Buya Yahya Menerangkan Makna Keberkahan, Ternyata Pengaruhnya Luar Biasa

Suara Bandung | Suara.com

Jum'at, 23 September 2022 | 07:49 WIB
Buya Yahya Menerangkan Makna Keberkahan, Ternyata Pengaruhnya Luar Biasa
Buya Yahya (YouTube Al-Bahjah TV)

SuaraBandung.id - Seorang santri bertanya kepada Buya Yahya tentang makna terdalam dari arti sebuah kebarokahan, ia juga bertanya bagaimana cara agar santri mendapatkan keberkahan dari seorang guru ataupun ustaz.

Buya Yahya kemudian menjawab pertanyaan itu, ia mengatakan bahwa barokah menurut ulama adalah ziyadatul khair.

Buya Yahya menerangkan bahwa ziyadatul khair itu artinya kebaikan yang lebih. Sesuatu yang secara dzahir nilainya sama antara satu orang dengan orang lainnya, tetapi apabila satu orang itu berkah maka kebaikan yang didapat oleh orang tersebut tidak diduga jauh lebih banyak.

"dzohirnya sama, ada orang gaji 1 juta rupiah perbulan, ia tidak punya anak, hidup berdua, satu lagi sama hidup berdua, 1 juta rupiah, sama, punya anak tiga, tapi yang nggak punya anak tu compang-camping, pusing dia, ngutang terus tuh karena gak berkah," Buya Yahya menjelaskan.

Buya Yahya mengatakan bahwa berkah itu berlaku juga bagi para santri.

"seorang santri tinggal di pondok 4 tahun, cuman 4 tahunnya itu 4 tahun dengan penuh ketawadhu'an, khidmah kepada temannya, khidmah kepada gurunya, maka empat tahun ini berbeda dengan temennya, empat tahun tapi di pondok ongkang-ongkang," Buya Yahya menjelaskan.

Buya Yahya menjelaskan bahwa santri yang tidak senang berkhidmah tidak mendapatkan keberkahan, walaupun santri itu senang menghafal dan rajin Belajar.

Sementara itu, santri yang mendapatkan keberkahan akan mudah ilmunya untuk diajarkan kepada orang dan orang yang mendengarkannya akan senang sehingga dapat mudah menyebarkan dakwah.

"mudah menyebarkan dakwah karena berkah, dari suatu berkah, berkah itu adalah tambahan yang tidak terlihat tapi pada akhirnya kita rasakan," Buya Yahya mengatakan.

Buya Yahya pun mengingatkan agar melakukan koreksi diri sendiri, ia mengatakan bahwa apabila seseorang hidupnya selalu susah maka bisa jadi itu karena hidupnya tidak berkah. Hal itu bisa disebabkan karena pekerjaannya yang kurang halal ataupun hidupnya yang tidak beraturan.

"tapi kalau berkah ya kelihatannya sedikit tapi cukup, dipakai apa saja cukup, cukup dan cukup itu namanya barokah, belum lagi keberkahan itu didapat di akhirat," Buya Yahya mengungkapkan.

Buya Yahya menjelaskan tentang keberkahan itu dalam satu program dakwahnya, dilansir dari video dalam kanal YouToube Al-Bahjah TV yang diunggah pada 11 Mei 2022.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Pernah Mimpi Bertemu Buya Yahya, Seorang Jamaah Bertanya, Ternyata Ini Maknanya

Pernah Mimpi Bertemu Buya Yahya, Seorang Jamaah Bertanya, Ternyata Ini Maknanya

| Kamis, 22 September 2022 | 19:46 WIB

Bagaimana Seseorang Tahu kalau Dirinya Ikhlas? Ini Kata Buya Yahya

Bagaimana Seseorang Tahu kalau Dirinya Ikhlas? Ini Kata Buya Yahya

| Kamis, 22 September 2022 | 17:43 WIB

Apakah Anak Bisa Menyelamatkan Ayah yang Tidak Salat? Ini Kata Buya Yahya

Apakah Anak Bisa Menyelamatkan Ayah yang Tidak Salat? Ini Kata Buya Yahya

| Kamis, 22 September 2022 | 15:48 WIB

Tentang Ilmu Kebal dan Ilmu Tenaga Dalam, Buya Yahya: Tidak Akan Mati

Tentang Ilmu Kebal dan Ilmu Tenaga Dalam, Buya Yahya: Tidak Akan Mati

| Kamis, 22 September 2022 | 14:18 WIB

Terkini

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

Prabowo dan Megawati Bertemu 2 Jam di Istana Merdeka, Bahas Isu Strategis hingga Geopolitik

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:10 WIB

Info Lokasi Salat Idul Fitri Muhammadiyah di Kota Besar Sumsel: Prabumulih, Lubuklinggau, Pagar Alam

Info Lokasi Salat Idul Fitri Muhammadiyah di Kota Besar Sumsel: Prabumulih, Lubuklinggau, Pagar Alam

Sumsel | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:06 WIB

Sinopsis Nightmare Bikin Merinding, Kim Nam Gil dan Lee Yoo Mi Hukum Penjahat Lewat Mimpi Neraka

Sinopsis Nightmare Bikin Merinding, Kim Nam Gil dan Lee Yoo Mi Hukum Penjahat Lewat Mimpi Neraka

Entertainment | Kamis, 19 Maret 2026 | 22:00 WIB

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

Dekat Vatikan, Gema Takbir Idul Fitri 2026 Dirayakan Umat Muslim bersama Warga Lokal

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:55 WIB

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

Bos Djarum Michael Bambang Hartono Wafat, Ini Jadwal Lengkap Pemakamannya di Rembang

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:50 WIB

10 Pelanggaran Berat Anwar Sanjaya yang Dinilai Nodai Kesucian Ramadan

10 Pelanggaran Berat Anwar Sanjaya yang Dinilai Nodai Kesucian Ramadan

Bekaci | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:41 WIB

Kuda Lumping Diplomasi: Misi Jakarta Merayu Pawang di Panggung Board of Peace

Kuda Lumping Diplomasi: Misi Jakarta Merayu Pawang di Panggung Board of Peace

Your Say | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:41 WIB

Kenapa Lebaran Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Lebih Cepat dari Muhammadiyah dan Pemerintah

Kenapa Lebaran Jemaah Tarekat Naqsabandiyah Lebih Cepat dari Muhammadiyah dan Pemerintah

Sulsel | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:32 WIB

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

Komnas HAM akan Panggil Panglima TNI, Usut Keterlibatan Anggota BAIS di Kasus Air Keras Andrie Yunus

News | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:25 WIB

Gerakan 'Pantat Ngebor' Anwar Sanjaya Bikin MUI Meradang dan Minta KPI Bergerak

Gerakan 'Pantat Ngebor' Anwar Sanjaya Bikin MUI Meradang dan Minta KPI Bergerak

Bekaci | Kamis, 19 Maret 2026 | 21:24 WIB