Kunjungan Jokowi ke AS Diklaim Sukses, Ini Hasil-hasilnya

Ruben Setiawan

Rabu, 28 Oktober 2015 | 01:08 WIB
Kunjungan Jokowi ke AS Diklaim Sukses, Ini Hasil-hasilnya
Jokowi Bertemu Obama. (Antara)

Suara.com - Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM) Sudirman Said menganggap kunjungan Presiden Joko Widodo ke Washington DC, Amerika Serikat, menuai sukses besar.

"Semua aspek strategis dibicarakan secara hangat dan terbuka oleh kedua pemimpin negara (Presiden RI Joko Widodo dan Presiden AS Barack Obama) mulai investasi, ekonomi, energi bersih, perubahan iklim, terorisme, demokrasi, hingga urusan kesehatan rakyat," katanya dalam rilis yang diterima Antara di Jakarta, Selasa (27/10/2015).

Menurut Sudirman, hasil nyata kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) ke AS adalah sebanyak 14 kesepakatan bisnis ditandatangani termasuk 11 di bidang energi, disepakati investasi senilai 3,5 miliar dolar AS, dan ditandatangani 17 transaksi bisnis.

Hasil nyata lainnya adalah 250 lebih komunitas bisnis AS, terutama investor yang sudah lama berada di Indonesia, hadir dalam jamuan makan malam.

"Kemudian, sebanyak 150 pelaku bisnis hadir dalam pertemuan bisnis dan tak kurang dari 15 pertemuan padat dan berisi dilakukan oleh Presiden dan delegasinya," katanya.

Sudirman yang menyertai kunjungan Presiden RI ke AS, melanjutkan, Presiden mengutus empat menteri untuk mewakili kunjungan kerjanya di San Fransisco.

"Sejumlah 'business deal' di bidang ekonomi digital yang dikomandani Pak Rudiantara (Menkominfo) terus akan dijalankan dan akan membawa RI 'to the next step' dalam bidang ekonomi digital," katanya.

Menurut dia, Presiden Jokowi adalah sosok presiden yang sederhana, cepat, efisien, dan fungsional.

"Hasil-hasil nyata yang memberi manfaat bagi rakyat lebih bermakna dari pada upacara kebesaran yang memabukkan, tapi minus esensi," katanya.

Sudirman menambahkan, jika orang berharap pada upacara kebesaran saat kunjungan Presiden, maka tentu akan kecewa.

Selanjutnya, kalau yang ditunggu adalah diplomasi basa-basi tingkat tinggi, mereka akan kecewa juga.

"Kalau penghormatan diterjemahkan dengan besarnya bendera, lebarnya karpet merah, atau tingginya jabatan pejabat yang menjemput, itu semua tak ada," katanya.

Menurut dia, semua upacara penjemputan berlangsung sederhana, cepat, efisien, dan fungsional.

Ia juga mengatakan, jika penghormatan diterjemahkan dengan saling menghormati, maka kehadiran Presiden Jokowi jelas menuai respek amat besar.

Hal-hal yang sensitif dan Pemerintah RI meminta tidak disentuh, ujarnya, Pemerintah AS pun mengikutinya.

"Sebagai contoh, Freeport dan kasus bioremediasi Chevron, tidak ada pembicaraan itu sama sekali di semua sesi pertemuan, baik dengan pemerintah maupun bisnis," ujarnya.

Respek, lanjut Sudirman, juga terlihat ketika selesai pembicaraan resmi kedua pemimpin negara, Presiden Obama mengajak Presiden Jokowi keliling Gedung Putih dan bahkan diajak singgah ke area "housing" tempat tinggal keluarganya yang merupakan sesuatu yang amat jarang dilakukan pada tamu negaranya.

Bahkan, tambahnya, semula protokol menata acara pelepasan di ruang "oval", namun Presiden Obama secara spontan mengubah rencana dengan mengantarkan Presiden Jokowi dan seluruh delegasinya ke beranda Gedung Putih melewati koridor pribadinya yang biasanya tidak dilewati tamu.

Koridor pribadi adalah jalan penghubung antara rumah tinggal dan kantor Presiden Obama di Gedung Putih. (Antara)

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kalkulator Kecocokan Jodoh Online Menurut Primbon Jawa, Bantu Cek Keserasian Pasangan
Ikuti Kuisnya ➔
Gryffindor atau Slytherin? Cek Kepribadianmu di Kuis Asrama Hogwarts
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Jadi Polemik di Sidang Ijazah Palsu Jokowi, Sejak Kapan Sebenarnya Font Times New Roman Ada?

Jadi Polemik di Sidang Ijazah Palsu Jokowi, Sejak Kapan Sebenarnya Font Times New Roman Ada?

