MenPANRB: Menteri Tak Boleh Beda Pendapat dengan Presiden-Wapres

Pebriansyah Ariefana

Sabtu, 07 November 2015 | 03:09 WIB
MenPANRB: Menteri Tak Boleh Beda Pendapat dengan Presiden-Wapres
Menteri PAN dan RB Yuddy Chrisnandi [suara.com/Oke Atmaja]

Suara.com - Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Menpan-RB) Yuddy Chrisnandi menyatakan seorang menteri tidak diperkenankan berbeda pendapat dengan presiden maupun wakil presiden. Ini ditinjau secara etika.

"Jadi, tidak boleh secara etika ada seorang menteri yang berbeda pendapat dengan presiden dan wapres. Apa lagi mengoreksi dan menyampaikan perbedaan pandangan secara terbuka juga tidak boleh karena itu ada etikanya," kata Yuddy di Jakarta, Jumat (6/11/2016).

Hal tersebut ia sampaikan di sela-sela acara Pelatihan Aparatur Sipil Negara (ASN) Lintas Kementerian/Lembaga bekerja sama dengan ESQ Leadership Center. Menurutnya jika menteri memiliki pandangan berbeda, sebaiknya tidak disampaikan ke publik. Pendapat itu bisa dibahas secara tertutup di ruang tertutup.

"Ruang pembahasan tertutup kan ada tiga, pertama rapat kabinet paripurna, kedua rapat kabinet terbatas atau dialog langsung dengan presiden untuk menyampaikan pandangan yang berbeda itu. Jadi tidak boleh langsung keluar," kata Yuddy.

Ia juga menjelaskan bahwa peringatan dari presiden terkait tidak diperkenankannya di dalam kabinet menyampaikan pendapat yang berbeda-beda ke luar seharusnya dijadikan peringatan terakhir oleh para menteri agar tidak saling berpolemik.

"Semua perbedaan pandangan itu bisa diselesaikan dalam forum tertutup atau dialog langsung dengan presiden dan wakil presiden," ucap Yuddy. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Mensos Bantah Persiapkan Pertemuan Presiden dan Suku Anak Dalam

Mensos Bantah Persiapkan Pertemuan Presiden dan Suku Anak Dalam

News | Rabu, 04 November 2015 | 13:22 WIB

Jokowi Kunjungi Pelajar SD

Jokowi Kunjungi Pelajar SD

Foto | Sabtu, 31 Oktober 2015 | 18:44 WIB

Jokowi Tinjau Sekat Kanal

Jokowi Tinjau Sekat Kanal

Foto | Sabtu, 31 Oktober 2015 | 17:47 WIB

Jokowi Stop Berikan Izin Konsesi Lahan Gambut

Jokowi Stop Berikan Izin Konsesi Lahan Gambut

News | Jum'at, 30 Oktober 2015 | 05:38 WIB

Mobil Bekas Jokowi di Solo Terjual, Berapa Harganya?

Mobil Bekas Jokowi di Solo Terjual, Berapa Harganya?

Otomotif | Kamis, 29 Oktober 2015 | 13:24 WIB

Fadli Zon Temui Demonstran yang Mendesak Mandat Jokowi Dicabut

Fadli Zon Temui Demonstran yang Mendesak Mandat Jokowi Dicabut

News | Rabu, 28 Oktober 2015 | 17:31 WIB

Mahasiswa Desak MPR Berhentikan Jokowi, Tapi Tak Tahu Alasannya

Mahasiswa Desak MPR Berhentikan Jokowi, Tapi Tak Tahu Alasannya

News | Rabu, 28 Oktober 2015 | 16:27 WIB

Rampungkan Kunjungan di Washington, Jokowi Langsung ke Palembang

Rampungkan Kunjungan di Washington, Jokowi Langsung ke Palembang

News | Rabu, 28 Oktober 2015 | 06:07 WIB

Kunjungan Jokowi ke AS Diklaim Sukses, Ini Hasil-hasilnya

Kunjungan Jokowi ke AS Diklaim Sukses, Ini Hasil-hasilnya

News | Rabu, 28 Oktober 2015 | 01:08 WIB

Foto Rymizard Disebut Jokowi, Washington Post Janji Perbaiki

Foto Rymizard Disebut Jokowi, Washington Post Janji Perbaiki

News | Rabu, 28 Oktober 2015 | 00:05 WIB

Terkini

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

Prabowo Kritik Teori Neolib: Katanya Kakayaan Menetes ke Bawah, Kalian Percaya?

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:25 WIB

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

Ketua Umum FKDT Apresiasi Langkah Presiden Redakan Polemik Kasus Febrie Adriansyah

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 20:23 WIB

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

Kebakaran Maut di Pulogadung, 3 Orang Tewas Saat Tidur Lelap

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:55 WIB

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

Prabowo Kecam Pemimpin Provokator Ajak Bakar-bakar: Saya Percaya Hukum Karma

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:50 WIB

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

Amnesty Kritik Pemekaran Papua: Negara Hanya Dengar Mereka yang Setuju Saja

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:39 WIB

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

Bukan Cuma Peluru, Pengungsi Papua Terancam Putus Sekolah dan Minim Medis

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:32 WIB

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

Sebut Tanggung Jawab Wapres, Bambang Pacul Dinilai 'Main-main' dengan Isu Papua

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:24 WIB

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

Polri Serahkan Berkas Kasus Korupsi Eks Jampidsus Febrie Adriansyah ke Kejagung, Ini Detailnya

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 19:10 WIB

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

Prabowo: yang Merasa Indonesia Suram Silakan Cari Negara Lain

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:35 WIB

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

Prabowo: Perkuat Koperasi Bukan Berarti Anti Perusahaan Besar

News | Minggu, 12 Juli 2026 | 18:14 WIB

×