Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Bukittinggi Melfi Abra, juga mengatakan bahwa lima muatan lokal itu sesuai arahan Wali Kota dan dinilai dapat membentuk karakter pelajar.
“Lima muatan lokal itu, Bahasa Arab, Aqidah Akhlak, Fiqih, Sejarah Islam dan Budaya Adat Minangkabau. Kelimanya ini sesuai arahan (Bapak) Wali Kota dan permintaan masyarakat (Bukittinggi), dinilai dapat membentuk karakter pelajar yang berlandaskan 'Adat Basandi Syara’ Syara’ Basandi Kitabullah',” ungkapnya.