Allah yang Menghidupkan dan Mematikan, Gus Baha: Kita Tidak Bisa Memilih

Suara Bandung Suara.Com
Senin, 03 Oktober 2022 | 08:45 WIB
Allah yang Menghidupkan dan Mematikan, Gus Baha: Kita Tidak Bisa Memilih
Gus Baha. (Akun instagram @gusbahaofficial)

SuaraBandung.id - Manusia tidak pernah mengetahui bagaimana cara mengelola nyawa untuk bisa menghidupkan badan.

Bahkan, sampai detik ini manusia tidak tahu kapan dirinya akan meninggal dunia.

Gus Baha dalam satu ceramahnya pernah mengatakan bahwa manusia tidak pernah tahu bagaimana manusia itu dihidupkan dan dimatikan oleh Allah.

Manusia pun tidak bisa memilih untuk lahir dari keluarga tertentu ataupun mati dalam keadaan tertentu.

Dilansir SuaraBandung.id dari video short dalam kanal YouTube Ngaji Official yang diunggah pada 4 Juli 2021, berikut ulasannya.

Gus Baha mengatakan bahwa kita tidak pernah tahu bagaimana cara mengelola nyawa kita. Organ dalam tubuh kita bergerak setiap saat tanpa kita perintahkan.

"Sebetulnya kita zaman hidup pun nggak tau cara ngelola nyawa kita. Ccara kerja jantung kita, cara kerja paru-paru kita, nanti setelah kita mati pun nggak tau caranya hidup," kata Gus Baha.

Kemudian Gus Baha mengungkapkan bahwa manusia terkadang mempertanyakan bagaimana dirinya dihidupkan dan dimatikan.

"Tapi anehnya kita (bertanya), masa menuso wis dadi lemah (masa manusia sudah jadi tanah) bisa hidup lagi. Memangnya kita sekarang bisa hidup karena kita," ungkap Gus Baha.

Baca Juga: Walau Hiburan Ketoprak dan Biduan, Tetap Penuhi Undangan Pernikahan, Gus Baha: Kebenaran Tidak Boleh Ditinggalkan

Lalu Gus Baha menjelaskan bahwa kita tidak bisa memilih bagaimana kita dihidupkan oleh Allah.

"Tau-tau ya hidup wis dadi anake wong melarat, elek (sudah jadi anaknya orang melarat, jelek). Orang lain ditegur (disebut) anake kiai, gus, mulyo. Kita ndak pernah bisa milih, milih bapak yo ora biso, ngerti-ngerti anake karmin, anake karlan, ya sudah ndak tahu," jelas Gus Baha.

Setelah itu, Gus Baha menegaskan kembali bahwa yang menghidupkan dan mematikan manusia adalah Allah. Manusia hanya perlu meyakini bahwa sifat Allah maha pengasih dan penyayang.

"Artinya gini, ya sudah ya Allah ketika saya hidup ya ndak tau kenapa saya hidup, pasti Engkau yang menghidupkan. Ketika saya mati juga nggak tau kenapa saya mati, pasti Engkau yang menghidupkan dan mematikan," ungkap Gus Baha.

"Maka saya akan baik-baik saja di akhirat, karena ketika di dunia Tuhannya ya Engkau, ketika di akhirat tuhannya Engkau, dan sifat engkau ndak akan berubah, tetep arhamur rahimin," pungkas Gus Baha.

Cari Tahu

Kumpulan Kuis Menarik

Kuis Mudik Naik Motor 2026: Uji Kesiapan Anda Sebelum Pulang Kampung
Ikuti Kuisnya ➔
Kuis Geografi Indonesia Sejauh Mana Anda Mengenal Peta Nusantara?
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: THR Sudah Cair? Ungkap Karakter Asli Keuangan Kamu
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Pecahkan 10 Kasus Misterius Ini, Kamu Detektif atau Cuma Amatir?
Ikuti Kuisnya ➔
SIMULASI TKA SD: 15 Soal Matematika Materi Pecahan Senilai Beserta Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Beserta Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Berapa Life Path Number Kamu? Hitung Sekarang dan Lihat Rahasia Kepribadianmu
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 15 Soal Bahasa Indonesia Kelas 6 SD Materi Teks Informasi Lengkap Kunci Jawaban
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Cek Seberapa Sehat Jam Tidurmu Selama Bulan Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
Simulasi TKA: 30 Soal Matematika Kelas 6 SD Lengkap Kunci Jawaban dan Pembahasan
Ikuti Kuisnya ➔
KUIS: Kamu Paling Cocok Jadi Takjil Apa saat Buka Puasa?
Ikuti Kuisnya ➔
×
Zoomed

BERITA TERKAIT

REKOMENDASI

TERKINI