pendapatan Kampus Tanpa Kenaikan UKT

Wawancara Khusus Calon Rektor UNPAD Prof Keri Lestari: Ungkap Cara Dongkrak Pendapatan Kampus Tanpa Kenaikan UKT

wawancara | Sabtu, 15 Juni 2024 | 12:45 WIB

Wawancara Ketua Umum PB IDI Adib Khumaidi: Bincang Penghapusan BPJS Hingga Tantangan Para Dokter ke Depan

Wawancara Ketua Umum PB IDI Adib Khumaidi: Bincang Penghapusan BPJS Hingga Tantangan Para Dokter ke Depan

Video | Rabu, 29 Mei 2024 | 20:05 WIB

Terkini

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

BI Luncurkan Layanan Baru Penukaran Uang Rusak, Warga Sumsel Kini Punya Lebih Banyak Pilihan

Sumsel | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:40 WIB

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

Dicap Menteri Problematik, Menhut Raja Juli Dikecam Usai Prioritaskan Hutan untuk TNI

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

Tol Akses Patimban Capai 68 Persen, Pemerintah Kebut Konektivitas ke Pelabuhan Strategis Nasional

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:16 WIB

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

Metodologi Audit BPKP Dinilai Tak Konsisten, Pakar Desak Evaluasi Total

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 23:06 WIB

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

Ada Jejaring Kolektif, Pakar Ungkap Kekayaan Negara Bocor Puluhan Tahun ke Kantong Pribadi

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:57 WIB

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Truk Hantam Motor Scoopy di Cileungsi, Penjaga Warung Madura Tutup Usia di Tempat?

Bogor | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:37 WIB

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Perempuan Kini Tak Hanya Menabung, Tapi Juga Mulai Memilih Investasi yang Berdampak

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:28 WIB

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

Stop Jadi Beban Jalanan, Jasa Raharja-Korlantas Polri Perangi Budaya Melawan Arus

News | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:27 WIB

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Industri Hiburan Indonesia Naik Kelas, Teknologi Jadi Senjata Baru di Balik Pengalaman Spektakuler

Lifestyle | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:23 WIB

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bale by BTN Permudah Masyarakat Miliki Rumah Lewat Kolaborasi dengan Rumah123

Bisnis | Rabu, 29 Juli 2026 | 22:22 WIB

×