Lifestyle | Jum'at, 06 November 2026 | 11:40 WIB

Momen Tak Biasa di Sidang Roy Suryo, Botol Minum Jokowi Diambil Petugas

Momen Tak Biasa di Sidang Roy Suryo, Botol Minum Jokowi Diambil Petugas

News | Kamis, 05 November 2026 | 19:50 WIB

Dicecar Roy Suryo Soal Teknis Kuliah di UGM, Jokowi: Kayak Ngetes Mahasiswa Baru Aja

Dicecar Roy Suryo Soal Teknis Kuliah di UGM, Jokowi: Kayak Ngetes Mahasiswa Baru Aja

News | Kamis, 05 November 2026 | 16:31 WIB

Momen Jokowi Pamer Ijazah Pendidikan di Sidang Roy Suryo

Momen Jokowi Pamer Ijazah Pendidikan di Sidang Roy Suryo

Foto | Kamis, 05 November 2026 | 16:29 WIB

Di Persidangan Jokowi Pamer Lulus KKN UGM dengan Nilai A: Kami Bikin Tulisan Program PKK

Di Persidangan Jokowi Pamer Lulus KKN UGM dengan Nilai A: Kami Bikin Tulisan Program PKK

News | Kamis, 05 November 2026 | 13:19 WIB

Kronologi Lengkap Kasus Ijazah Jokowi, Berawal dari Facebook

Kronologi Lengkap Kasus Ijazah Jokowi, Berawal dari Facebook

News | Kamis, 05 November 2026 | 12:48 WIB

Ijazah Jokowi Lulusan Apa? Ini Faktanya

Ijazah Jokowi Lulusan Apa? Ini Faktanya

News | Kamis, 05 November 2026 | 13:15 WIB

9 Fakta Sidang Ijazah Jokowi di PN Jaktim, Cerita Momen Bikin Skripsi

9 Fakta Sidang Ijazah Jokowi di PN Jaktim, Cerita Momen Bikin Skripsi

News | Kamis, 05 November 2026 | 12:16 WIB

Mahfud MD: Dari Bocoran Sumber, Produk Final Hasil Penyadapan Diduga Sampai ke Solo

Mahfud MD: Dari Bocoran Sumber, Produk Final Hasil Penyadapan Diduga Sampai ke Solo

News | Kamis, 05 November 2026 | 11:25 WIB

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, DPP PSI Unggah Video: Jokowi Juga Manusia

Skandal Penyadapan Presiden Prabowo, DPP PSI Unggah Video: Jokowi Juga Manusia

News | Rabu, 04 November 2026 | 14:21 WIB

Terkini

Tak Punya Uang Lagi, WN Malaysia Bersenjata Rampok Warga di Batu Ampar Batam

Tak Punya Uang Lagi, WN Malaysia Bersenjata Rampok Warga di Batu Ampar Batam

Batam | Sabtu, 07 November 2026 | 10:54 WIB

Panik Kepergok Mesum di Bahu Jalan Tol, Guru Ponpes di Banten Nekat Tabrak 2 Polisi!

Panik Kepergok Mesum di Bahu Jalan Tol, Guru Ponpes di Banten Nekat Tabrak 2 Polisi!

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:51 WIB

Wamen Ekraf Ajak Pelaku Usaha Kreatif RI Ekspansi ke Global, Tak Cuma Dalam Negeri

Wamen Ekraf Ajak Pelaku Usaha Kreatif RI Ekspansi ke Global, Tak Cuma Dalam Negeri

Bisnis | Sabtu, 07 November 2026 | 10:50 WIB

20,84 Juta Warga Terjangkau CKG, Pemprov Jateng Perkuat Layanan Lewat Program Speling

20,84 Juta Warga Terjangkau CKG, Pemprov Jateng Perkuat Layanan Lewat Program Speling

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:35 WIB

Anak dengan Down Syndrome dan Keluarga Ikuti Jalan Bersama, Serukan Pentingnya Lingkungan Inklusif

Anak dengan Down Syndrome dan Keluarga Ikuti Jalan Bersama, Serukan Pentingnya Lingkungan Inklusif

Health | Sabtu, 07 November 2026 | 10:35 WIB

Ditangkap, Bos Agen Travel Raup Keuntungan Rp350 Juta per Calon Jamaah Haji

Ditangkap, Bos Agen Travel Raup Keuntungan Rp350 Juta per Calon Jamaah Haji

Bali | Sabtu, 07 November 2026 | 10:32 WIB

Instansi Apa Saja yang Buka CPNS 2026? Ini Pernyataan Terbaru Pemerintah

Instansi Apa Saja yang Buka CPNS 2026? Ini Pernyataan Terbaru Pemerintah

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:31 WIB

Mundur ke Era 1950-an, Netflix Garap Prekuel Stranger Things: Other Worlds

Mundur ke Era 1950-an, Netflix Garap Prekuel Stranger Things: Other Worlds

Your Say | Sabtu, 07 November 2026 | 10:30 WIB

Tewaskan Tiga Prajurit, TNI AD Berupaya Evakuasi Black Box Heli MI-17 yang Jatuh di Kalteng

Tewaskan Tiga Prajurit, TNI AD Berupaya Evakuasi Black Box Heli MI-17 yang Jatuh di Kalteng

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:29 WIB

PB HMI Desak Pembentukan UU Anti-Spionase Usai Muncul Kasus Dugaan Penyadapan Presiden

PB HMI Desak Pembentukan UU Anti-Spionase Usai Muncul Kasus Dugaan Penyadapan Presiden

News | Sabtu, 07 November 2026 | 10:29 WIB

×