Hore, Main Video Games Kurangi Stres di Tempat Kerja!

Kamis, 27 Juli 2017 | 13:04 WIB
Hore, Main Video Games Kurangi Stres di Tempat Kerja!
Ilustrasi main video games saat kerja kurangi stres (Pixabay)

Suara.com - Apakah Anda kerap merasa stres, frustrasi atau cemas di tempat kerja? Periset mengungkapkan, bermain video games ternyata bisa membantu Anda mengatasi hal tersebut.

Temuan penelitian menunjukkan, orang yang memainkan video games menunjukkan ikatan lebih besar dan mengalami pemulihan lebih efektif daripada melakukan relaksasi normal.

Bermain video games bahkan mengembalikan kemampuan afektif individu, menjadikannya aktivitas yang sesuai untuk memulihkan mood sebagai respons terhadap stres. Di sisi lain, mereka yang beristirahat dengan cara "diam" melaporkan bahwa mereka merasa kurang terlibat dalam pekerjaan, dan mengalami rasa kekhawatiran. Sedangkan mereka yang berpartisipasi dalam aktivitas relaksasi terpandu melihat pengurangan dampak negatif dan kesusahan.

"Kami sering mencoba  untuk menyelesaikan lebih banyak pekerjaan dalam sehari, yang mungkin tidak seefektif meluangkan waktu untuk dilepas selama beberapa menit. Orang-orang harus merencanakan istirahat sejenak untuk menyediakan waktu bagi aktivitas yang menarik dan menyenangkan, seperti video game, yang bisa membantu mereka mengisi ulang, "kata Michael Rupp, seorang mahasiswa doktoral di University of Central Florida di AS.

Studi yang dimuat dalam jurnal Human Factors: Journal of Human Factors and Ergonomics Society memaparkan, mungkin berimplikasi pada mereka yang bekerja di bidang keselamatan, seperti ATC atau pengendalian lalu lintas udara, dan perawatan kesehatan.

Untuk penelitian tersebut, Rupp dan timnya menggunakan tugas berbasis komputer untuk mendorong kelelahan kognitif pada 66 peserta, yang kemudian diberi istirahat selama lima menit. Selama jeda, peserta memainkan video game kasual bernama Sushi Cat, berpartisipasi dalam aktivitas relaksasi terpandu, atau duduk diam di ruang pengujian tanpa menggunakan telepon atau komputer.

Selama percobaan, para peneliti mengukur pengaruh peserta (misalnya, tingkat stres, mood) dan kinerja kognitif. (Zeenews)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis: Jajal Seberapa Jawamu Lewat Tebak Kosakata Jatuh
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tebak Jokes Bapak-bapak, Cek Seberapa Lucu Kamu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Statistika dan Peluang
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Bahasa Indonesia Kelas 9 SMP dengan Kunci Jawaban dan Penjelasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Fiksi dan Eksposisi dengan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 6 SD Materi Geometri dan Pengukuran Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Hoki Kamu? Cek Peruntungan Shiomu di Tahun Kuda Api 2026
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Tipe Wanita Alpha, Sigma, Beta, Delta, Gamma, atau Omega?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Motor Impian Paling Pas dengan Gaya Hidup, Apakah Sudah Sesuai Isi Dompetmu?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 20 Soal Matematika Kelas 9 SMP Materi Transformasi Geometri dan Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI