Cerita Seru Komunitas Muslim di Negara Ini Puasa 19 Jam

Chaerunnisa, Risna Halidi

Rabu, 31 Mei 2017 | 12:41 WIB
Cerita Seru Komunitas Muslim di Negara Ini Puasa 19 Jam
Ilustrasi kaum Muslim beribadah puasa (Shutterstock)

Suara.com - Umat Muslim di seluruh dunia kini tengah beribadah puasa Ramadan. Tak terkecuali bagi mereka yang tinggal di daerah dengan minoritas penduduk Muslim, seperti Selandia Baru.

Presiden Asosiasi Muslim Manawatu, Zulfiqar Butt, mengatakan, sekitar 100-an Muslim berkumpul di Palmerston North's Anzac Park pada Jumat malam untuk mencoba melihat bulan baru, yang menandai dimulainya bulan Ramadan. Mereka berbagi teh dan kopi, dan melakukan salat Magrib bersama.

"Kami bersama-sama mengajarkan anak-anak pentingnya melihat hilal bulan," kata Zulfiqar Butt.

Meski tak dapat melihat bulan, Ramadan dimulai pada hari Minggu secara serentak di Selandia Baru.

Zulfiqar Butt mengatakan, Ramadan jauh lebih mudah untuk dijalani di Selandia Baru daripada negara lain.

"Hanya 12 jam (puasa). Bila Anda berada di Eropa atau Timur Tengah, selain bersuhu hingga 40 derajat, Anda juga berpuasa selama 18 atau 19 jam," ungkapnya.

Bagian yang paling sulit bagi orang-orang Muslim di Selandia Baru adalah, bangun pagi-pagi sekali untuk makan dan berdoa saat sahur, kembali tidur, lalu bangkit lagi dan bersiap-siap bekerja, katanya.

"Manajer saya tahu saya sedang mengamati, dan mereka menghindari menawarkan sesuatu untuk dimakan," akunya.

Rekan kerja Zulfiqar Butt juga berusaha tidak makan di depannya selama bulan Ramadhan.

Di Selandia Baru, Kota Auckland menjadi rumah yang ramah bagi Muslim di Selandia Baru. 63 persen penduduk Selandia Baru yang beragama Muslim menetap di Auckland.

Di sana, terdapat komunitas Muslim bernama New Zealand Muslim Association atau NZMA dan membangun Islamic Center pada 1957 di Jlana Hargrave Auckland.

Di kota tersebut, setidaknya terdapat lima masjid besar, dan belum termasuk masjid kecil serta masjid-masjid yang berada dalam bagian fasilitas umum seperti bandara dan kantor pemerintahan.

Masyarakat muslim Selandia Baru yang menetap di Auckland biasa mengadakan pasar Hari Raya atau Eid Fast yang sudah dihelat sejak 1999 sebagai ajang silaturahmi dan bazar kebutuhan bagi kaum Muslim seperti sajadah, jilbab, dan makanan halal. (i.stuff dan berbagai sumber)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Nikmat, Menu Khas Buka Puasa dari 5 Negara!

Nikmat, Menu Khas Buka Puasa dari 5 Negara!

Lifestyle | Selasa, 30 Mei 2017 | 16:02 WIB

Puasa di Negara Ini Dijalani Hampir 24 Jam, Anda Mau Coba?

Puasa di Negara Ini Dijalani Hampir 24 Jam, Anda Mau Coba?

Lifestyle | Minggu, 28 Mei 2017 | 15:15 WIB

Umat Muslim di Korea Utara

Umat Muslim di Korea Utara

Ramadan1437h | Senin, 06 Juni 2016 | 20:18 WIB

Terkini

Peran Fahd A Rafiq: Orang Kepercayaan Nusron Wahid, Tampung Uang Gratifikasi Miliaran Rupiah!

Peran Fahd A Rafiq: Orang Kepercayaan Nusron Wahid, Tampung Uang Gratifikasi Miliaran Rupiah!

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:47 WIB

Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh

Kabut Asap Pekat, Siswa di Pekanbaru Kembali Belajar Jarak Jauh

Riau | Selasa, 15 September 2026 | 20:46 WIB

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

Hasil Pemeriksaan Masih Berjalan, Jenazah di Enggano Belum Teridentifikasi Jurnalis Hilang

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:44 WIB

Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal

Pit Stop Tahap II 2026 Rampung, Kilang Plaju Perkuat Keandalan dan Ekonomi Lokal

Sumsel | Selasa, 15 September 2026 | 20:42 WIB

Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?

Mekanisme Reshuffle Kabinet: Hak Prerogatif atau Batas Konstitusi?

Your Say | Selasa, 15 September 2026 | 20:40 WIB

Cara Gampang Dapat Saldo Gratis Rp50.000 dari BRI, Langsung Bulan Ini

Cara Gampang Dapat Saldo Gratis Rp50.000 dari BRI, Langsung Bulan Ini

Bri | Selasa, 15 September 2026 | 20:39 WIB

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 18 hari, Cuti Bersama 8 Hari

Pemerintah Tetapkan Libur Nasional 2027 18 hari, Cuti Bersama 8 Hari

Video | Selasa, 15 September 2026 | 20:35 WIB

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

MBG Tetap Jalan Meski Sekolah di Kaltim Diliburkan karena Asap Karhutla

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:22 WIB

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Hari Kedelapan Pencarian KM Arupadhatu 1: Tim SAR Sisir 500 Meter dari Krakatau, Hasil Masih Nihil

Banten | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

Sebut Rentan Dikriminalisasi, PERKAPI Minta DPR Prioritaskan RUU Profesi Kurator

News | Selasa, 15 September 2026 | 20:19 WIB

×