Tragedi Berdarah Stadion Kanjuruhan Telan 174 Nyawa, Apa Sanksi dari FIFA?

Chyntia Sami Bhayangkara | Suara.com

Minggu, 02 Oktober 2022 | 15:37 WIB
Tragedi Berdarah Stadion Kanjuruhan Telan 174 Nyawa, Apa Sanksi dari FIFA?
Sebuah mobil polisi rusak di lapangan Stadion Kanjuruhan, Kabupaten Malang, Jawa Timur, Sabtu (1/10/2022) malam, akibat kericuhan yang terjadi usai pertandingan antara Arema FC melawan Persebaya Surabaya - sanksi FIFA (ANTARA/Vicki Febrianto)

Suara.com - Laga Persebaya kontra Arema FC di Stadion Kanjuruhan, Malang, Jawa Timur pada Sabtu (1/10/2022) malam berakhir ricuh. Polisi menembaki gas air mata ke arah suporter yang tak terkendali merangsek masuk ke area lapangan. Padahal penggunaan gas air mata di dalam stadion telah dilarang oleh FIFA, lantas apa sanksi yang akan dikeluarkan FIFA untuk Indonesia?

Dalam FIFA Stadium Safety and Security Regulations pada pasal 19 huruf b disebutkan bahwa tidak diperbolehkan menggunakan senjata api atau gas pengendali massa. Aturan tersebut kembali hangat dibicarakan karena tragedi di Stadion Kanjuruhan Malang yang menewaskan 174 orang.

Tragedi tersebut diawali dari suporter Arema FC yang kecewa dengan kekalahan klub sepakbolanya. Polisi berupaya menghalau dengan menembakkan gas air mata. Penonton panik dan berlari, berdesakan keluar. Akibatnya banyak penonton yang terinjak-injak, terhimpit, sampai sesak nafas.

Merujuk pada data terkini, sebanyak 174 suporter meninggal dunia. Sementara itu, tercatat ada kurang lebih 13 unit kendaraan yang mengalami kerusakan. Tragedi tersebut menjadi sorotan karena menjadi tragedi kerusuhan mematikan di stadion sepakbola terbesar kedua di dunia. Sebelumnya, sebanyak 326 korban jiwa terenggut akibat kerusuhan di Stadion Nasional (Estadio Nacional), Lima, Peru, saat laga Peru vs Argentina pada 1964.

Di sisi lain, Timnas Indonesia dengan pelatih Shin Tae-yong sedang menanjak. Timnas Indonesia U-20 dan senior sudah sampai di pentas Asia. Indonesia juga ditunjuk sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20. Apakah Tragedi Stadion Kajuruhan Malang ini akan berdampak pada Timnas dan rencana Indonesia sebagai tuan rumah Piala Dunia U-20? 

Sanksi FIFA

Untuk mengetahui apakah tragedi di atas akan berdampak pada Timnas di pentas dunia dan rencana Indonesia sebagai tuan rumah, harus melihat bagaimana reaksi FIFA terhadap tragedi tersebut. Apabila membaca FIFA Stadium Safety and Security Regulations terdapat poin yang membahas larangan stadion disertai dengan siapa yang boleh memberikan sanksi apabila dilanggar. Berikut poin tertulis mengenai larangan stadion dalam aturan tersebut. 

1. Otoritas terkait berhak untuk memberlakukan larangan stadion atau lainnya sanksi atas dan mengambil tindakan hukum yang diperlukan terhadap setiap orang  yang perilakunya baik di dalam stadion atau di luar stadion mempengaruhi atau menimbulkan ancaman bagi keselamatan dan keamanan acara atau orang lain.

2. Otoritas terkait berhak menjatuhkan sanksi dan mengambil sanksi yang sah tindakan terhadap setiap orang yang melanggar kode stadion perilaku atau yang perilakunya melanggar hukum setempat.

3. Otoritas terkait harus berkolaborasi dan bertukar serta memverifikasi informasi yang mereka miliki sebelum setiap acara, sehingga memastikan kelancaran penerapan larangan stadion di wilayah yurisdiksi penyelenggara.

4. Hanya badan yang menjatuhkan larangan atau sanksi lain yang dapat membatalkannya.

Berdasarkan uraian di atas, sanksi FIFA bisa diberikan hanya kepada pelaksana pertandingan atau klub. Tidak ada hubungan meluas terhadap Tim Nasional Indonesia atau sepakbola Indonesia. Sanksi dari FIFA berkaitan dengan tragedi tersebut masih belum bisa diketahui. Hanya bisa diraba dari poin-poin regulasinya saja.

