Tragedi Berdarah Kanjuruhan! YLBH dan LBH Keluarkan Enam Sikap Penyataan, Berikut Isinya

Suara Bandung

Minggu, 02 Oktober 2022 | 15:45 WIB
Tragedi Berdarah Kanjuruhan! YLBH dan LBH Keluarkan Enam Sikap Penyataan, Berikut Isinya
Arema FC - Kerusuhan Kanjuruhan (ANTARA FOTO/Ari Bowo Sucipto)

SuaraBandung.id - Ratusan nyawa melayang akibat kerusuhan yang terjadi di Stadion Kanjuruhan, Sabtu 1 Oktober 2022 menyusul berakhirnya pertandingan Liga 1 2022/23 antara Arema FC lawan Persebaya.

YLBH dan LBH seluruh Indonesia lewat keterangan resminya menyampaikan belasungkawa atas tragedi di Stadion Kanjuruhan yang mengakibatkan jatuhnya korban jiwa hingga lebih dari 100 orang.

"Kami menyampaikan bela sungkawa sedalam-dalamnya atas jatuhnya korban jiwa dan luka-luka dalam tragedi yang terjadi di Stadion Kanjuruhan yang terjadi setelah selesainya laga pertandingan sepakbola Arema vs Persebaya pada tanggal 1 Oktober 2022," kata Muhammad Isnur.

Dalam keterangannya menyebut sejak awal panitia mengkhawatirkan pertandingan ini dan mengaku telah meminta kepada LIB agar pertandingan diselengarakan sore hari. Namun menurutnha pihak liga menolak permintaan tersebut.

"Sejak awal panitia mengkhawatirkan akan pertandingan ini dan meminta kepada Liga (LIB) agar pertandingan dapat diselenggarakan sore hari untuk meminimalisir resiko," katanya.

"Tetapi sayangnya pihak Liga menolak permintaan tersebut dan tetap menyelenggarakan pertandingan pada malam hari," lanjutnya.

"Dalam video yang beredar, kami melihat terdapat kekerasan yang dilakukan aparat dengan memukul dan menendang suporter yang ada di lapangan,"

"Ketika situasi suporter makin banyak ke lapangan, justru kemudian aparat melakukan penembakan gas air mata ke tribun yang masih banyak dipenuhi penonton," katanya.

"Padahal jelas penggunaan gas Air mata tersebut dilarang oleh FIFA. FIFA dalam Stadium Safety and Security Regulation Pasal 19 menegaskan bahwa penggunaan gas air mata dan senjata api dilarang untuk mengamankan massa dalam stadion," lanjutnya.

YLBHI dan LBH menilai bahwa tindakan aparat dalam kejadian tersebut bertentangan dengan beberapa peraturan sebagai berikut :
1. Perkapolri No.16 Tahun 2006 Tentang Pedoman pengendalian massa
2. Perkapolri No.01 Tahun 2009 Tentang Penggunaan Kekuatan dalam Tindakan Kepolisian
3. Perkapolri No.08 Tahun 2009 Tentang Implementasi Prinsip dan Standar Hak Asasi Manusia Dalam Penyelenggaraan Tugas Kepolisian Negara RI 
4. Perkapolri No.08 Tahun 2010 Tentang Tata Cara Lintas Ganti dan Cara Bertindak Dalam Penanggulangan Huru-hara
5. Perkapolri No.02 Tahun 2019 Tentang Pengendalian Huru-hara

Maka atas pertimbangan diatas, YLBHI dan LBH menilai bahwa penanganan aparat dalam mengendalikan masa berpotensi  terhadap dugaan Pelanggaran HAM dengan meninggalnya lebih dari 150 Korban Jiwa dan ratusan lainnya luka-luka. 

Maka dari itu YLBHI dan LBH menyatakan sikap:
1. Mengecam Tindak represif aparat terhadap penanganan suporter dengan tidak mengindahkan berbagai peraturan, terkhusus Implementasi Prinsip HAM POLRI;

2. Mendesak Negara untuk segera melakukan penyelidikan terhadap tragedi ini yang mengakibatkan Jatuhnya 153 Korban jiwa dan korban luka dengan membentuk tim penyelidik independen ;

3. Mendesak Kompolnas dan Komnas HAM untuk memeriksa dugaan Pelanggaran HAM, dugaan pelanggaran profesionalisme dan kinerja anggota kepolisian yang bertugas;

4. . Mendesak Propam POLRI dan POM TNI untuk segera memeriksa dugaan pelanggaran profesionalisme dan kinerja anggota TNI-POLRI yang bertugas pada saat peristiwa tersebut;

