SuaraBandung.id - Ulama NU, KH Ahmad Bahauddin Nursalim yang akrab disapa Gus Baha tiba-tiba saja meneteskan air mata saat menceritakan tanda-tanda kiamat.
Gus Baha lalu meminta yang hadir dalam kajian segera menyiapkan diri dengan banyak amalan, sebelum hari penghakiman itu tiba.
Dalam kajian tersebut, Gus Baha mengatakan jika tanda kiamat sedang terjadi, namun tidak juga disadari.
Mengingat kondisi tersebut, air mata Gus Baha tanpa disadari telah bercucuran.
Gus Baha mengatakan jika setiap yang bernyawa pasti akan menemui ajalnya, kapan saja dan di mana saja.
Begitupun dengan dunia ini, suatu hari nanti akan binasa oleh kiamat yang wajib diimani orang Islam.
Iman kepada hari akhir dijelaskan Gus Baha adalah bagian dari Rukun Iman, selain daripada iman kepada Allah, Nabi, Al-Quran, Malaikat, serta takdir.
Umumnya tanda-tanda kiamat dalam berbagai khazanah Keislaman ditandai dengan matahari terbit dari barat, Yakjuj Makjuj, Dajjal, dan banyak lagi.
Gus Baha lantas membocorkan satu di antara tanda kiamat yang saat ini sudah terjadi.
Baca Juga: 6 Fakta Kasus Mutilasi Warga di Mimika Papua yang Libatkan Oknum Anggota TNI
Tanda kiamat sudah semakin jelas dan bisa dilihat dengan mata kepala sendiri.
Gus Baha mengatakan, tanda kiamat sudah terjadi di tengah-tengah masyarakat, akan tetapi tidak disadari.
Mirisnya tanda kiamat ini dinilai kebanyakan orang adalah sebagai satu hal yang lumrah.
Gus Baha kemudian memohon kepada umat muslim untuk lebih meningkatkan keimanan dan ketaqwaan.
Tanda kiamat yang dimaksud murid kesayangan Mbah Moen, antara lain maraknya perbuatan zina.
Gus Baha mengatakan maraknya perzinahan sebagai tanda kiamat ini bukan pendapat pribadi Gus Baha, melainkan berdasar pada hadits.