Hingga saat ini, induk sepakbola dunia, FIFA belum memberikan keterangan resmi terkait tragedi berdarah di Stadion Kanjuruhan. PSSI telah melakukan komunikasi dengan FIFA dan mengirimkan laporan terkait insiden mengerikan tersebut.

Meskipun demikian, sanksi berat masih tetap membayangi rencana keikutsertaan Timnas dalam Piala Dunia U-20 dan rencana Indonesia sebagai tuan rumah dalam Piala Dunia U-20 2023. Sebab Indonesia terancam kena banned dari FIFA. 

Demikian itu uraian penggunaan gas air mata di dalam stadion langgar aturan FIFA dan apa sanksi dari FIFA. 

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

KUIS: Kepribadian Kamu Mirip Kue Lebaran Apa, Sih?
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Love Language 2026: Kenali Bahasa Cintamu agar Hubungan Makin Klik dan Minim Drama!
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Kamu Cocok Buat Beli HP Apa? Cek Rekomendasinya
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔

Komentar

Terkait

Iwan Bule Langsung Terbang ke Malang, Investigasi Kerusuhan Maut Stadion Kanjuruhan

Iwan Bule Langsung Terbang ke Malang, Investigasi Kerusuhan Maut Stadion Kanjuruhan

News | Minggu, 02 Oktober 2022 | 14:41 WIB

Siapa yang Salah Atas Tragedi Kanjuruhan? Netizen: Pemilik Kuasa yang Tidak Tepat Ambil Kebijakan Preventif

Siapa yang Salah Atas Tragedi Kanjuruhan? Netizen: Pemilik Kuasa yang Tidak Tepat Ambil Kebijakan Preventif

| Minggu, 02 Oktober 2022 | 14:34 WIB

Korban Meninggal Kerusuhan Stadion Kanjuruhan Malang Bertambah Jadi 174 Orang

Korban Meninggal Kerusuhan Stadion Kanjuruhan Malang Bertambah Jadi 174 Orang

News | Minggu, 02 Oktober 2022 | 14:34 WIB

Saksi Mata Tragedi Kanjuruhan: Aremania Turun ke Lapangan Bukan untuk Menyerang

Saksi Mata Tragedi Kanjuruhan: Aremania Turun ke Lapangan Bukan untuk Menyerang

Bola | Minggu, 02 Oktober 2022 | 14:29 WIB

Di Balik Tragedi Kanjuruhan, Cerita 5 Jam David Cari Ihsan saat Kericuhan, Bertemu sudah dengan Jenazah Temannya

Di Balik Tragedi Kanjuruhan, Cerita 5 Jam David Cari Ihsan saat Kericuhan, Bertemu sudah dengan Jenazah Temannya

Bola | Minggu, 02 Oktober 2022 | 14:20 WIB

Lee Min Ho Ikut Soroti Tragedi Stadion Kanjuruhan: Pray For Indonesia

Lee Min Ho Ikut Soroti Tragedi Stadion Kanjuruhan: Pray For Indonesia

Entertainment | Minggu, 02 Oktober 2022 | 15:11 WIB

Terkini

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

Tak Ada di Rutan KPK, Gus Yaqut Jadi Tahanan Rumah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:25 WIB

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

Open House Anies Baswedan: Momen Sampaikan Aspirasi Hingga Karya Lukis

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:21 WIB

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

Prabowo Minta Kasus Andrie Yunus Diusut Tuntas, Anies Baswedan: Aparat Harus Wujudkan

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:15 WIB

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

4 Prajurit TNI Jadi Tersangka Kasus Andrie Yunus, Anies Baswedan: Selidiki Sampai Pemberi Perintah!

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:08 WIB

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

Tak Hadir Open House Anies Baswedan, Tom Lembong Sudah Kirim Pesan Ucapan Lebaran

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:02 WIB

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

Ngeri! Iran Tembakkan Rudal Balistik Sejauh 2500 Mil Serang Pangkalan AS-Inggris

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 22:00 WIB

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

Jangan Salah Paham! Begini Aturan Main Skema WFH 1 Hari Seminggu yang Sedang Digodok Pemerintah

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:55 WIB

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

Pemerintah Godok Skema WFH untuk ASN, Ini Alasannya

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:49 WIB

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

Iran Tolak Gencatan Senjata, Menlu Abbas Araghchi: Apa Jaminannya AS-Israel Tak Lagi Menyerang?

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:30 WIB

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

Sempat Ribut dengan Trump, Presiden Kolombia Dituduh AS Terima Dana dari Kartel Narkoba

News | Sabtu, 21 Maret 2026 | 21:15 WIB