5. Mendesak KAPOLRI untuk melakukan Evaluasi secara Tegas atas Tragedi yang terjadi yang memakan Korban Jiwa baik dari masa suporter maupun kepolisian;

6. Mendesak Negara cq. Pemerintah Pusat dan Daerah terkait untuk bertanggung jawab terhadap jatuhnya korban jiwa dan luka-luka  dalam tragedi Kanjuruhan, Malang.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Seberapa Kenal Kamu dengan MPR RI?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Tipe Work-Life Balance Mana yang Paling Kamu Banget?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Siapa Kamu di Kru Bajak Laut Topi Jerami?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Ujian Kepekaan: Apakah Anda Individu yang Empati atau Justru Cuek?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA SD: 15 Soal Matematika Kelas 6 Materi Bilangan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika SMP 2026, Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
15 Soal Simulasi TWK Paskibraka 2026
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi: 25 Soal UTBK SNBT 2026 dan Kunci Jawabannya
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔

Terkait

Tragedi Berdarah Stadion Kanjuruhan Telan 174 Nyawa, Apa Sanksi dari FIFA?

Tragedi Berdarah Stadion Kanjuruhan Telan 174 Nyawa, Apa Sanksi dari FIFA?

News | Minggu, 02 Oktober 2022 | 15:37 WIB

Prediksi Man City vs Man Utd; Siapa Terbaik Di Derby Manchester

Prediksi Man City vs Man Utd; Siapa Terbaik Di Derby Manchester

Sukabumi | Minggu, 02 Oktober 2022 | 15:00 WIB

YLBHI dan LBH Kecam Tragedi Stadion Kanjuruhan: Negara Harus Bertanggung Jawab Atas Jatuhnya Korban Jiwa

YLBHI dan LBH Kecam Tragedi Stadion Kanjuruhan: Negara Harus Bertanggung Jawab Atas Jatuhnya Korban Jiwa

Bandungbarat | Minggu, 02 Oktober 2022 | 14:50 WIB

Terkini

3 Serum Tranexamic Acid untuk Hempas Bekas Jerawat Membandel, Ini Review Jujur Pembeli

3 Serum Tranexamic Acid untuk Hempas Bekas Jerawat Membandel, Ini Review Jujur Pembeli

Lifestyle | Rabu, 17 Juni 2026 | 05:54 WIB

Ruben Amorim Resmi Jadi Pelatih Baru AC Milan, Ambisinya Terwujud

Ruben Amorim Resmi Jadi Pelatih Baru AC Milan, Ambisinya Terwujud

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 05:41 WIB

Pecahkan Rekor Gol Prancis, Kylian Mbappe: Saya Bermain untuk Cetak Sejarah

Pecahkan Rekor Gol Prancis, Kylian Mbappe: Saya Bermain untuk Cetak Sejarah

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 05:34 WIB

Fokus Hadapi Panama, Pelatih Ghana Ogah Komentari Kasus Thomas Partey

Fokus Hadapi Panama, Pelatih Ghana Ogah Komentari Kasus Thomas Partey

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 05:21 WIB

Banding Ditolak Pengadilan Kanada, Thomas Partey Gagal Bela Ghana di Piala Dunia 2026

Banding Ditolak Pengadilan Kanada, Thomas Partey Gagal Bela Ghana di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 05:15 WIB

Sudah Dua Kali Berhadapan, Striker Kongo Tak Sabar Hadapi Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026

Sudah Dua Kali Berhadapan, Striker Kongo Tak Sabar Hadapi Cristiano Ronaldo di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 05:08 WIB

Lamine Yamal: Semua akan Berjalan Seperti yang Kami Harapkan

Lamine Yamal: Semua akan Berjalan Seperti yang Kami Harapkan

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 05:00 WIB

Erling Haaland Langsung Jadi Starter saat Norwegia Hadapi Irak di Piala Dunia 2026

Erling Haaland Langsung Jadi Starter saat Norwegia Hadapi Irak di Piala Dunia 2026

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 04:54 WIB

Prancis Tundukkan Senegal 3-1 di Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Pecahkan Rekor

Prancis Tundukkan Senegal 3-1 di Piala Dunia 2026, Kylian Mbappe Pecahkan Rekor

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 04:22 WIB

Neymar Mulai Latihan di Lapangan, Berpeluang Tampil Lawan Haiti?

Neymar Mulai Latihan di Lapangan, Berpeluang Tampil Lawan Haiti?

Bola | Rabu, 17 Juni 2026 | 04:17 WIB