Pandangan Anak-anak Tentang Keberadaan Allah, Buya Yahya: Orang Tua Harus Pandai

Suara Bandung

Senin, 19 September 2022 | 07:03 WIB
Pandangan Anak-anak Tentang Keberadaan Allah, Buya Yahya: Orang Tua Harus Pandai
Buya Yahya (YouTube Al-Bahjah TV)

SuaraBandung.id - Terkadang, anak-anak bertanya kepada orang tuanya terkait di mana Allah berada dan kenapa kita bisa dekat dengan Allah. Bahkan anak-anak menanyakan bukti bagaimana kita dekat dengan Allah.

Bagaimana cara orang tua menjelaskan kepada anak tentang hal itu? Pertanyaan itu pun dijawab oleh Buya Yahya dalam ceramahnya.

"Anak-anak itu mudah diajak jalan-jalan dengan pikirannya. Artinya kita harus pandai membawa mereka kepada sesuatu yang menjadikan dia selamat dalam urusan keimanan," Kata Buya Yahya.

Buya Yahya mengatakan bahwa pertanyaan itu tidak bisa dijawab, sekalipun oleh anak yang sudah dewasa. Itu karena Allah tidak bertempat.

Walau begitu, anak-anak tetap akan bertanya setelah diberitahu bahwa Allah tidak bertempat. Ini ada hubungannya dengan keyakinan bahwa Allah tidak seperti apapun.
"Kalau butuh tempat berarti sesuatu. Allah tidak seperti apapun, selesai", Buya Yahya menjelaskan.

Buya Yahya juga mengatakan bahwa anak kecil harus dialihkan dengan kepandaian orang tua. Misalnya dengan mencontohkan hal yang sederhana.

"misalnya Allah dekat kepadamu nak coba kau bisa ngedip, siapa yang ngedipkan kamu, siapa yang bangunkan kamu, siapa yang kasih makan kamu. Nanti lupa sendiri", Buya Yahya mengungkapkan.

Buya Yahya mengungkapkan bahwa anak-anak belum bisa paham sesuatu yang tidak butuh tempat. Sedangkan, Allah tidak membutuhkan tempat. Maka dialihkan oleh orang tua dengan memberi cerita.

"cerita waktu di dalam perut ibumu kamu dikasih makan, Allah kasih makan. Jangan lupa oh Allah kasih makan," Buya Yahya melanjutkan.

baca juga

"Jadi dibawa kepada sesuatu yang menjadikan dia akan tidak bertanya lagi tentang hal itu," pungkas Buya Yahya.

Buya Yahya mengungkapkan bahwa pertanyaan itu tidak dapat dijawab untuk anak karena jawabannya adalah iman bahwasanya Allah tidak seperti apapun.

Buya Yahya juga mengungkapkan bahwa nalar anak-anak belum sampai pemahamannya sehingga orang tua harus pandai membawanya kepada sesuatu yang ia fahami. Ceramah Buya Yahya itu dilansir dari video dalam kanal YouTube Al-Bahjah TV yang diunggah pada 8 September 2022.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Leo Sih Kamu? Mengukur Tingkat Percaya Diri dan Karisma
Ikuti Kuisnya ➔
Kalkulator Weton Online, Cek Hari Lahir Menurut Penanggalan Jawa
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kacamata Apa yang Paling Cocok dengan Gayamu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Sepatu Mana yang Cocok dengan Kepribadianmu?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan Si Zodiak Cancer?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Karakter Apakah Kamu Saat Mati Listrik Melanda?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Anak Tak Setuju dengan Keluarga dan Memutuskan Tidak Pulang ke Rumah, Buya Yahya: Jangan Maknai Silaturahmi Itu Sempit

Anak Tak Setuju dengan Keluarga dan Memutuskan Tidak Pulang ke Rumah, Buya Yahya: Jangan Maknai Silaturahmi Itu Sempit

Bandung | Minggu, 18 September 2022 | 21:13 WIB

Penjual Ikan Basah Bertanya kepada Buya Yahya Tentang Timbangan, Ternyata Begini Masalahnya

Penjual Ikan Basah Bertanya kepada Buya Yahya Tentang Timbangan, Ternyata Begini Masalahnya

Bandung | Minggu, 18 September 2022 | 20:06 WIB

Membaca Doa Qunut Tak Boleh Terombang-ambing? Begini kata Buya Yahya

Membaca Doa Qunut Tak Boleh Terombang-ambing? Begini kata Buya Yahya

Bandung | Minggu, 18 September 2022 | 18:18 WIB

Ilmu dan Amal, Buya Yahya: Puncaknya adalah Ikhlas

Ilmu dan Amal, Buya Yahya: Puncaknya adalah Ikhlas

Bandung | Minggu, 18 September 2022 | 16:41 WIB

Terkini

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

Parigi Moutong Diguncang Gempa M 6,2 Tengah Malam, BMKG Minta Warga Waspada

News | Minggu, 16 Agustus 2026 | 02:04 WIB

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Pengibaran Bendera Bulan Bintang Picu Bentrok di Masjid Raya Baiturrahman

Sumut | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:59 WIB

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Air Laut Surut Lalu Masuk Permukiman, Warga Pasimarannu Panik Mengungsi Mandiri

Sulsel | Minggu, 16 Agustus 2026 | 01:54 WIB

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

Soroti Manuver Politik di Kasus Eks Jampidsus, Sejumlah Akademisi Minta Prabowo Turun Tangan

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:20 WIB

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Dua Pidato di DPR Tunjukkan Arah Ekonomi Prabowo Semakin Jelas

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

Gempa NTT, Selly Gantina Minta Pemerintah Segera Tembus Daerah Berdampak

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:15 WIB

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

PTBA Kembali Hadirkan BIDIKSIBA, Buka Jalan Generasi Muda Menuju Pendidikan Tinggi

Sumsel | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:14 WIB

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Spot 17-an Kekinian di Blok M: Dari Secret Gig sampai Tantangan Senyum!

Lifestyle | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:07 WIB

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Beras Fortifikasi Jadi Pelarian Produsen Akibat Melonjaknya Harga Gabah

Bisnis | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 23:00 WIB

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

Hendardi Singgung Manuver Hukum Eks Jampidsus, Dinilai Kelabui Publik Soal Substansi Perkara

News | Sabtu, 15 Agustus 2026 | 22:59 WIB

×